
rumah sakit
ruang ICU
syasa: " dokter bagaimana keadaan dewa "
dokter: " tidak apa apa nona , peluru nya sudah saya keluarkan, tuan dewa sudah langsung boleh pulang tapi tunggu infus nya habis terlebih dahulu "
syasa: " boleh saya menemui dok.. "
dokter: " tentu nona.. silahkan.. " tersenyum
syasa: " Terima kasih " syasa pun masuk ke dalam
syasa: " dewa, bagaimana luka tembak mu "
dewa: " tidak apa apa.. sudah di tangani dokter " berusaha duduk
syasa: " sudah jangan bangun, berbaring saja" tak lama frans pun masuk ke dalam
Frans: " tuan bagaimana keadaan tuan "
dewa: " seperti yang kamu lihat "
syasa: " dewa jelaskan pada ku, siapa mereka"
dewa: " biar Frans saja yang menjelaskan karena dia lebih tau masalah baru ini "
syasa: " masalah baru? " menatap dewa penuh tanya
Frans: " begini nona, mereka musuh musuh tuan, "
syasa: " lantas, apa hubungannya dengan ku, kenapa mereka mengincar ku "
Frans: " karena mereka mengetahui jika nona adalah putri dari nyonya Wina Wijaya "
__ADS_1
syasa: " lantas ? "
Frans: " musuh nyonya Wina , bekerja sama dengan musuh tuan dewa untuk menghabisi nona, karna dendam masa lalu "
syasa: " dendam masa lalu,?
Frans: " iya karena nyonya Wina sudah membunuh burhan j, dan anak dari burhan j, ingin balas dendam dengan anda nona ,anak burhan j sudah lama tinggal di London dan menunggu kesempatan ini "
syasa: " astaga.. kenapa mama tidak menceritakan hal ini pada ku dan kamu dewa, apa kamu sudah mengetahui semua nya "
dewa: " iya.. sya... maaf aku tidak menceritakan nya "
syasa: " kenapa.. seharusnya kamu menceritakan semuanya pada ku "
dewa: " aku hanya ingin kamu fokus kuliah sya.." dewa pun duduk di atas brankar
syasa: " tapi nyawa kita terancam dewa "
dewa: " aku tidak takut mati demi melindungi mu sya.. karena aku mencintaimu " memegang pipi syasa, syasa pun menatap tajam dewa
dewa: " sya.. tunggu.. " melepas infus nya sendiri
syasa: " dewa ..! kamu tahu aku hanya mencintai Bryan, dan aku sudah bertunangan " menatap dewa dan meneteskan air mata nya
dewa: " iya..! aku tahu, aku juga tidak mau merusak hubungan kalian, karena aku tahu kamu hanya mencintai Bryan, biar kan aku mencintaimu dengan cara ku, tak apa jika tidak kamu balas " menunduk dan dewa pun meneteskan air matanya
syasa: " kamu membuat ku sesak dewa.. " tangisan syasa pun semakin menjadi, dan dewa pun memeluk syasa yang menangis
tanpa mereka sadari, satya menyaksikan dan mendengarkan semua nya, setelah mereka selesai berpelukan satya pun menghampiri mereka.
satya: " syasa.. kamu baik baik saja "
syasa: " opa.. " memeluk satya
satya: " aku tau semua dari Frans, dan dewa bagaimana keadaan mu ? "
__ADS_1
dewa: " tidak apa apa om sudah di tangani dokter "
satya: " dewa Terima kasih sudah melindungi syasa "
dewa: " iya om sama sama " sekilas tersenyum dan memandang syasa
satya: " kalau begitu, syasa akan aku bawa pulang, "
dewa: " iya om.. hati hati, orang orang ku akan mengawal kalian, " satya pun hanya mengangguk
satya dan syasa pun jalan berdampingan namun sebelum jauh syasa berbalik badan menghampiri dewa
syasa: " dewa, Terima kasih " lalu syasa memeluk dewa
syasa: " maaf kan aku.. " meneteskan air mata nya
dewa: " kamu tidak bersalah sya.. aku yang bersalah, aku yang lancang sudah mencintai mu, sekarang pulang lah dan istirahat, orang orang ku akan menjagamu dari kejauhan " melepaskan pelukan syasa dan tersenyum.
syasa pun melangkah menyusul satya keluar dari rumah sakit, sedangkan dewa memanggil Frans
dewa: " Frans.. ayo kita pulang.. " melangkah keluar rumah sakit
Frans: " baik tuan, mari.. " mengikuti langkah dewa
dewa: " mulai besok perketat penjagaan untuk nona syasa, jangan sampai hal seperti tadi terulang, dan aku akan menindak lanjuti sendiri khasus ini walaupun nyawa ku menjadi taruhan nya "
batin fans: " tuan benar-benar sangat mencintai nona syasa walau tak terbalas kan "
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote, like , komen
Terima kasih😘💕
yang tidak suka dengan jalan cerita nya gak papa kok.. , bagi yang suka Terima kasih...author tidak akan merubah apa yang sudah ada di imajinasi author.
__ADS_1
Terima kasih, salam santun dari author 🤗🤗🤗🤗🤗🤗