
seminggu setelah pertunangan,
kediaman pak Herman
syasa: " opa oma.. besok syasa, berangkat ke London, untuk urusan perusahaan syasa serahkan kepada pak dicky dan mama "
Herman: " iya.. nanti saat di London, jika kamu ada waktu, tolong kamu tinjau perusahaan di sana, nanti om Wisnu yang akan membantu mu, "
syasa: " pasti opa.. " tersenyum
syasa: " syasa pasti akan merindukan papa mama, oma dan opa.."
dita: " kami juga pasti merindukan kan mu sya.. "
tak lama Bryan pun datang, dan baru pulang dari kantor nya "
Bryan: " malam opa oma.. " menyalami pak herman dan bu dita dan mencium kening syasa
Bryan: " malam sayang.. "
syasa: " kamu terlambat pulang apa ada pekerjaan tambahan "
Bryan: " ya begitu lah.. " tersenyum dan duduk di sofa
syasa: " akan aku buat kan kamu jahe hangat "
Bryan: " Terima kasih sayang " tersenyum dan syasa pun tersenyum
tak lama syasa selesai membuat kan minuman jahe hangat untuk Bryan.
Bryan : " Terima kasih sayang.. " tersenyum
syasa: " aku akan menyiapkan air hangat untuk mu "
__ADS_1
Bryan: " ah.. aku mana bisa tahan jika kamu bersikap manis seperti ini, rasanya ingin secepatnya menikahi mu.. " meminum jahe hangat nya
Herman: " hahah.. sabar Bryan.. "
syasa: " ya sudah besok kita ke KUA haha "
dita: " syasa.. selesai kan dulu study mu "
syasa: " oma.. !" tersenyum dan bergegas naik ke atas untuk menyiapkan air hangat untuk Bryan
dan Bryan pun menikmati jahe hangat buatan syasa, tak lama syasa memanggil Bryan dari lantai atas
syasa: " Bryan.. sayang.. "
Bryan: " ya.. " mendongak ke atas
syasa: " air nya sudah siap.. "
Bryan: " ok.. aku ke atas... " tersenyum
Herman: " iya.. mandi lah.. " Bryan pun bergegas naik ke atas menyusul syasa
syasa: " mandi lah, baju mu sudah siapakan, mengambil jas dan tas dari tangan Bryan
Bryan: " Terima kasih.. " Bryan pun bergegas mandi, dan syasa menunggu nya duduk di tempat tidur
tak lama Bryan pun selesai mandi, dan keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk di pinggang nya sembari mengusap rambut nya dengan handuk kecil, syasa sudah terbiasa melihat Bryan bertelanjang dada jadi syasa hanya bersikap biasa. namun dalam hati nya tak tahan melihat tubuh Bryan yang seksi
Bryan: " sayang.. " tersenyum
syasa: " hem.. " sengaja memainkan ponsel nya Bryan pun mengenakan celana dan kaosnya yang sudah syasa siapkan untuk nya
syasa: " apa kamu sudah mengenakan baju mu "
__ADS_1
Bryan: " sudah.. "
syasa: " malam ini apa aku boleh tidur dengan mu "
Bryan: " boleh.. "
syasa: " tapi jangan berbuat macam macam.. "
Bryan: " tidak sayang.. " duduk di sebelah syasa dan memeluk nya
syasa: " sudah makan..? "
Bryan: " belum.. ayo.. aku rindu masakan mu, "
syasa: " ayo.. aku sudah masak buat kamu "
Bryan: " kamu itu.. jago bisnis, jago masak, jago membuat aku jatuh cinta, em.. kira kira jago di ranjang tidak.. "menggoda syasa
syasa: " Bryan.. !! kamu sudah mulai mesum..sama seperti papa sama mama " beranjak dari duduk nya, dan menuju ke lantai bawah, di ikuti Bryan, dan Bryan hanya tertawa
syasa: " duduk lah ayo makan.. opa sama oma sudah makan, jadi tinggal kita berdua " tersenyum
Bryan pun duduk, dan melihat syasa sedang melayaninya,
Bryan: " besok kamu sudah berangkat ke London, pasti, hari hari ku akan sepi tanpa mu "
syasa: " bersabarlah.. cinta kita di uji jarak dan waktu, yakin lah kita bisa melewati nya, dan nanti saat aku 20 tahun aku siap untuk menikah dengan mu "
syasa: ' ayo makan.. " mereka berdua pun makan bersama
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
__ADS_1
Terima kasih😘💕