Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 61


__ADS_3

surabaya.


tak terasa usia ku sudah setengah abad sayang " ucap Bram pada Wina yang sedang tidur di pangkuan nya


" iya ..tapi mas makin menjadi, Benar kata orang , tua tua keladi makin tua makin jadi " jelas Wina yang menatap Bram memperhatikan guratan di wajah suami nya


" kamu juga, semakin seksi " jawab Bram lalu mencium kening Wina.


" mas aku rindu tangisan bayi " ucap Wina


" astaga..kamu sudah 45 tahun sayang.. " jelas Bram, " pantas nya kita mempunyai cucu " sambung nya lagi


" tapi aku sudah telat satu minggu " jelas Wina sedikit khawatir jika nanti Bram marah. " ya Tuhan.. apa kamu lupa meminum pil kontrasepsi mu " jawab Bram mencari jawaban " mungkin " jawab Wina seraya tersenyum ragu


" apa boleh buat jika memang nanti positif, siap siap syasa mengamuk karena mendapat adik lagi " jawab Bram seraya tertawa,


" baiknya besok aku harus memeriksakan nya " jawab Wina santai

__ADS_1


πŸ”ΈπŸ”ΈπŸ”Έ


Jepang. apartemen dewa


"sayang.. kamu tidur lah dulu, aku mau membahas pekerjaan dengan Reyhan" ucap dewa menyuruh syasa untuk tidur terlebih dahulu karena hari sudah malam " tidak.. aku akan menunggu mu di sini, silahkan membahas pekerjaan nya, aku tidak akan menganggu mu " ujar syasa yang masih duduk di sebelah dewa.


" seperti nya nona syasa tidak bisa jauh dari anda tuan " sambung Reyhan " ya.. mungkin nyonya muda balder ini sudah tergila-gila dengan Sadewa balder Reyhan " jelas dewa di iringi gelak tawa " bukankah diri mu yang tergila gila pada ku tuan balder " jawab syasa membenarkan. " sudah, mulai lah membahas pekerjaan nya, aku akan membuatkan sesuatu untuk kalian berdua " ucap syasa seraya mencium pipi dewa dan tersnyum lalu berdiri dari duduk nya dan menuju dapur. dan dewa hanya menggelengkan kepala nya .


" Reyhan, mana bahan meeting untuk besok dan, apa besok meeting terakhir ? " tanya dewa memastikan " iya.. besok terakhir, dan setelah nya tuan dan nona bebas mau berbulan madu kemana saja dan syasa kembali ke Indonesia mengurusi perusahaan anda yang ada di sana. " jelas Reyhan


" katakan dewa apa nama perusahaan mu " tanya syasa sekali lagi, " baru akan aku rintis sayang.. " jawab dewa Menimpali


" dewa bagaimana jika kamu yang mempimpin perusahaan ku, " pinta syasa


" itu tidak mungkin sayang. perusahaan mu itu punya mu, punya opa, dan kamu pewarisnya, " jelas dewa "


" aku lelah dan jenuh dewa.. masa remaja ku ku habis kan untuk belajar bisnis, menginjak dewasa aku harus mempimpin perusahaan, aku tidak punya waktu untuk bersantai, " ucap syasa menjelaskan kejenuhan hidup yang selama ini ia jalani, tak terasa bulir mata nya mulai jatuh

__ADS_1


"Rey.. kita lanjutkan besok saja, kamu tidur lah " ucap dewa " baik tuan " sambung Reyhan, lalu Reyhan masuk ke kamar nya.


" ceritakan semua apa yang menjadi beban di pundak mu " pinta dewa agar syasa menceritakan semua nya, kini syasa pun berhambur di pelukan dewa,


" aku lelah dengan rutinitas ku, walaupun aku senang menjalani nya, ada rasa dimana aku ingin menikmati hidup tanpa beban pekerjaan, namun nyatanya, aku selalu di kejar Dateline yang begitu padat. di tambah aku tidak mempunyai teman, ceh.. menyedihkan " keluh syasa hingga berlinang air mata " dan hanya Sinta yang selalu ada untuk menghibur ku, namun begitu kami mempunyai kesibukan masing-masing, dan jarang bertemu.


" sudah.. jangan bersedih, sekarang ada aku, dan jika kamu benar benar lelah, akan aku pertimbangan tawaran mu " jawab dewa menghibur syasa " apa kamu membuat villa pribadi itu ada kaitannya dengan kejenuhan mu " tanya dewa


" ya.. salah satunya , aku ingin menikmati hidup dari kerja keras ku selama ini bersama orang yang aku cintai yaitu kamu " jawab syasa sembari mencium pipi dewa


" sudah.. ayo kita tidur, sudah hampir larut malam " dan mereka berdua pun masuk kedalam kamar dan tidur bersama.


πŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”Ή


vote like komen


Terima kasihπŸ˜˜πŸ’•

__ADS_1


__ADS_2