Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 68


__ADS_3

London


syasa dan dewa sudah sampai London, ini pertama kali syasa datang ke London sudah menyandang gelar nyonya muda Balder, ia sendiri pun tidak pernah menyangka akan di persunting laki laki luar negeri dan masih mempunyai darah Indonesia


" sayang..bangun kita sudah sampai rumah " ucap dewa membangunkan syasa dengan lembut di pelukan nya, karena saat tiba di London dan di jemput Frans, syasa tertidur di mobil di pelukan dewa. , perlahan syasa membuka matanya melihat sekeliling.


" dewa ini bukan rumah mu " ucap syasa saat menyadari rumah yang ia lihat bukan rumah dewa yang ia kunjungi waktu itu.


" iya ini memang bukan rumah ku, namun rumah kita, ini rumah pribadi ku, dan kamu adalah nyonya di rumah ini em.. " ucap dewa lembut dan mencium pipi syasa lalu tersenyum karena syasa belum sepenuhnya sadar dari bangun nya dan terlihat masih binggung dan itu terlihat menggemaskan di mata dewa


" ayo turun.. " ucap dewa saat dewa sudah keluar mobil dan mengulurkan tangan nya, lalu syasa pun keluar sambil memegang tangan dewa


" ayo masuk " ucap dewa saat sudah di ambang pintu dan di sambut para pelayan ,


" selamat datang nyonya, selamat datang tuan, dan selamat atas pernikahan tuan dan nyonya " ucap Kepala pelayan dan pelayan yang lain hanya tunduk memberikan hormat


" Terima kasih " ucap syasa ramah dan tersenyum


" tuan..keperluan nyonya dan tuan sudah kami persiapan semua, " ucap kepala pelayan


" iya. Terima kasih, dan kalian boleh istirahat sudah malam " ucap dewa pada semua pelayan


" frans baik nya kamu pulang ke rumah utama, dan ajak Reyhan juga " perintah dewa pada Frans asisten nya dan tak ketinggalan dewa juga mengajak Reyhan asisten nya selama di Jepang


" baik tuan kami permisi " pamit Frans dan Reyhan.


" boleh aku bermanja dengan mu " ucap syasa saat Frans dan Reyhan pergi


" tentu, apa yangbaharus aku lakukan untuk memanjakan mu " jawab dewa sembari mendekat dan mengusap pipi syasa


" gendong aku sampai kamar, aku sangat lelah " ucap syasa lalu syasa pun naik ke punggung dewa dan dewan pun membawa syasa kekamar nya di lantai atas.


" kamu memang manja sayang, tapi aku menyukainya " ucap dewa saat berjalan di anak tangga "


" kamu harus menyukainya karena aku dulu memang manja sama papa dan kamu harus menjadi penganti papa untuk memanjakan ku " ucap syasa yang masih di gendongan dewa dan mencium pipi dewa


" itu sudah pasti sayang.. em.. " jelas dewa dan menurunkan syasa saat sudah sampai kamar nya.


" wow.. kamar mu sungguh indah dewa, aku menyukai nya " ucap syasa sembari melihat sekeliling kamar nya

__ADS_1


" bukan kamar ku ,tapi kamar kita.. " jawab dewa lalu memeluk syasa dari belakang dan tersenyum


" tunjukkan di mana kamar mandinya , aku ingin mandi lalu istirahat, aku sangat lelah "


" ada di sana, semua yang kamu butuhkan sudah dipersiapkan pelayan. " ucap dewa sambil menujuk kamar mandi yang ada di kamar nya.


πŸ”ΈπŸ”ΈπŸ”Έ


kediaman Albert balder


" selamat malam tuan " ucap Frans pada Albert yang sedang duduk di ruang keluarga bersama mira


" malam.. mana menantu dan anak ku Frans " jawab Albert sembari mencari keberadaan syasa dan dewa


" tuan muda mengajak pulang nona syasa kerumah pribadinya tuan " ucap Frans sopan


" anak itu " ucap Albert geram " dan siapa yang datang bersama mu " tanya Albert saat melihat Reyhan.


