Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 27


__ADS_3

bandara..


Bram: " hati hati.. salam sama opa satya dan tente nandi mu " memeluk syasa dan mencium kening nya,


syasa: " iya pa nanti syasa sampai kan kepada mereka "


Wina: " syasa.. jaga dirimu, jangan melirik bule bule disana, ingat kamu sudah bertunangan " memeluk syasa


syasa: " iya ma.. doakan syasa agar semua nya lancar "


Wina: " pasti sayang.. adik adik mu titip salam, mereka tidak bisa ikut mengantarkan mu sampai sini "


syasa: " iya ma syasa mengerti, mereka harus sekolah " tersenyum sembari meneteskan air mata


syasa: " mama dan papa apa langsung ke Surabaya "


Wina: " iya sayang.. kasian adik adik mu "


Bram: " kenapa kamu murung.. "


syasa: " Bryan pa.. syasa menunggu Bryan "


Bram: " apa dia tidak bisa mengantarkan mu sampai Bandara "


syasa: " tadi pagi pagi sekali dia ada urusan mendadak di kantor nya "


tiba tiba Bryan dari kejauhan berlari menghampiri syasa sembari berteriak


Bryan: " syasa...!! berlari ke arah syasa dan syasa pun berlari ke arah Bryan


syasa: " Bryan.. " berlari dan langsung memeluk Bryan hingga syasa terangkat dan berputar putar

__ADS_1


syasa: " aku akan selalu merindukan kamu.. " meneteskan air mata dan masih memeluk Bryan


Bryan: " aku juga akan selalu merindukan mu sya.. " melepas pelukan nya dan menatap syasa


Bryan: " kabari jika sudah sampai.. "


syasa: " ya pasti, aku akan diam diam selalu menghubungi mu " tersenyum


Bryan: " sudah jangan menangis " menguap air mata syasa


syasa: " kamu juga jangan menangis " mengusap air mata Bryan lalu syasa pun memeluk Bryan kembali.


syasa: " berjanji lah kamu akan menunggu ku "


Bryan: " ya aku berjanji sayang.. cinta ku hanya untuk mu " mengecup kening syasa


Bram dan Wina hanya menyaksikan mereka, dan tak lama pramugari jet pribadi syasa pun menghampiri syasa


syasa: " ya.. baik tunggu sebentar "


syasa: " Bryan.. aku mencintaimu " mencium pipi Bryan dan menangis,


Bryan: " aku juga mencintai mu "


berlahan syasa melangkah mundur, sembari Masih mengenggam jemari Bryan, hingga akhir nya jari mereka saling terlepas dan syasa pun langsung membalikkan badan dan menangis,


syasa: " aku mencintaimu Bryan.. aku mencintaimu.. "ucap nya lirih dan menangis tanpa suara sembari berjalan


Bryan hanya memandang punggung syasa dan meneteskan air mata


Bryan: " aku akan menunggu mu sya.. aku mencintaimu.. aku mencintaimu.. " membalikkan badan nya dan mengusap air matanya

__ADS_1


tiba tiba syasa berbalik badan dan berlari ke arah Bryan dan memanggil Bryan


syasa: " Bryan.... !! " Bryan pun membalikkan badan nya dan menyambut syasa dan memerluk nya


syasa: " aku mencintaimu.. " makin deras air mata syasa dan Bryan


Bryan: " aku mencintaimu sya.. " melepaskan pelukan nya lalu mengecup kening syasa begitu lama hingga syasa memejamkan matanya


Bram dan Wina dan semua orang yang ada di bandara pun ikut meneteskan air mata nya dan ada juga yang mengambil video syasa dan Bryan


Bryan: " pergi lah.. pesawat mu sudah menunggu "


syasa: " tunggu aku Bryan.. "


Bryan: " ya sayang.. pasti.. " syasa pun melangkah dan berlari menyusul pramugari yang sedari tadi menunggu nya "


Bryan: "semoga cita cita mu tercapai sya.. aku akan menunggu mu " Bram pun menghampiri Bryan


Bram: " bersabarlah.. satu tahun hanya sebentar.. " menepuk pundak Bryan


Bryan: " iya om.. " tersenyum


Wina: " kalau begitu, kami juga langsung terbang ke Surabaya, salam untuk papa mu "


Bryan: " iya tante, nanti saya sampai kan, tante dan om hati hati.. , " Bram dan Wina hanya tersenyum


Bryan pun kembali kekantor nya


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote like komen

__ADS_1


Terima kasih😘💕


__ADS_2