
siang pun tiba, syasa bersiap siap untuk berangkat meeting menemui klien di mall xxxx, dan hendak berpamitan dengan bram dan Wina, namun ia urungkan niatnya karena mendengar bram dan Wina sedang bermesraan.
syasa: " huh.. menyebalkan.. papa sama mama makin tua makin jadi, mencari kesempatan tidak ada adik adik di sini, dan aneh nya kenapa harus siang siang begini, huh... !" grutu syasa sembari menuruni tangga
syasa: ' opa.. oma..syasa berangkat " pamit syasa saat berada di ruang keluarga
Herman: " iya hati hati "
syasa: " opa, tolong katakan pada mama dan papa,jangan buat adik lagi untuk syasa, cocok nya mereka sudah punya cucu.. " melangkah keluar
Herman: " hahah.. " menggeleng kan Kepala nya
dita: " syasa..!!dasar anak itu.. " tersenyum
syasa pun berangkat dengan pak hadi sopir pribadi nya. di perjalanan ponsel nya pun berdering, dan ia pun mengangkat nya
syasa: " halo sayang.. ada apa.. "
Bryan: " kamu sudah berada di mall "
syasa: " masih di perjalanan menuju kesana "
Bryan: " sudah makan siang.. "
syasa: " belum.. nanti saja di mall "
Bryan: " ok.. aku tunggu di mall "
syasa: " urusan mu sudah selesai.. "
Bryan: " sudah.. "
syasa: " ok.. tunggu di sana " syasa dan Bryan pun mengakhiri panggilan telfon nya
selang satu jam syasa pun sampai di pelataran mall, ia pun bergegas masuk ke dalam, semua mata pun tertuju pada nya, siapa yang tidak mengenal seorang syasa pandita kusuma, gadis cantik, cerdas, ambisius, dingin dan banyak di takuti rekan bisnis nya, walau usia nya masih sangat muda, banyak yang penasaran laki laki mana yang bisa mendekati dan mendapatkan hati dan cinta nya,
dari kejauhan Bryan sudah menunggu nya, ia pun melihat sekeliling nya dan akhirnya ia menemukan sosok Bryan, orang yang ia cintai, syasa pun melangkah menghampiri Bryan, ia sudah tidak perduli banyak mata yang melihat ke arah nya , Bryan pun menyambut kedatangan syasa dengan memeluk nya, sontak semua mata orang yang melihat pun terbelalak, apa lagi saat Bryan mengecup kening syasa
__ADS_1
Bryan: " Hai sayang.. " masih memeluk syasa
syasa: " Hai.. ayo kita makan terlebih dahulu, masih cukup waktu sebelum klien ku datang " melepas pelukan Bryan dan tersenyum
Bryan: " baik lah.. ayo.. " merangkul pinggang syasa
Bryan dan syasa memasuki sebuah restauran Jepang yang ada di mall tersebut.mereka pun memesan makanan nya masing masing, selang satu jam mereka sudah selesai makan dan keluar dari restoran, dan menuju tempat meeting yang tidak jauh dari restauran tempat mereka makan.
syasa: " Bryan, sebenarnya aku tidak bisa berkonsentrasi jika meeting di keramaian seperti ini " masuk di sebuah restauran
Bryan: " maaf.. tapi kamu tidak pernah mengatakan nya pada ku jadi aku tidak mengetahui nya " duduk di kursi yang sudah Bryan pesan
syasa: " ok.. tidak masalah.. ini salah ku tidak memberi tahu mu " tersenyum
tak lama.. orang yang mereka tunggu pun sudah datang.
Reno: " selamat siang nona syasa.. maaf saya baru sampai, apa nona sudah lama menunggu " syasa pun berdiri dan bersalaman
syasa: " tidak tuan Reno, saya juga baru
Bryan: " saya akan, pesankan minum terlebih dahulu, " Bryan pun memasang minum, syasa pun hanya mengangguk
reno: " nona, kalau boleh tahu, siapa orang yang bersama nona " melihat Bryan yang berjalan
syasa: " kekasih saya "
Reno: " wow.. anda terlalu jujur nona "
syasa: " saya tidak suka berbohong tuan Reno " tersenyum
Reno: " ya.. " tersenyum.
syasa: " baik tuan Reno, bisa kita membahas proyek kita sekarang juga, saya tidak punya banyak waktu "
Reno: " tentu nona, saya tau anda sangat sibuk " mengeluarkan berkas berkas dari tas nya.
dan syasa serta Reno pun membahas masalah proyek mereka sedangkan Bryan, kembali bersama pelayanan yang mengikuti nya dari belakang membawa kan minuman, sang pelayanan pun meletakkan minuman nya di meja
__ADS_1
sedangkan Bryan hanya diam, dan memperhatikan syasa berbicara, dan sesekali tersenyum, selang 1 jam setengah, meeting syasa pun selesai.
Reno: " baik nona, Terima kasih atas waktu nya, senang bisa berkerja sama dengan perusahaan anda " menjabat tangan syasa
syasa: " sama sama tuan.. untuk berkas selanjutnya, tuan bisa antarkan ke kantor saya "
Reno: " baik.. kalau begitu saya permisi, " syasa pun hanya mengangguk dan Reno pun pergi
lalu syasa pun melihat Bryan yang setia duduk di sebelah nya.
syasa: " apa kamu bosan.. " menggenggam jemari Bryan
Bryan: " tidak.. untuk wanita ku tidak ada rasa bosan " tersenyum dan mengusap pipi syasa
Bryan: " sudah jam hampir jam 4, mau langsung pulang atau mau shoping "
syasa: " shoping bukan hobby ku sayang.. aku membeli sesuatu sesuai kebutuhan ku " tersenyum,
syasa: " tapi jika kamu menawarkan makanan aku tidak menolak nya haha " berdiri dan meraih tangan Bryan, Bryan pun hanya tersenyum
mereka pun keluar dari restauran, dan tak sengaja, berpas pasan dengan bram, Wina dan pak ridwan
syasa: " mama.. papa.. om.. kalian "
bram: " kamu sedang meeting atau kencan "
syasa: " dua dua nya haha.. "
bram: " ayo ikut kami "
mereka semua pun masuk ke dalam restauran,
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
Terima kasih😘💕
__ADS_1