Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 82


__ADS_3

dua minggu setelah acara resepsi pernikahan syasa dan dewa, semua keluarga pulang ke tempat masing-masing, reyhan pun sudah mengurus semua administrasi untuk menikahi Agnes di London, dan Reyhan juga di percaya mengelola perusahaan keluarga balder membantu Agnes, sedangkan dewa sudah memimpin perusahaan syasa, selama satu minggu ini. dan syasa kini menikmati menjadi istri dan calon ibu di rumah.


" sayang.. aku berangkat, aku harap kamu jangan terlalu kelelahan menjalani hobby baru mu " ucap dewa mengkhawatirkan syasa


" masak tidak membuat ku kelelahan dewa, aku suka menjalani nya, dan nanti siang aku menyusul mu ke kantor, membawakan mu makan siang "


" baiklah, jangan lupa harus di antar sopir dan Rendi agar menjaga mu em.. " ucap dewa


" kamu berlebihan dewa, seperti papa, memberi pengawal untuk mama kemana pun mama pergi " ujar syasa sembari memasangkan dasi dewa


" aku tidak mau kejadian waktu resepsi terulang sayang, " jelas dewa sembari melingkarkan kedua tangan nya di pinggang syasa


" Em.. pinggang kamu seperti nya membesar , dan perut mu membuncit " goda dewa.


" dewa..ini semua karena mu, ada anak mu di perut ku " ujar syasa. dewan pun hanya tertawa.


" dewa.. besok weekand aku mau menghabiskan waktu kita di villa. dan pulang kerja nanti kita langsung menuju kesana , mau? tanya syasa manja

__ADS_1


" baik lah.. " sekarang kita turun, dan sarapan " jelas dewa


" dewa aku mau kamar kita pindah di bawah, aku tidak mau naik turun tangga dengan keadaan hamil seperti ini, melelahkan " ucap syasa saat menuruni anak tangga dan di bantu dewa.


" ok.. biar nanti mbok Titin dan yang lain yang mengurus nya "ucap dewa . tak lama mereka samapai di meja makan, mereka,


" ini sandwich keju permintaan mu dan ini jus apel, em.. " ucap syasa sembari memberikan sandwich yang sudah ia sediakan di piring dewa saat dewa sudah duduk di kursinya


" Terima kasih sayang " ucap dewa, dan melihat syasa dan tersenyum


" sandwich punya mana? " tanya dewa lalu memakan sandwich nya


" em.. pasti ini yang memintanya, dan tidak mau menunggu papa nya " jawab dewa sembari mengusap perut syasa. syasa yang mendengar nya hanya tertawa.


" sayang apa kamu yakin ingin memutuskan kerja sama dengan perusahaan Bryan " ucap dewa memandang syasa


" yakin, aku tidak mau berurusan lagi dengan nya mau pun perusahaan nya, "

__ADS_1


" tapi perusahaan kita nanti akan kena pinalti sayang "


" tidak masalah, bayarkan saja semua sesuai perjanjian kontrak , bila perlu lebihkan, tapi jangan menggunakan uang perusahaan, pakai uang pribadi ku saja,uang pribadi ku masih cukup untuk membayar denda sesuai perjanjian kontrak bahkan masih berlebih " ucap syasa kesal


" aku benar-benar tidak mau berurusan lagi dengan nya " ucap syasa menerawang.


" baik lah.. nanti akan aku urus. " jawab dewa meyakinkan.


" Terima kasih sayang.. kamu memang suami dan pemimpin perusahaan terbaik " ucap syasa lalu mencium pipi dewa


" ok.. aku berangkat, kamu baik di rumah.. " ucap dewa sembari berdiri, begitu juga syasa yang langsung ikut berdiri dan ikut melangkah keluar mengantarkan dewa sampai depan teras rumah,


" nanti aku menyusul, hati hati di jalan, i love you " ucap syasa lalu memeluk dewa


" I love you too " jawab dewa laku mencium kening syasa, kemudian mengusap perut syasa. lalu dewa pun masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil nya menuju kantor.


🔹🔹🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


vote like komen


Terima kasih😘💕


__ADS_2