Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 38


__ADS_3

dewa: " syasa.. " menghampiri syasa yang masih belum sadarkan diri


dewa: " sya. bangun sya.. " memegang jemari syasa


Bram: " dewa pundak mu berdarah.. "


dewa: " tidak apa apa om.. hanya luka ringan " Agnes pun menyela


Agnes: " luka ringan apa, pundaknya tertembak dua peluru, "


Wina: " kamu siapa? "


Agnes: " maaf nyonya, saya Agnes, kakak dewa " Wina hanya mengangguk


dewa: " om apa yang terjadi "


Bram: " seharusnya aku bertanya pada mu, kenapa syasa sampai seperti ini ! " sedikit emosi


satya: " Bram sudah.. aku sudah menceritakan semuanya "


syasa pun membuka mata nya, di lihat nya dewa yang berada di sisi nya,


syasa: " dewa.. " memeluk dewa dan meneteskan air matanya

__ADS_1


dewa: " sya kamu kenapa.. " melepaskan pelukan nya


syasa: " aku tidak tau, perasaan aneh apa yang ada di hati ku saat aku mengingat sikap mu pada ku , rasanya aku ingin ada di samping mu "


dewa: " sshhhtttt.. cukup sya.. cinta mu untuk Bryan, sampai kapan pun untuk Bryan hem.. "


syasa: " tapi Bryan tidak pernah bersikap seperti mu wa..! selama satu tahun aku bersama nya, bahkan satu atap selama satu tahun, dia tidak tau makanan yang membuat aku alergi, hobby ku, warna favorit ku, bahkan film kesukaan ku, dia tidak pernah mencari tau dan tidak pertanya dan kamu tau semua tentang ku, bahkan kamu melindungi ku, hingga mempertaruhkan nyawa mu " semakin deras air mata syasa,


dewa: " cukup sya..!! jangan turuti emosi mu, cukup kamu tahu Bryan mencintai mu, dan kamu mencintai Bryan. jangan merasa kamu punya hutang budi pada ku, jangan paksakan hati mu, "


syasa: " ini apa..!? ini darah apa hah.. !? ini luka tembak kan hem.. ? Frans bilang pada ku, kamu diam diam menghabisi Richard dan anak burhan j agar tidak mengganggu ku lagi, iya kan,.. ! jawab wa,.. dan lihat orang orang yang mengelilingi rumah opa satya, itu orang orang mu untuk melindungi ku ,Jawab wa.. !? kamu yang melakukan nya ? "


dewa: " iya aku yang melakukannya " berdiri dan membelakangi syasa, dan syasa pun berdiri, Nindy, satya, Agnes hanya terdiam membiarkan mereka berdua menyelesaikan hati mereka


dewa :" iya " jawab dewa lirih


syasa: " tapi aku tidak bisa membalas cinta mu " masih menangis


dewa: " tak apa.. tugas ku sudah selesai, tidak ada lagi yang menganggu mu " membalikkan badan nya


dewa: " bulan depan kamu sudah wisuda, dan segera kembali pada Bryan , aku tidak akan menemui mu lagi, semoga pernikahan mu dengan Bryan bahagia, satu lagi kerja sama perusahaan kita masih tetap berjalan, Frans yang akan menghendel nya " meneteskan air mata


dewa: " Agnes, ayo kita pulang, tugas ku sudah selesai " melangkah keluar meninggal kan kamar syasa tanpa melihat tuan rumah

__ADS_1


Agnes: " apa kamu tidak bisa melihat betapa cinta nya dewa pada mu,hingga mempertaruhkan nyawa nya? apa kamu tidak mempunyai perasaan sedikit pun untuk membalas Cinta nya, ? dia tidak pernah seperti ini sebelumnya pada seorang gadis, semoga kamu tidak menyesal nona syasa.. "menatap tajam syasa lalu pergi dari kamar syasa


Agnes: " permisi om.. tuan, nyonya " menyusul dewa.


setelah dewa dan Agnes pergi syasa pun kembali menangis sejadi jadi nya hingga tersungkur di lantai, Bram pun memeluk syasa


Bram: " cukup sya.. cukup.. !


syasa: " dewa pa.. dewa.. !!


Bram: " apa kamu mencintai nya hah.. ? "


syasa: " yah.. " jawab syasa dalam isak tangis nya


Wina: " kenapa kamu tidak mengatakan nya hah.. "


syasa: " bagaimana dengan Bryan ma.. aku sudah terikat dengan nya, " tangisan syasa semakin menjadi,


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote like komen


terima kasih 😘💕

__ADS_1


__ADS_2