
" aku tidak menyangka dewa senekat itu hanya demi syasa, cinta memang bisa membuat orang lupa diri, lupa situasi, kondisi dan semuanya, bahkan lupa jika nyawanya hanya satu " ucap Agnes saat bercerita panjang lebar dengan Reyhan di pentry dapur.
" ya begitu lah Nes.. cinta memang rumit, aku bahkan takut jatuh cinta, sebenarnya bukan takut melainkan takut jatuh cinta dengan orang yang salah, dan itu menyakitkan, "ujar Reyhan menjelaskan
" yah kamu benar " jawab Agnes.
" jatuh cinta tidak harus dengan orang yang tepat, jika kamu mencintai seseorang, cintai lah dia sepenuh hati tanpa menginginkan sesuatu, sekalipun dengan orang yang salah, " ucap dewa menimpali saat tiba tiba datang menghampiri bersama syasa dan kedua orang tuanya .
" dan biarkan takdir menjalankan peran nya " sambung syasa lalu tersenyum, dewa pun menepuk pundak Reyhan.
"sayang.apa kamu menginginkan sesuatu? " ucap syasa saat sudah brdiri di meja pentry
" boleh aku minum cappucino, aku merindukan rasa cappucino " ucap dewa memohon
" boleh.. tapi jangan terlalu sering " ucap syasa lembut dan langsung membuatkan cappucino untuk dewa.
__ADS_1
" sejak kapan kamu meminta izin jika ingin minum, minuman kesukaan mu " ucap Agnes keheranan
" sejak aku mempunyai istri yang memperhatikan kesehatan ku, karena kafein itu tidak begitu sehat jika sering kita konsumsi " jawab dewa santai sambil melirik syasa, syasa pun hanya tersenyum malu
" ceh.. " ujar Agnes sembari menyunggingkan senyuman nya dan menggelengkan kepala nya.
" dewa apa disini ada susu coklat " ucap syasa
" ada sayang.. mama sudah menyiapkan semuanya sebelum kamu datang, dewa menceritakan semua apa yang kamu sukai dan tidak kamu sukai dan makanan yang membuat kamu alergi " ucap mira sangat mertua saat tiba tiba menghampiri
" dewa berlebihan ma.. tapi Terima kasih syasa senang mama bisa menerima syasa sebagai menantu mama " jawab syasa sopan
" iya ma.. syasa akan membuat susu coklat terlebih dahulu " jawab syasa
Reyhan, Agnes dan mira bergegas menyusul Albert di meja makan, sedangkan dewa dan syasa masih di pentry, dewa pun berjalan memutar menghampiri syasa yang sedang membuat susu coklat hangat kesukaan nya.
__ADS_1
" sayang.. apa aku boleh memintanya seusai sarapan " bisik dewa di telinga syasa sembari memeluk syasa dari belakang.
" astaga.. dewa.. apa kamu tidak memberi ku jam istirahat em.. " ucap syasa sedikit kesal dan memukul lembut kepala dewa dengan sendok teh
" aw.. sakit sayang.. " ucap dewa sembari mengusap usap kepala nya, " aku hanya meminta hak ku " ucap dewa manja meletakan dagunya di pundak syasa dan memeluk nya.
" iya tapi tidak sekarang, kita harus mempersiapkan diri untuk acara nanti malam, apa kamu tidak lihat pelayanan di rumah mu ini begitu sangat sibuk untuk mempersiapkan pesta penyambutan ku menjadi menantu di keluarga mu " ucap syasa lembut dan mencium pipi dewa
" apa kalian akan kenyang hanya dengan Berciuman " ucap Agnes saat menghampiri agar secepatnya nya bergabung di meja makan
" Agnes.. ! kamu akan merasakan nya nanti jika kamu juga sudah jatuh cinta dengan seseorang " ucap dewa santai sembari melangkah bersama syasa menuju meja makan dan membawa secangkir cappucino dan segelas susu coklat untuk syasa
" huh.. meyebalkan.. " gumam Agnes, lalu berjalan menyusul dewa menuju ruang meja makan.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
__ADS_1
vote, like, komen
Terima kasih 🤗🤗