
London, kampus
syasa: " ah sial aku melupakan sarapan ku dari tante Nindy, dan tertinggal di kantor.. " melihat jam tangan nya..
syasa: " masih lama kelas di mulai, nanti saja ke perpustakaan nya, lebih baik aku mencari sesuatu untuk mengisi perut ku, "
syasa pun mengurungkan niatnya untuk Keperpustakan, dan memilih untuk keluarga dari kamus, ia berjalan keluar sendiri karena syasa belum banyak mempunyai teman di tambah ia super sibuk, dan ternyata dewa masih di pelataran kampus dan melihat syasa berjalan sendiri, lalu dewa pun menghampiri nya.
dewa: " nona apa ada yang tertinggal.. "
syasa: " ah.. tidak.. aku hanya melupakan sarapan ku, dan sekarang perut ku sudah berdemo untuk di isi,, aku akan mencari sesuatu untuk menganjal perut ku "
dewa: " boleh aku ikut.. "
syasa: " terserah.. " berjalan menuju kafe yang tak jauh dari kampus dewa pun mengikuti langkah syasa,
tak lama mereka pun sampai di sebuah kafe dan duduk berhadapan, tak lama pelayanan pun datang,
pelayanan: " selamat pagi Nona.. anda ingin memesan apa..? "
syasa: " sandwich dan susu coklat "
pelayanan: " anda tuan.. "
dewa: " cappucino saja "
pelayanan: " baik tuan..nona..mohon di tunggu " syasa pun mengangguk
dewa: " nona apa kegiatan anda selama di London "
syasa: " kuliah,.. "
dewa: " hanya itu.. "
syasa: " ya.. "
dewa: " lantas bagaimana dengan urusan kantor anda "
syasa ;" ada Wisnu yang mengurus nya, dan saya datang saat di butuh kan saja "sekilas tersenyum
__ADS_1
syasa: " anda sendiri bagaimana, kenapa malah ikut dengan ku di kafe "
dewa: " aku ingin lebih tau tentang anda nona.. "
syasa: " haha.. anda terlalu jujur tuan.. " menggelengkan kepala nya
dewa: " panggil saja aku dewa nona, kita tidak sedang berada di kantor, "
syasa: " haha.. baik dewa.. dan kamu juga jangan panggil aku nona, cukup syasa saja.. " tersenyum dan tak lama pesanan mereka pun datang dan syasa pun langsung memakan Senwich nya
syasa: " katakan apa yang ingin kamu ketahui tentang ku "
dewa: " berapa usia mu hobby mu makanan kesukaan mu "
syasa: " usia ku 19 tahun, untuk yang lain nya, maaf saya tidak bisa memberi tahu mu "tersenyum
dewa: " maaf jika lancang.. aku hanya penasaran dengan seorang gadis, dari Indonesia yang mempunyai banyak prestasi, dan menjadi pengusaha sukses di usia muda, bahkan sebelum lulus kuliah, "
syasa: " dewa.. kamu terlalu berlebihan.. " tersenyum lalu meminum susu coklat nya
syasa: " jika kamu penasaran dengan ku.., kamu bisa mencari ku di internet, "
dewa: " astaga kenapa aku begitu bodoh.. haha "
tiba tiba ponsel syasa berdering, dan ternyata dari Bryan
syasa: " Hai Bryan.. apa kabar..? "
Bryan: " baik sayang.. maaf mengganggu kegiatan mu "
syasa: " tidak.. disini sudah mau memasuki jam makan siang tapi aku baru sempat sarapan " tersenyum
Bryan: " kamu jangan sering melupakan sarapan mu sayang.. , dan aku baru pulang dari kantor "
syasa: " Bryan.. aku merindukan mu.. " tersenyum
Bryan: " I miss you too"
syasa: " baik ..istirahat lah.. 8 bulan lagi kita akan bertemu " tersenyum
__ADS_1
Bryan: " bye.. "
syasa: " bye.. " syasa pun meletakkan ponsel kembali di tas nya dan melanjutkan menikmati susunya
dewa: " tunangan mu.. "
syasa: " ya.. "
dewa: " seperti nya kamu sangat mencintai nya "
syasa: " ya.. kami saling mencintai.. "
dewa: " dan itu terlihat dari sorot mata mu bahwa kamu sangat mencintai nya "
syasa: " ok.. sudah jam 12 dan satu jam lagi kelas ku di mulai, " sembari mengeluarkan credit card
dewa: " biar aku saja yang membayar tagihan nya "
syasa: " ah.. tidak.. biar aku saja dewa.. anggap saja awal perkenalan kita sebagai rekan bisnis.. "
dewa: " baik lah jika kamu memaksa " tersenyum
syasa dan dewa pun berjalan menuju kasir dan membayar tagihan nya, lalu syasa kembali menuju kampus dan dewa pun masih mengikuti nya karena mobil nya masih di pelataran kampus syasa
syasa: " baik dewa.. aku harus masuk ke kampus.. "
dewa: " tunggu.. apa boleh aku meminta no ponsel mu sya.. "
syasa: " untuk urusan bisnis, kamu bisa tanya langsung no ponsel ku dengan asisten ku Wisnu , maaf saya terburu-buru.. permisi.. " pergi meninggalkan dewa
dewa hanya memandang punggung syasa sampai menghilang di balik tembok kampus
batin dewa: " ck.. nona syasa Pandita kusuma " tersenyum
dewa: " baik nya aku ke kantor ku.. "
dewa pun masuk kedalam mobil nya dan langsung meninggal kan kampus syasa
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
__ADS_1
vote like komen,
Terima kasih😘💕