Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 28


__ADS_3

London


Nindy: " sya bangun.. udah siang.. Wisnu sudah menunggu mu di bawah "


syasa: " tante.. brisik.. " beranjak dari tidur nya,


Nindy: " jam 10 ada klien baru yang ingin bertemu dengan mu dan kuliah mu jam satu siang"


syasa: " ya Tuhan.. kenapa tante begitu hafal dengan jadwal ku "


Nindy: " Wisnu yang memberitahu ku "


syasa: "sekarang jam berapa tante "


Nindy: " jam 9 "


syasa: " astaga.. " syasa pun bergegas untuk mandi..


Nindy: " ya Tuhan anak itu.. " melangkah keluar dari kamar syasa dan turun kebawah.


Wisnu yang melihat, Nindy turun ke bawah pun menanyakan syasa, apakah syasa sudah bersiap atau belum


Wisnu: " nyonya apa nona syasa sudah bersiap.. "


Nindy: " tunggu lah sebentar, dia masih bersiap " sembari mempersiapkan bekal syasa


tak lama syasa pun turun tergesa-gesa, dan menghampiri Wisnu


syasa: " ayo Wisnu.. kita berangkat, .. " beranjak dari hadapan Wisnu


Nindy: " sya.. ini sarapan mu.. " menghampiri syasa


syasa: " Terima kasih tante.. , tante terbaik " mencium pipi Nindy


Wisnu: " mari nona.. " syasa pun melangkah keluar rumah lalu naik mobil bersama Wisnu,


syasa: " katakan pak Wisnu.. siapa klien baru kita, hingga memaksa hari ini juga harus bertemu dengan ku "


Wisnu: " tuan Sadewa nona, beliau pengusaha ternama di kota ini, ayah nya asli London dan ibu nya dari Indonesia, namun sudah sedari dulu tinggal di London, beliau penasaran dengan reputasi anda sebagai pengusaha termuda dan usia tuan Sadewa baru 27 tahun " tersenyum di balik kemudi dan sekilas melihat syasa dari kaca mobil


syasa: " aku tidak bertanya silsilah nya " ucap syasa dingin sembari mengenakan kaca mata hitam nya dan memandang ke luar jendela kaca mobil


tak lama, mobil yang di kendarai Wisnu sudah sampai di pelataran kantor syasa yang ada di London, Wisnu pun membuka pintu mobil untuk syasa.


Wisnu: " silahkan nona.. " syasa pun keluar dari mobil,dan melangkah menuju kantor, syasa melang dengan pasti hingga masuk ke lobby kantor, saat sampai di lobby sangat resepsionis pun memberhentikan nya. "


lisa: " nona tuan Sadewa sudah menunggu di ruangan anda "


syasa :"lisa aku tidak pernah memberi ijin orang luar menunggu di ruangan ku, paham..!! lain kali suruh menunggu di lobby " melepas kaca mata nya dan memberi tatapan tajam ke arah lisa


lisa: " pa..paham nona.. " jawabnya gugup


syasa: " ayo Wisnu " ucap nya dingin

__ADS_1


syasa dan Wisnu pun bergegas menuju lift tak lama syasa dan Wisnu pun sampai di ruangan nya bersama Wisnu


syasa: " selamat pagi tuan.. maaf membuat mu menunggu " berjalan menuju meja nya dan masih belum melihat wajah Sadewa


Sadewa pun berdiri dan memandang syasa begitu lekat dari bawah sampai atas , ia penasaran gadis dari Indonesia yang sukses di usia muda,


batin dewa: " ternyata anda lebih cantik dari yang aku bayangkan nona "


dewa: halo nona syasa.. senang bisa bertemu langsung dengan anda "tersenyum dan mengulurkan tangan nya, dan di sambut syasa, mereka berjabat tangan


syasa: " iya.. senang bertemu dengan anda tuan Sadewa "


dewa: " panggil saja saya dewa "


syasa: " ah.. baiklah.. silahkan duduk.. " tersenyum, dan duduk di kursi nya begitu juga dewa duduk di kursi depan meja syasa


batin dewa: " pesona mu berbeda, arrqqq sial.. "


dewa: " maaf nona.. maksud kedatangan saya kemari untuk menyerahkan kontrak kerja sama perusahaan ku dan perusahaan anda yang ada di sini, yang sebelumnya sudah saya bicarakan dengan tuan Wisnu, dan tinggal menunggu tanda tangan dari nona " menyerah map pada syasa


syasa: " ok.. saya akan membacanya terlebih dahulu " tersenyum dan membuka map nya dan membaca isi kontrak nya


batin dewa: " apa bisa aku makan siang dengan nya, " memperhatikan syasa


tak lama syasa pun selesai membaca surat kontrak nya.


