
syasa: " halo Bryan.. apa kamu jadi menjemput ku di Bandara, aku sudah di bandara.
Bryan: " astaga.. sayang.. maaf aku lupa jika dirimu hari ini tiba di Indonesia, aku sedang di luar kota, "
syasa: " ya sudah.. kamu hati hati.. aku bisa menelfon pak hadi " merasa kecewa karena Bryan melupakan janji nya untuk menjemput nya dan syasa pun menelfon pak hadi
πΈπΈπΈ
sesampainya syasa di rumah, ia pun di sambut mbok Titin,
mbok Titin: " selamat datang kembali nona syasa "
syasa: " Terima kasih mbok sambutan nya " melangkah masuk menuju ruangan keluarga "
syasa: " Bryan pernah kemari tidak mbok "
mbok titin: " semenjak pak Herman meninggal den Bryan tidak pernah kemari nona "
syasa: " ya sudah.. Terima kasih mbok, mbok tolong buatkan aku cappucino "
mbok titin: " Baik nona.. "
batin mbok titin: " sejak kapan nona syasa suka Cappucino " tak lama mbok titin sudah selesai membuatkan cappucino dan di berikan kepada syasa
syasa pun meminum nya, dan teringat dewa, karena minum cappucino adalah minuman favorit nya.
__ADS_1
syasa: " dewa.. semoga kamu menemukan kebahagiaan mu " meminum cappucino
syasa: " Bryan kenapa akhir akhir ini kamu mengabaikan pesan ku ,mana perhatian mu ya dulu kamu tunjukkan pada ku " membanting lembut ponsel nya di atas sofa.
tiba tiba syasa memanggil Rendi pengawal pribadi pak Herman.
syasa: " rendi ..!! rendi..!! " namun mbok titin yang datang
mbok titin: " maaf nona, rendi nya ada di depan dengan pak hadi , biar mbok panggilkan "
syasa: " iya mbok.. cepat ya mbok.. " mbok titin pun segera memanggil Rendi, tak lama mbok titin dan rendi pun menemui syasa
rendi : " iya non, nona syasa memanggil saya "
syasa: " iya.. mbok.. mbok titin kebelakang saja " mbok titin pun mengangguk
rendi : " baik nona.. ada lagi.. "
syasa: " aku beri kamu waktu satu minggu "
rendi: " siap nona.. "
syasa: " mulai besok ikuti dia, laporkan semua kegiatan nya pada ku "
rendi: " baik nona " menunduk hormat
__ADS_1
syasa: " kamu boleh pergi " Rendi pun pergi
batin syasa: " takdir macam apa ini, Bryan.. dewa.. , Bryan yang bersikap manis pada ku, dewa rela bertaruh nyawa demi melindungi ku, dewa kamu sekarang kamu dimana? dan Bryan kenapa kamu susah di hubungi?
syasa: " rumah ini serasa sepi semenjak opa tiada, oma ikut mama di surabaya, baik nya besok aku ke Surabaya sebelum aku kembali ke kantor "
tak terasa syasa pun tertidur di sofa ruang keluarga, mbok titin pun tidak berani untuk membangunkannya,
πΈπΈπΈπΈπΈ
jepang π―π΅
dewa: " hallo Rey.. bagaimana.. syasa sudah tiba di Indonesia dengan selamat "
Reyhan: " sudah tuan, dari bandara di jemput sopir nya dan langsung menuju rumah, "
dewa: " baik.. tugas mu selesai, aku hanya memastikan dia tiba di Indonesia dengan selamat, dan kamu segera menyusul ku ke Jepang "
reyan: " baik tuan " dewa pun mematikan ponsel nya
batin dewa: " tugas ku benar benar selesai, memastikan mu baik baik saja nona syasa, " menyunggingkan senyuman nya
dewa: "sekarang Bryan yang akan menjaga mu " tersenyum
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
__ADS_1
vote like komen
Terima kasihπππ€π€ππ