Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 95


__ADS_3

dan pada akhir semua kembali padaNYA. tidak menyangka bu mila dan pak Bima dan bu mila pergi secara bersamaan.


" ini lebih baik, dan sudah jalanNya " ucap bram lalu mengusap nisan kedua orang tuanya.


" mas.. " ucap Wina berusaha menguatkan bram


" ayo kita pulang, sudah sore, yang lain nya sudah pulang, syasa sudah jangan menangis lagi, ayo semua kita pulang " ucap wina mengajak semua anak anaknya pulang lalu semua pun berdiri dan melangkah kecuali bianca yang masih saja melihat nisan oma dan opanya dan semua keluarga nya sudah melangkah agak jauh


" caca ayo pulang.. " ucap abi sedikit berterik karena jarak mereka agak jauh lalu bianca pun berdiri tiba-tiba " bruukkk "


" astaga caca.. !! " ucap ab lalu menghampiri bianca


" ya Tuhan.. caca " ucap abi menopang tubuh bianca


" reza tolong " ucap abi pada reza yang belum terlalu jauh langkah nya , seketika reza pun berlari.


" astaga nona " ucap reza


" tolong kamu bawa bianca, aku tidak sanggup menggendongnya sendirian " ucap abi menyuruh reza membopong bianca, lalu dengan sigap reza membawa bianca ke mobil.


" astaga anak ini, " ucap Wina melihat bianca dalan gendongan reza


" nyonya sebaiknya nona bianca di bawa ke rumah sakit, nona bianca sudah 3 kali pingsan " ucap reza yang ikut panik sambil memasukkan bianca ke dalam mobil


" baiklah, abi ayo bawa adik mu kerumah sakit, reza kamu juga ikut , yang lain pulang dulu ke rumah " ucap Wina lalu masuk ke dalam mobil. abi pun bergegas masuk kedalam mobil dan melajukan mobil nya


🔸


sesampainya di rumah syasa dan dewa duduk di sofa ruang keluarga, bersama anak dan adiknya , syasa Masih tampak syok atas kepergian bu mila dan pak bima


" orang orang yang aku cintai satu satu telah pergi meninggalkan ku " ucap syasa lalu memeluk dewa.


" sudah sayang ..pikirkan kandungan mu eum..ihklaskan opa dan oma ,sekarang.. makan ya, dari Siang kamu belum makan apa pun" ucap dewa dan merangkul syasa


" kak.. ini..makan lah, " ucap putri yang mengambilkan makanan untuk syasa lalu syasa pun makan di suapi dewa, sedangkan laras makan bersama juna dan di temani putra

__ADS_1


" kak.. kami ke kamar " ucap banyu lalu mereka berdua ke kamar setelah dewa mengangguk


" sudah dewa, aku mual.. " ucap syasa


" minum susu ya.. "


" dewa aku mual " ucap syasa yang hampir muntah dan menutup mulutnya dengan telapak tangan nya


" ya sudah...sekarang mandi bersihkan badan mu, lalu istirahat eum.. " ucap dewa lalu mencium puncuk rambut syasa


🔸


" dok bagaimana keadaan caca "


" nona caca hanya dehidrasi nyonya, dan itu membuat tubuhnya lemas tapi nyonya tenang saja, kami sudah memberikan cairan infus untuk mengembalikan cairan di tubuh nya "


" syukuri lah " ucap Wina yang memandang bianca yang tertidur di brankar


" ma.. baiknya mama dan papa pulang saja, biar abi dan reza yang menjaga caca, mama istirahat saja di rumah dan kasian juna takut mencari mama " ucap abi pada wina


" jaga adik mu " ucap bram lalu menepuk lengan abi dan tersenyum lalu merangkul bahu Wina dan berjalan keluar


" reza jaga mereka " ucap Bram saat sampai di luar ruangan bianca


" baik tuan "jawab reza sopan lalu Bram dan Wina pun pulang ke rumah.


" reza masuk lah temani aku menjaga caca " panggil abi di ambang pintu


"baik tuan.. " ucap reza lalu masuk kedalam ruangan dan duduk di sofa


" waktu begitu cepat reza, kita semua juga akan kembali pada NYA " ucap abi lalu mengusap kasar wajah nya


" ya begitulah kehidupan tuan, ada yang datang dan juga ada yang pergi " jawab reza


" reza ceritakan asal usul mu cukup lama aku mengenal mu tapi aku belum tau keluarga mu " tanya abi

__ADS_1


" tapi jika aku menceritakan semua nya , mungkin tuan akan membenci ku, bahkan bisa saja tuan membunuh ku " ucap reza sendu


" kamu bisa saja reza, memangnya kamu anak musuh keluarga ku " ucap abi santai


" ya.. saya memang anak musuh keluarga anda tuan, "


" bercanda mu tidak lucu reza " ucap abi santai lalu meminum minuman nya


" saya anak burhan Malik, alias burhan joker " ucap reza lirih dan menunduk tidak berani menatap abi, abi yang sedang minum pun tersedak sedangkan Bianca yang sudah sadar pun hanya diam karena mereka tahu burhan joker itu siapa.


" apa aku harus percaya dengan ucapan mu itu reza " ucap abi seakan tak percaya


" terserah tuan , yang jelas aku mengetahui jika ayah saya meninggal karena ditembak oleh nyonya Wina dan saat itu nyonya sedang mengandung diri anda " jelas reza


" lalu untuk apa kamu masuk keperguruan bela diri milik keluarga ku, apa kamu ingin balas dendam " ucap abi menatap tajam reza


" tidak tuan, saya tidak terfikir untuk itu, karena aku tau ayah saya bersalah, dan saya tidak dendam sedikitpun pun dengan keluarga anda tuan, awal nya saya masuk di perguruan bela diri milik keluarga tuan hanya agar bisa bela diri, tapi sensei boy menawari ku untuk mengajar di sekolah bela diri dan akhirnya nona caca meminta ku untuk menjadi bodyguard nya " jelas reza begitu tulus.


" baiklah jika kamu tidak ada niat jahat, toh ini semua permasalahan orang tua kita, aku dan kamu tidak mengetahui apa pun " ucap abi mencoba menerimanya.


" aku harap kamu bisa menjaga caca selamanya, kamu orang yang tulus dan sabar " ucap abi di iringi senyum


" anda bicara seolah akan menikah kan saya dengan nona caca "


" yah jika caca takdir mu, aku yang akan menikahkan kalian nanti " canda abi lalu tertawa reza pun ikut tertawa.


" oh ya bagaimana dengan kuliah bisnis mu " tanya abi


" saya ini mahasiswa abadi tuan, mungkin setelah saya selesai tugas menjadi bodyguard nona caca saya akan melanjutkan kuliah yang tinggal semester akhir, karena saya cuti kuliah jadi yah begini sembari mengumpulkan biaya nya " ucap reza santai


" ya baiklah, semoga kedepan nya kamu menjadi orang sukses " ucap abi dan mereka pun tersenyum.


🔹🔹🔹🔹🔹


komen like, vote

__ADS_1


Terima kasih😘💕


__ADS_2