Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 75


__ADS_3

kediaman syasa


" sayang.. bangun.. ini sudah pagi, ayo subuh.. " ucap dewa membangunkan syasa dengan lembut dan mencium pipi nya


" em.. " jawab syasa dengan suara parau nya khas bangun tidur, lalu membuka matanya dan melihat dewa,


" aku masih ngantuk.. " ucap nya lirih


" subuh dulu nanti boleh tidur lagi em.. " jawab dewa lalu mengulurkan tangannya untuk membantu syasa bangun. syasa pun bergegas bangun dan langsung menuju kamar mandi dan bersiap untuk subuh sedangkan dewa sudah subuh terlebih dahulu.


setelah selesai subuh syasa pun kembali ke tempat tidur badan nya terasa remuk redam sehabis perjalanan berjam jam dari London. ia memilih untuk memejamkan matanya sejenak, sedangkan dewa mengecek ponsel nya sembari duduk di sofa kamar.


tak lama dewa pun meletakkan ponsel nya di meja lalu menyusul syasa di tempat tidur dan ikut berbaring di sebelah syasa dan ikut memejamkan matanya dan memeluk syasa dari belakang.


selang dua jam, mereka pun terbangun, syasa langsung melihat jam dari ponsel nya


" em.. jam 7 " gumam nya, lalu membalikkan badan nya dan melihat wajah dewa, diamati wajah laki laki yang ada di samping nya, laki laki yang tak pernah ia bayangkan memjadi suami nya, laki laki yang mempunyai banyak cinta untuknya


" suami ku " ucap nya lirih dan mengusap pipi dewa, dan mengecup bibir dewa sekilas


" dewa.. bangun.. " ucap Syasa lembut membangunkan dewa


" Em.. " sembari membuka matanya


" dewa hari ini temani aku, aku mau melihat villa di bukit pribadi ku " ucap syasa saat dewa membuka matanya


" ok.. aku juga penasaran villa mu seperti apa " jawab dewa lalu menarik tubuh syasa dan memeluknya


" ya sudah, aku akan buatkan sarapan untuk mu " ujar syasa


" tidak perlu, mbok Titin sudah membuatkan nya untuk kita, tadi malam sebelum tidur aku sudah berpesan pada mbok Titin untuk menyiapkan sarapan pagi kita " ucap dewa lalu dewa bangkit dari tidur nya


" mandi lah dulu, aku mau menghubungi Reyhan "


" aku mau mandi bersama mu " ucap syasa mengoda dewa


" hem.. jangan mengoda ku sayang.. " jawab dewa


" aku mau " bisik syasa lalu mencium leher dewa,

__ADS_1


" baiklah.. " ucap dewa


" dan mereka pun melakukan nya lagi di pagi hari, setelah mereka mandi bersama. tak lama mereka pun sudah rapi dengan pakaian santai dan menuju lantai bawah bersama


" pagi nona.. tuan, " sapa mbok Titin yang melihat syasa dan dewa menuju meja makan ,


" pagi mbok.. " Jawab syasa, "pagi mbok" jawab dewa menimpali


" sarapan Nona dan tuan dewa sudah siap, sesusai permintaan tuan " ucap mbok Titin


" mbok siapkan air minum di botol ya, selesai sarapan aku mau meninjau pembangunan villa di bukit, oh ya sekalian tolong buatkan aku cemilan, " ucap syasa ramah


" cemilan apa non " tanya mbok Titin


" em.. roti bakar, kasih keju nya yang banyak ya mbok " pinta syasa


" baik non " Jawab mbok Titin


" gak biasanya non syasa minta di buatkan cemilan " batin mbok Titin


mereka berdua pun menyelesaikan sarapan nya, setelah itu mereka pun berangkat menuju villa,tanpa sopir pribadi syasa dan dewa yang menyetir. dan tak lupa syasa membawa cemilan yang di buat oleh mbok Titin,


" dewa stop.. " perintah syasa


" ada apa sayang " jawab dewa sembari menginjak rem mobil


" aku mau rujak itu " menunjuk pedagang rujak yang ia lewati


" astaga.. !! ini masih pagi sayang.. " ucap dewa keheranan dan memundurkan mobil nya


" ini jam 9 dewa sayang, udah termasuk siang " kilah syasa lalu keluar mobil dan memesan rujak


" pak saya mau rujak nya berapaan pak " ucap syasa dengan mata berbinar


" terserah non saja mau berapa " ucap pedagang rujak


" buatkan 2 porsi saja pak, yang satu pedas, yang satu jangan, " ucap syasa dengan ketidak sabarannya dan sembari mengambil potongan buah mangga muda


" dewa apa kamu pernah makan rujak " ucap syasa saat dewa sudah berdiri di samping nya

__ADS_1


" tidak.., di London tidak ada rujak, adanya salad " jawab dewa santai dan melihat syasa makan potong mangga muda dengan lahap nya


" non.. mr bule ini suami nya ya non " tanya pedagang rujak penasaran dan memperhatikan dewa


" iya Pak, kami baru sebulan lebih 3 hari menikah " jawab syasa di iringi senyum


" oh.. selamat ya non.. atas pernikahannya " ucap pedagang rujak memberikan selamat


" iya pak Terima kasih " ucap syasa sembari mengambil potongan mangga lagi


" sudah non ini rujak nya " ucap sang pedagang rujak dan memberikan bungkus berisi rujak pada syasa


" berapa pak " ucap syasa


" dua puluh ribu non " jawab pedagang rujak


" dewa bayar.. " ucap syasa di iringi senyum lalu masuk kedalam mobil


" bule namanya dewa " tanya pedang rujak


" iya Pak, mama saya asli Indonesia " jawab dewa ramah Sembari membayar rujak nya.


" pantas saja bahasa nya fasih " ujar pedagang rujak


" Terima kasih ya pak " ucap dewa lalu menyusul syasa masuk kedalam mobil


" hem.. nikmat dewa, mau coba " ucap syasa yang sudah memakan Rujak nya


" boleh.. " jawab dewa dan syasa pun menyuapi dewa


" astaga.. sayang.. ini pedas em.. minum.. " ucap dewa yang kepedasan dan mencari minum di tas syasa, syasa hanya tertawa


" sudah.. ayo jalan " jawab syasa yang masih tertawa melihat dewa kepedasan. dewa pun melajukan mobil nya menuju villa


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote, like, komen


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2