syasa: " ok.. saya setuju dengan isi kontrak nya, " dan syasa pun Mendatatangani nya


dewa: " Terima kasih nona, " tersenyum


Wisnu: " baik nona, dan ini berkas yang harus anda tanda tangani " syasa pun Mendatatangani berkas yang di berikan Wisnu


syasa: " ada lagi.. jika sudah tidak ada lagi, kamu boleh kembali ke ruangan mu "


Wisnu: " tidak nona, kalau begitu saya kembali ke ruangan saya.. " syasa pun mengangguk


dewa: " nona, boleh saya bertanya? "


syasa: " ya.. silahkan tuan.. "


dewa: " siang ini apa anda ada waktu untuk makan siang bersama saya "


syasa: " em.. maaf tuan.. siang ini saya harus ke kampus, lain waktu saja" tersenyum


dewa: ", anda seorang dosen? "


syasa: " bukan, saya hanya mahasiswa.. " tersenyum


dewa: " oh.. kalau boleh tau anda kuliah di Universitas mana? "


syasa: " maaf tuan dewa apa itu penting bagi anda " menatap dingin dewa


dewa: " ah maaf.. jika saya lancang, " tersenyum

__ADS_1


syasa ;" em.. baik jika sudah tidak ada kepentingan anda boleh pergi karena saya pun akan langsung ke kampus dan saya tidak ada banyak waktu " berdiri dan sembari meraih tas nya dan melangkah keluar


dewa pun berdiri dan mengikuti langkah syasa, saat sudah berada di luar ruangan, syasa pun memanggil Wisnu,


syasa: " Wisnu.. ! Wisnu.. !


Wisnu: " iya nona.. "


syasa: " mana kunci mobil ku.. "


Wisnu: " maaf nona, mobil anda masih di bengkel, rem nya bermasalah.. "


syasa: " ah.. sial.. " memejamkan mata nya lalu memberikan isyarat kepada Wisnu agar kembali bekerja


dewa yang mendengar nya pun memberi tawaran agar menumpang di mobil nya.


dewa: " maaf nona, jika tidak keberatan anda boleh menumpang di mobil saya, biar saya yang mengantarkan anda " syasa pun melihat ke arah dewa dan berfikir sejenak, karena dia tidak punya banyak waktu


syasa: " baik lah. karena saya tidak punya banyak waktu saya Terima tawaran anda "


dewa: " mari.. " mempersilahkan syasa agar jalan terlebih dahulu,


mereka berdua pun, bergegas menuju parkiran dan langsung menaiki mobil.


di perjalanan mereka saling diam hingga suara dewa terdengar .


dewa: " nona, di Universitas mana saya harus mengantarkan anda " melihat syasa


syasa: " ah.. maaf.. em Universitas xxx bukan kah saya sudah mengatakan nya "


dewa : " baik lah.. "


tak lama mobil yang di kendarai dewa dan syasa pun sampai dikampus syasa,


dewa: " nona sudah sampai " melihat syasa yang masih memainkan ponsel nya dan tak menghiraukan suara nya


dewa: " nona..! nona..! " lalu diam melihat syasa yang tersenyum melihat ponsel nya


batin dewa: " senyuman mu begitu manis


dewa: " nona.. " memegang pundak syasa, dan syasa pun melihat tangan dewa yang memegang pundak nya lalu melihat dewa.


dewa: " maaf.. tapi kita sudah sampai sedari tadi.. " dewa pun tak sanggup melihat tatapan syasa ia memilih keluar dan membukakan pintu mobil untuk syasa.


syasa: " Terima kasih tuan dewa.. " sekilas tersenyum.


dewa: " sama sama nona.. em.. kalu boleh tau anda berkirim pesan dengan siapa "


syasa: " tunangan ku.. permisi.. dan Terima kasih "tersenyum lalu meninggal kan dewa di pelataran kampus nya


batin dewa: " tunangan.. ah.. sial.. " menggebrak cup mobil


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


vote like komen


Terima kasih


__ADS_2