
surabaya..
Bianca: " kakak...! " berlari kearah syasa
syasa: " caca.. !! kakak merindukan mu sayang.. "
bram: " kenapa tidak memberi kabar kalau mau kesini "
syasa: " papa.. " memeluk Bram
syasa: " syasa rindu pelukan papa "
Bram: " dasar.. manja.. "syasa pun melepaskan pelukan nya
syasa: " mama mana pa.. "
bram: " catering.. "
syasa: " oh.. lantas papa tidak ke kantor..? "
Bram: " bos bebas masuk kapan saja haha"
syasa: " haha.. papa bisa saja.. " duduk di sofa
syasa: " opa sama oma oma mana pa.. "
syasa: " opa Bima ada di taman, oma mila di kamar , oma dita. juga di kamar "
syasa: " syasa akan menemui oma dita terlebih dahulu " beranjak lalu ke kamar bu dita
syasa:" oma.. " memeluk dita yang sedang duduk di tempat tidur.
dita: " syasa.. kamu datang ingin menjemput oma "
syasa: " oma.. kenapa oma tidak suka berada di sini "syasa berjongkok di depan bu dita
dita: " tempat oma bukan di sini sayang.. oma ingin di rumah oma sendiri.. oma ingin menghabiskan sisa umur oma di rumah yang ada kenangannya bersama opa kamu " meneteskan air mata
syasa: " oma.. " memeluk bu dita dan ikut menangis
__ADS_1
syasa: " iya.. besok kita pulang oma.. syasa memang menjemput oma " bohong syasa dalam tangis nya, syasa tau apa yang ada dalam hati oma nya
dita: " Bryan tunangan mu, tidak pernah menjenguk oma selama oma di sini "menghapus air matanya
syasa: " benar kah.. ? " mengenggam jemari bu dita
syasa: " mungkin dia sibuk oma... "
ditanya: " apa weekend juga sibuk.. "
syasa: " em.. mungkin ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggal oma.. tananglah besok kita sudah pulang hem.. "
dita: "kamu sudah bertemu dengan nya "
syasa: " belum oma, Bryan sedang di luar kota "
Dita: " bagaimana kabar dewa ? papa mu sudah menceritakan semuanya "
syasa: " syasa tidak tau oma, dewa menjauhi ku "
Dita: " kamu mencintai nya "
dita: " iya.. tapi sebelum terlambat, turuti kata hati mu.. "
syasa: " entahlah oma biarkan takdir yang menjalankan peran nya "
Dita: " besok ulang tahun mu yang ke 20 , kamu mau kado apa dari oma "
syasa: " tidak perlu oma.. melihat oma sehat saja itu sudah kado terindah dari oma " tersenyum. tiba-tiba ponsel syasa berdering
Dita: " siapa..? "
syasa: " Bryan oma.. " tersenyum
syasa: " hallo Bryan.. "
Bryan : " sya.. maafkan aku...aku belum bisa pulang dari luar kota, aku masih banyak urusan.. "
syasa: " iya.. tidak apa apa.. kamu hati hati.. "
__ADS_1
Bryan: " iya.. Terima kasih " Bryan menutup telfon nya sepihak
syasa: " I miss.. astaga kenapa sudah di matikan " kemudian syasa pun menelfon asisten Bryan
syasa: " hallo anjar.. "
anjar: " iya nona syasa.. "
syasa: " tuan mu berapa hari di luar kota "
anjar: " kemarin tuan bilang satu hari, "
syasa: " luar kota nya di mana "
Anjar: " bandung nona "
syasa: " kirimkan alamat nya "
Anjar: " saya tidak tau nona, karena tuan pergi di luar pekerjaan "
syasa: " baik lah, Terima kasih " menutup sambungan telepon nya
syasa: " oma, oma istirahat ya, syasa mau menemui oma mila "
Dita: " iya sayang.. " syasa pun keluar dan menghubungi Rendi
syasa: " hallo Rendi.. "
Rendi: " iya nona, maaf tuan Bryan.. " belum selesai berbicara syasa sudah memotong nya
syasa: " ya aku tahu, kamu tunda dulu sampai dia kembali "
Rendi: " baik nona.. "
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
Terima kasih😘💕
__ADS_1