" ini Reyhan tuan , asisten tuan dewa saat di Jepang dan dia juga berasal dari Indonesia , jawab Frans


" selamat malam tuan nyonya.. saya Reyhan tama asisten tuan dewa selama di Jepang.


" malam " jawab Albert dan mira hanya tersenyum " Frans tunjukkan kamar nya, biarkan dia istirahat terlebih dahulu, sambung Albert lagi


" permisi tuan nyonya " pamit Reyhan pada Albert dan mira, Albert dan mira hanya mengangguk.


πŸ”ΈπŸ”Έ


pagi harinya


" siapa kamu.. !" ucap Agnes yang melihat Reyhan yang ada di dapur sedang minum, seketika Reyhan menyembur kan minuman nya karena terkejut.


" kamu siapa ! " tanya balik Reyhan karena Reyhan belum tahu jika Agnes adalah tuan rumah


" aku tuan rumah disini kamu mau mencuri hah.. " ucap Agnes emosi dan mengambil pisau yang ada di meja.


"oh.. ini nona Agnes kakak tuan dewa, manis.. " ucap Reyhan dalam hati


" tidak.. aku bukan pencuri nona,. " ucap Reyhan sembari mundur dan menghindari Agnes memegang pisau,

__ADS_1


" lantas kamu siapa hah.. mata mata hah.. " bttts Agnes mengarahkan pisaunya ke arah Reyhan dan mengenai pergelangan tangan Reyhan


" aw.... " ucap Reyhan kesakitan


" hentikan Nes.. " teriak dewa yang baru datang bersama syasa lalu menuju dapur karena mendengar keributan dan langsung mengambil pisau dari tangan Agnes


" kamu berlebihan, lihat tangannya berdarah karena ulah mu " ucap dewa kesal


" dia Reyhan asisten ku sewaktu di jepang, sekarang obati lengan nya " ucap dewa


Agnes pun hanya menurut karena merasa bersalah, dan memang takut jika melihat ekpresi adik nya jika sudah kesal.


" ayo ikut dengan ku, akan aku obati luka mu " ucap Agnes setelah dewa dan syasa pergi meninggalkan kan mereka di dapur berdua


Reyhan dan Agnes duduk Di pentry dapur dan mengobati luka Reyhan karena ulah nya.


" maafkan aku, aku tidak tau jika kamu asisten dewa adik ku " ucap Agnes sembari melilitkan perban di pergelangan tangan Reyhan.


" ya tidak apa apa, luka nya tidak dalam, santai saja " ucap Reyhan sembari menatap Agnes, dan Agnes pun menatap Reyhan.


" saya Reyhan tama " ucap Reyhan memperkenalkan diri


" aku Agnes balder , panggil saja Agnes, aku tidak suka dipanggil nona, itu membuat ku sesak dan seperti membawa beban " ucap Agnes tanpa jeda dan membuat Reyhan tersenyum


" kenapa kamu tersenyum.. " ucap Agnes setelah mendapati Reyhan tersenyum melihat nya


" em.. tidak, kamu manis.. ucap nya lirih


" apa.. !? manis,apa yang manis " pekik Agnes takut salah mendengar apa yang di ucap kan Reyhan padanya


" tidak.. ikatan perbanmu manis " bohong Reyhan dan sedikit gugup


" ok selesai.. dan kamu tunggu di sini. aku akan membuat kan mu cappucino sebahagi tanda permintaan maaf ku padamu, ucap Agnes pada Reyhan lalu tersenyum ke arah Reyhan


" Terima kasih, jika tidak merepotkan " jawab Reyhan santai dan tersenyum.


Agnes pun membuat cappucino untuk Reyhan


πŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”ΉπŸ”Ή

__ADS_1


vote like komen


Terima kasih


__ADS_2