
" eum.. sayang bagaimana rapat nya " tanya dewa saat hendak tidur
" lancar.. , bagaimana proyek di bandung " tanya syasa dan meraih lengan dewa
" 75 persen rampung, " ucap dewa sembari memeluk syasa
" dewa tadi pagi aku makan nasi goreng buatan bryan, apa kamu marah? " tanya syasa hati hati
" tidak.. kenapa aku harus marah dengan hal sepele, toh bryan sudah menceritakan semua nya karena dia tidak mau orang lain salah paham terlebih aku " jawab dewa santai lalu mengeratkan pelukan nya
" dewa.. aku pikir kamu marah " jawab lirih syasa
" tidak.. , apa kamu ingin aku marah marah seperti dulu eum.. " tanya dewa lalu tersenyum
" sudah tidur lah, " ucap dewa lalu memejamkan matanya
__ADS_1
" dewa. kamu memang suami yang sangat baik, sikap mu semakin dewasa " ucap syasa dalam hati lalu memejamkan matanya
🔸
" papa.. Siena mengantuk " ucap Siena menghampiri bryan yang sedang bekerja di ruang kerja nya
" tidur sama mbak nur sayang.. " ucap nya sambil sibuk di depan leptop
" mau tidur sama papa " ucap nya, sekilas bryan melihat anaknya lalu menutup leptop nya dan menghampiri nya
" baiklah ayo, tidur di kamar papa saja eum.. " ucap bryan lalu mengendong anak nya menuju tempat tidur nya
" maafkan papa nak, papa tidak bisa memberimu ibu untuk mendampingi mu, , maaf jika papa egois, hati papa sudah tertutup, hanya ada kamu dan tante syasa terlebih dirimu sayang, " ucap bryan lalu mengusap lembut rambut Siena, di lihat nya Siena sudah terlelap ia pun bersandar di sandaran tempat tidur lalu membuka laci meja yang ada di dekat tempat tidur nya dan mengambil sebuah kotak, lalu membuka nya, di ambil nya foto syasa dan dirinya saat dulu bertunangan,ia pandangi foto tersebut tak terasa air matanya menetes, dan di lihat nya cincin yang dulu pernah ia sematkan di jari manis syasa.
" mungkin aku memang laki laki bodoh yang bisa di bodohi istri ku sendiri, hingga akhir nya aku kehilangan wanita yang benar benar aku cintai dan membuat nya kecewa. aku tahu jika mengharapkan dia kembali itu adalah salah dan tidak mungkin, ya tidak mungkin, " ucap nya lirih sambil memandangi cincin dan foto syasa
__ADS_1
" ini adalah hukumanku, aku tidak dapat melupakan nya, tapi aku cukup bahagia melihat mu tersenyum di samping dewa yang sangat mencintai mu , semoga Tuhan selalu menjaga kalian semua " ucap bryan lirih tak terasa pipinya sudah basah dengan air matanya.
🔹🔹🔹
TAMAT
Terima kasih, bagi yang suka, yang gak suka ya tetap Terima kasih, Terima kasih vote, like dan komen nya, walaupun terkadang komen nya banyak yang membuat bed mood author hehe ...tapi gak papa, bebas kok kalian mau berkomentar apa, dan maaf jika ada komen yang belum author balas, karena kadang gak sempat buat ngebales satu persatu. karena author juga punya kesibukan sendiri, author ngurusin anak dan mertua, terkadang para reader bertanya, " kok gak up up thor.. ? " kok lama thor up nya ? " , jujur kadang suka kesel di tanya kayak gitu, ya itu tadi kembali lagi author mempunyai kesibukan yang menguras kesabaran , ok lah kalian semua tidak tahu bagaimana kehidupan para author di dunia nyata, dan juga sebaliknya author maklumi, intinya Terima kasih banyak atas dukungannya selama ini.
dan jangan pada baper dan di bawa ke dunia nyata, ini hanya cerita ☺☺
next season 2 ya,
__ADS_1
Terima kasih😘💕
mohon maaf jika ada kata kata author yang kurang berkenan, khusus nya saat membalas komen 🙏🙏🙏🙏