Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 48


__ADS_3

acara pun tiba syasa dan dewa pun bersiap, syasa mengunakan dress batik semi formal, syasa sengaja mengunakan batik karena ciri khas Indonesia, sedangkan dewa masih sibuk mencari sesuatu hingga syasa pun heran dan menanyakan nya.


syasa: " dewa apa yang kamu cari, apa yang bisa aku bantu? " ucapan nya lembut


dewa: " aku mencari dasi ku, apa mungkin Rey melupakan nya "


syasa: " sebentar, di koper ku seperti nya ada dasi " syasa pun mengambilkan dasi di koper nya


syasa: " ini.. dasi batik, dari opa satya "


dewa: " sejak kapan kamu memakai dasi laki laki " mengambil dasi dari tangan syasa


syasa: " biasa opa satya , dia membelinya tapi saat di pakai, tante Nindy tidak menyukainya karena warna dan motif nya terlalu anak muda, lantas di berikan pada ku, sebenarnya ingin aku berikan pada Bryan tapi sudahlah untuk mu saja, lebih cocok kamu yang mengenakannya, toh serasi dengan batik yang aku kenakan ' sembari memasangkan dasi di leher dewa.


dewa: " selera om satya memang anak muda " tersenyum


syasa: " dan opa selalu ingin tampil muda haha "


dewa: " ready nona ? "


syasa: " ready tuan Sadewa " meraih lengan dewa dan menggandeng nya lalu keluar kamar bersamaan.

__ADS_1


sepanjang lorong kamar hotel, senyum syasa dan dewa terus mengembang, mereka berjalan menuju lift dan menekan tombol lift, saat lift terbuka ternyata di dalam lift ada Bryan, dewa syasa, serta Bryan pun terkejut, dewa melihat ke arah syasa yang sudah bersikap aneh dan menanyakan apakah masih ingin masuk ke lift atau tidak


dewa: " masih ingin masuk.. " syasa hanya menganguk lalu dewa dan syasa pun masuk tanpa mempedulikan Bryan, serasa di acuhkan Bryan pun mulai berbicara


Bryan: " apa kamu masih membenci ku " namun orang yang di ajak bicara pun diam tak bergeming


Bryan: " sya.. "


syasa: " aku tidak membencimu, aku membenci sikap mu dan jangan berbicara lagi dengan ku "


Bryan: " sya.. "


Bryan: " aku tidak berbicara dengan mu "


syasa: " cukup Bryan ! " teriak syasa


syasa: " jangan berdebat dengan ku, "


Bryan: " aku masih mencintai mu sya.. " seketika syasa mencengkram kerah kemeja Bryan,


syasa: " dengarkan aku baik baik tuan Bryan ahmad Akbar, aku tidak lagi ingin bicara dengan mu, aku membenci mu, dan simpan kata cinta mu itu untuk ku, aku sudah muak mendengar kata itu dari mulut mu " syasa pun mendorong tubuh Bryan ke dinding lift hingga Bryan pun terhuyung dan menatap nya dengan tajam

__ADS_1


syasa: " aku sudah mengatakan pada mu jangan menjadikan aku singa kedua setelah mama ku " syasa masih menatap tajam Bryan


dewa: " syasa sudah.. dan kamu Bryan, cukup jangan mengganggu syasa lagi, karena syasa sekarang milik ku, hanya milik ku, ingat itu " menatap tajam Bryan


ting.. suara pintu lift terbuka, dan mereka pun merapikan baju mereka masing-masing, syasa kembali menggandeng lengan Bryan, dan melangkah keluar sembari tersenyum.


dewa: " kamu mengerikan sya saat marah.. " sembari berjalan menuju ballroom hotel


syasa : " mama ku lebih mengerikan dari pada aku, apa lagi papa menyeramkan " tersenyum


Bryan hanya memandangi punggung keduanya, betapa mesranya syasa dan dewa,


batin Bryan: " takdir memang berkata lain wa.. syasa kini menjadi milik mu "


mereka bertiga sampai ballroom, disambut pegawai hotel, syasa dan dewa melangkah dengan pasti, dan mereka duduk di bangku paling depan di sana ada dicky dan Reyhan dan juga kolega syasa dan dewa


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote, like, komen


Terima kasih😘💕

__ADS_1


__ADS_2