Cinta Untuk Syasa

Cinta Untuk Syasa
episode 14


__ADS_3

rumah pak Herman


sepulang nya dari kampus..pak Herman sekeluarga pun berkumpul di ruang keluarga, sedangkan Bryan membereskan barang barang syasa yang ada di mobil kemudian di bawa ke kamar syasa


Bram: " sya.. apa rencana mu setelah ini "


syasa: " ambil S2 pa di London, tapi syasa setahun ini ingin menyelesaikan proyek proyek yang syasa tangani saat ini,mungkin tahun depan


Wina: " di London ada opa satya dan tante mu Nindy jadi mama tidak khawatir " tersenyum


syasa: " iya ma.. " tersenyum


syasa: " adik adik mana? "


Bram: " kelelahan, semua ada di kamar "


Wina: " mas.. baik nya kita juga istirahat terlebih dahulu, mama dan papa baiknya juga istirahat " Wina pun naik ke atas bersama Bram sedangkan bu dita dan pak Herman pun masuk kekamar


tak lama syasa pun naik ke lantai atas, dan langsung ke kamar nya, ternyata di kamar syasa Bryan sedang sibuk membereskan barang barang syasa


syasa :" Bryan sudah selesai.. " tanya syasa santai tanpa melihat Bryan


Bryan: " sudah nona.. permisi " tersenyum


syasa: " baca pesan ku di ponsel mu " bisik syasa dan tersenyum


Bryan: " baik.. " tersenyum lalu keluar kamar dan membaca pesan dari syasa dan membalasnya


syasa


" ikut dengan ku ke suatu tempat, aku merindukan mu, bersiap siap lah sekarang "


Bryan


" baik nona sayang..aku juga merindukan mu "


syasa dan Bryan pun bersiap siapa untuk pergi ke suatu tempat dan sebelum nya syasa pamit kepada Bram dan Wina


tok.. tok.. suara pintu lamar Bram dan Wina


Bram: " masuk. " membaca surat kabar, sedangkan Wina mengerjakan sesuatu di leptop nya

__ADS_1


syasa: " ma.. pa.. syasa mau keluar ada urusan , "


Bram: " pergi sama siapa "masih membaca koran


syasa: " Bryan pa.. "


Wina: " hem.. jangan malam malam pulang nya "


syasa: " iya ma.. " syasa pun keluar dari kamar Bram dan langsung menghampiri Bryan yang sudah menunggu di mobil.


Bram: " mas yakin mereka akan berkencan " melihat syasa dari balik jendela


Wina: " biar kan mereka mas asal tidak berbuat macam macam , papa Herman sudah mengirim seseorang untuk mengawasi mereka dari jauh " memeluk Bram dari belakang


Bram: " ayo kita juga berkencan haha "


Wina: " dimana? "


Bram: " taman belakang haha "


Wina: " hahaha.. mas bisa saja.. "


sepanjang perjalanan tangan Bryan tak pernah melepas tangan syasa, dan saling melempar senyum, sesekali Bryan mengecup punggung tangan syasa.


syasa: " sebentar lagi sampai " tersenyum


syasa: " belok kiri.. lurus terus, " tak lama mereka pun sampai


syasa: " stop di depan " Bryan pun memberhentikan mobil nya


Bryan: " bukit..? "


syasa: " ya.. ini tempat favorit ku, dan bukit ini milik ku dan kamu orang pertama aku ajak kemari " tersenyum,


syasa: " ayo turun.. " syasa dan Bryan pun turun dan duduk di depan mobil


Bryan: " wow.. pemandangan nya indah sya.. apa lagi sore hari seperti ini "


syasa: " Bryan.. boleh aku mengatakan sesuatu, "


Bryan: " boleh.. " menatap syasa

__ADS_1


syasa: " aku mencintaimu.. " mengusap lembut wajah Bryan


syasa: " kamu cinta pertama ku, aku tahu kita baru saling mengenal, tapi entah kenapa ada rasa aman dan nyaman di dekat mu, aku merasa ada di dekat papa "


Bryan: " kenapa kamu mencintai ku, sebenarnya aku ini laki laki yang tidak layak untuk mu sya.. kamu gadis yang sempurna, walau usia mu masih sangat muda tapi mencapaian mu luar biasa. , aku tidak ada apa apa nya " meraih jemari syasa


syasa: " aku hanya membutuhkan cinta mu, cinta untuk syasa, " memeluk Bryan


syasa: " dan ada satu hal yang ingin aku sampaikan "


Bryan: " apa.. ? "


syasa: " tahun ini jadwal ku sangat padat, dan kamu tau itu, mungkin kita akan jarang berduan seperti ini, "


Bryan: " kita tetap akan selalu berdua, karena aku asisten mu, dengan memandang mu saja aku sudah bahagia "


syasa: " iya kamu benar, tapi saat di keramaian aku tidak berani memandang mu, dan satu lagi setelah satu tahun proyek ini selesai, aku akan pergi ke London "


Bryan: " London.. ? "


syasa: " yah.. aku akan kuliah S2 di sana selama satu tahun, aku harap kamu menunggu ku "


Bryan: " yah.. aku akan menunggu mu kembali, jika perlu aku akan menyusul mu " memeluk syasa


syasa: " kamu menyusul ku mengunakan apa "


Bryan: " aku akan meminjam jet pribadi milik opa hahah "


syasa: " hahaha.. " menepuk dada Bryan


Bryan: " apa kamu tidak ingin mengetahui masa lalu ku "


syasa: " untuk apa.. tidak perlu, yang terpenting masa depan mu bersama ku " mencium pipi Bryan dan tersenyum


Bryan: " aku mencintaimu.. " mengecup bibir syasa dan tersenyum


dan mereka pun saling berpelukan, dan melihat pemandangan di atas bukit,


syasa: " senin nanti kita akan sangat sibuk di kantor "


" aku akan membantu mu sayang " jawab bryan

__ADS_1


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote, like, komen 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2