
" dicky ..mana lagi yang harus aku tanda tangani, sebelum besok aku benar benar cuti selama 2 bulan, " ucap syasa sembari menandatangani berkas berkas nya
" untuk saat ini , itu saja nona dan besok anda sudah boleh cuti " jawab dicky sopan
" ok.. semua sudah saya tanda tangani, " ucap syasa dan menyerahkan berkasnya
" dan kamu boleh kembali ke ruangan mu "ucap syasa santai. dan tersenyum
" permisi nona " pamit dicky lalu keluar dari ruangan syasa
" semenjak menikah dengan tuan dewa, nona syasa sekarang banyak tersenyum " Ucap dicky dalam hati
setelah dicky keluar syasa pun menelfon dewa menanyakan urusan nya
" hallo sayang.. apa urusan mu di kantor imigrasi sudah selesai " ucap syasa di balik sambungan telepon nya
" sudah sayang.. ini sudah di perjalanan menuju kantor mu " jawab dewa lembut dibalik telfon
" em.. dewa..tolong belikan aku buah mangga tapi jangan terlalu Matang dan Kelapa muda sama bakso yang dekat kantor " ucap syasa manja
" astaga.. kamu tidak biasanya ngemil sebanyak itu sayang " ucap dewa keheranan
" pokoknya kamu datang harus sudah ada di depan ku titik " ucap syasa tidak mau diprotes dan langsung mematikan ponsel nya
" astaga.. " ucap dewa saat sambungan telepon nya dimatikan syasa secara sepihak
" pak hadi tolong nanti berhenti di toko buah dan warung bakso di dekat kantor ya pak "
" baik tuan.. " jawab hadi sopan
🔸
" ada perlu apa? " tanya syasa dingin pada Bryan saat Bryan masuk ke ruangan nya
__ADS_1
" aku hanya menyerah kan dokumen perpanjangan kontrak kerjasama perusahaan kita, " jawab Bryan dan memandang lekat syasa sembari duduk di kursi di depan meja syasa
" letakan saja di meja " ucap syasa dingin tanpa melihat Bryan dan ia sibuk di depan leptop nya
" ternyata cinta itu sudah tidak ada di matamu sya " ucap Bryan dalam hati
" sayang.. ." ucap dewa saat masuk ke ruangan syasa langkah nya terhenti sejenak saat melihat Bryan yang menoleh ke arah nya
" dewa.. " ucap nya saat suara dewa terdengar dan langsung berdiri dan menghampiri dewa dan memeluknya tanpa menghiraukan Bryan
" aku merindukan mu " ucap syasa manja
" mana kelapa muda ku , mangga ku dan bakso ku " ucap syasa saat melepas pelukan nya
" ini.. ayo duduk lah " ucap dewa dan menyuruh syasa duduk
" iya tapi aku tanda tangan dokumen terlebih dahulu " ucap syasa, lalu menuju mejanya dan menandatangani dokumen yang di berikan Bryan
" Bryan.. semua sudah aku tandatangani " ucap syasa sembari memberikan dokumen nya
" ahem... apa kabar Bryan " ucap dewa tiba tiba
" baik.., bagaimana kabar mu " tanya balik Bryan
" seperti yang kamu lihat, aku baik baik saja " ucap dewa lalu tersenyum
" aku harap kamu menjaganya dengan baik, karena dia sangat manja, " ucap Bryan pada dewa sembari melihat syasa begitu juga dewa
" kamu tidak perlu mengkhawatirkan itu, aku suami nya, sudah pasti aku akan menjaga nya ,jika urusan mu sudah selesai tolong tinggal kan kami " ucap dewa santai, lalu Bryan pun melangkah keluar
" dewa.. cobalah mangga nya, ini nikmat sekali " ucap syasa santai saat Bryan melangkah keluar
" astaga sayang, ini mangga masih sedikit asam dan kamu bilang, nikmat " ucap dewa saat sudah duduk di sebelah syasa
__ADS_1
" Kamu seperti orang hamil sayang.. " ucap dewa, seketika Bryan memberhentikan langkah nya saat ingin membuka pintu ruangan syasa
" apa hamil, apa aku hamil " ucap syasa di iringi tawa
" em.. eh...tunggu Hamil, ini tanggal berapa " ucap syasa terkejut
" tanggal 25 " ucap dewa
" apa.. itu artinya " ucap syasa sembari mengingat tanggal terakhir ia datang bulan
" dewa aku sudah telat 10 hari " ucap syasa
" benarkah? " ucap dewa tak percaya
" semoga aja saja aku hamil " ucap syasa lalu tersenyum dan mengusap perutnya. Bryan yang mendengarnya pun langsung keluar dan menutup pintu dengan sangat kuat
" astaga. Bryan.... !!! , kamu ingin merusak pintu ruangan ku hah.. ? " teriak syasa saat terkejut mendengar suara pintu di tutup sangat keras dewa pun hanya tertawa melihat sikap istrinya
" syasa.. apa aku egois jika aku masih mencintai mu, rasanya sakit saat mendengar kamu mengandung anak dewa " ucap Bryan dalam hati lalu melangkah keluar
" jika tidak ada hubungan kerja sama, aku malas bertemu dengan mu Bryan " ucap syasa sembari mengigit mangga nya dengan kuat, dan itu membuat dewa semakin tertawa melihat ekpresi istri nya yang menjadi sangat mengemaskan saat sedang marah
" ini.. " ucap syasa sembari menyuapi mangga ke dalam mulut dewa
"asam sayang.. " ucap dewa dan memejamkan matanya karena rasa asam.syasa pun hanya tertawa. lalu meminum air kelapa mudanya.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
novel berjudul " Kisah cinta anak Bram sanjaya " sudah up ya, satu episode Terima kasih
vote like komen
Terima kasih😘💕
__ADS_1
"