
" em... dewa.. sayang.. dewa.. " " bisik saya pada dewa saat membangunnya
" em.. iya.. " ucap dewa dengan suara berat nya khas bangun tidur dan membuka matanya
" lihat.. " ucap syasa dan memberikan alat tes kehamilan yang sebelumnya sudah syasa tes
" apa..? " jawab dewa yang masih setengah sadar dan melihat hasil alat tes kehamilan
" positif.. " bisik syasa di telinga dewa
" apa..? jadi.. oh my good.. seriusly " ucap dewa dan melebarkan matanya serasa tidak percaya dan memegang kedua bahu syasa
" yah.. anak kamu sayang.. " ucap syasa tak kalah bahagia
" Terima kasih sayang.. " jawab dewa dan menciumi wajah syasa dan memeluknya lalu mencium perut syasa dan berbicara dengan perut syasa
" Hai dewa junior akhir nya kamu datang juga " ucap dewa di perut syasa, syasa pun hanya tertawa kecil dan mengusap lembut rambut dewa
" ayo kita subuh, berterima kasihlah pada Tuhan em.. " ucap syasa
" ayo.. " jawab dewa, lalu mereka pun bersiap untuk subuh bersama.
selang beberapa menit mereka pun selesai menunaikan ibadah nya,
" dewa.. aku lapar " ucap syasa saat meletakkan sajadah di tempat nya
" kamu mau makan apa.. "
__ADS_1
" aku mau ke pasar, aku mau bubur ayam di pasar " ucap syasa seketika dewa tertawa
" cucu pengusaha, terkenal, sarapan nya di pasar " jawa dewa yang masih tertawa
" tapi aku manusia biasa, kedudukan, ketenaran itu hanya titipan, mama selalu mengajar kesederhanaan, walau sebanyak apapun harta aku miliki " ucap syasa santai namun ada benar nya.
" ayo.. tapi aku mandi terlebih dahulu, ayo mandi bersama " ucap dewa
" tidak.. nanti bukan nya mandi, tapi ah sudahlah, sana..aku juga mau mandi di kamar mandi di kamar sebelah " jawab syasa, dewa hanya tertawa
🔸
" mas.. jangan lupa jam 11 nanti temani aku ke dokter kandungan " ucap sasmi pada Bryan
" ya.. nanti aku menyusul mu, kalau urusan kantor ku sudah selesai " jawab Bryan santai sembari melipat sajadah nya
" Terima kasih mas " ucap sasmi
" dari mana kamu tau aku bertemu syasa " jawab Bryan sembari duduk di tempat tidur di samping sasmi
" aku tau jadwal mu dari asisten mu " ujar sasmi
" lantas.. ? " jawab Bryan dan menatap sasmi
" aku tau kamu masih mencintai nya " ujar sasmi
" sudahlah.. kenapa kamu masih saja membahas nya, aku sudah menjadi suami mu, " kilah Bryan, namun hatinya memang tidak bisa berbohong jika masih mencintai syasa sampai kapan pun.
__ADS_1
🔸
" ini non bubur nya, sudah lama non tidak kemari " ucap pedagang bubur setelah meletakkan 2 mangkuk bubur di meja di hadapan syasa dan dewa
" Terima kasih bu.. , iya bu saya sibuk bekerja " ucap syasa dan tersenyum
" dan sekarang, ngidam bubur " jawab dewa menimpali
" astaga Mr bule bisa bahasa Indonesia " ucap Ibu pedagang bubur kaget
" iya bu.. ini suami saya dewa namanya , ibunya asli Indonesia jadi bahasa Indonesia nya fasih " jawab syasa lalu tertawa kecil
" namanya juga sama kayak orang di sini em..oh jadi non sudah hamil, wah selamat ya non " ucap Ibu pedagang bubur memberikan selamat
" iya bu Terima kasih " jawab syasa ramah, lalu Ibu pedagang itupun kembali melayani pembeli lainnya
" sayang.. kenapa kita jadi di lihatin banyak orang " tanya dewa saat orang di sekeliling nya banyak yang melihat nya
" karena kamu bule, dan kamu tampan dan manis, dan kamu datang bersama ku, orang satu pasar ini tau aku ini siapa " jawab syasa santai sembari memakan bubur nya.
" oh.. God.. aku lupa gadis yang menikah dengan ku ini melebihi artis " jawab dewa di iringi senyum
" sudah habiskan bubur mu sebelum menjadi dingin setelah ini aku mau membeli sesuatu " ujar syasa, dewa pun memakan bubur ayam nya.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
marhaban ya Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa, bagi yang menjalankan nya. mohon maaf lahir batin 🙏🙏
__ADS_1
vote, like, komen
Terima kasih