Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
MENCARI MITA


__ADS_3

Dua bulan berlalu , rasanya aku ingin sekali hidup seperti orang-orang di luar sana .


mereka punya pekerjaan , meski gaji pas-pasan tapi bisa menikmati hasil kerja sendiri .


sudah tidak sepantasnya lagi aku hidup bersama anak dan orang tua ku bergantung pada keluarganya Doni.


pagi itu aku memberanikan diri untuk berbicara kepada ibu dan ayah...


Ayah ...ibu...selama ini kita sudah terlalu banyak menyusahkan pak Dedi , bagai mana untuk kedepannya kita memulai lagi kehidupan kita seperti dulu , saat ini aku sudah merasa baikan dan sudah bisa bekerja .


bagai mana pendapat ayah dan ibu jika dalam beberapa hari lagi kita akan pindah dari rumah pak Dedi .


apa kamu sudah benar-benar merasa sembuh Rania...ayah tidak mau melihat mu sakit lagi , untuk pindah rumah ...nanti ayah bicarakan dulu dengan pak Dedi saat ini ayah yang menjaga sawah mereka , kita sudah banyak berhutang Budi dengan keluarga ini.


Ayah mu benar Rania ...sebaiknya kita bicarakan dulu dengan pak Dedi ya ....


ibu sangat menghargai keputusan mu , tapi semua tergantung pada ayah mu.


mudah- mudahan pak Dedi bisa menerima keputusan ku ...aku ingin sekali kita hidup tanpa ketergantungan dengan orang lain .


meski tidak semua ingatan ku bisa ku ingat kembali , namun untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidup kita , aku yakin masih bisa Bu...


ibu...sangat yakin dengan mu Rania...


bolehkah ibu tahu ,,,,apa alasan mu untuk pindah dari rumah ini .


aku hanya ingin kita memulai hidup yang baru bersama keluarga kecil kita Bu , rasanya lebih nyaman jika kita tinggal di rumah sendiri .


meskipun rumah itu kecil atau pun kurang bagus , tapi kita merasa tenang berada di rumah sendiri .


baiklah Rania ,,, ayah akan mencari waktu untuk berbicara dengan pak Dedi


syukurlah ayah setuju dengan keputusan ku ,


aku berharap pak Dedi juga setuju.


Rania...bagai mana dengan Mita ?... apa dia masih ingin tetap tinggal di sini , ibu mengkhawatirkan Mita.


Masalah Mita , biar aku yang urus Bu...


kalau Mita mau tetap tinggal di sini itu terserah Mita saja.


tapi tidak enak Rania...kalau kita pindah mana mau Mita tinggal di rumah ini.


hmmm , jadi maksud ibu ...Mita ikut pindah bersama kita .

__ADS_1


aku rasa Mita tidak mau tinggal bersama kita , kita tidak punya rumah yang bagus .


lagi pula Mita tidak terbiasa hidup susah Bu....


Setidaknya kita tanya dulu ke mita nya , kan tidak enak jika kita meninggalkan rumah ini tanpa sepengetahuan Mita ...


ia Bu...nanti aku bicarakan ke Mita nya ....


setelah selesai berbincang dengan ibu dan ayah , aku mencari Mita " di mana Mita sejak tadi pagi aku tidak melihatnya .


Rania...kamu mau ke mana , ada seseorang yang bertanya dengan ku ' oh ternyata Doni...


Aku mencari Mita , sejak tadi aku belum melihatnya


apa kamu tahu ke mana Mita ?...


Tidak...aku juga tidak melihatnya hari ini , kalau kamu mau mencari Mita ' aku bisa menemani mu ...


aku rasa kita tidak perlu mencarinya , tunggu saja Mita juga pasti pulang ke rumah ini "aku tidak mau menyusahkan Doni .


Beberapa jam aku menunggu Mita , namun Mita tak kunjung pulang .


ke mana dia , tidak biasanya Mita seperti ini ' aku jadi khawatir .


Aku ingin mencari Mita , tapi...Doni masih duduk di depan rumah " kalau aku lewat dari pintu depan , sudah pasti Doni memaksa untuk ikut mencari Mita.


Rania...sepertinya kamu sangat gelisah , ada apa ?... ibu bertanya dia takut terjadi sesuatu dengan ku.


Itu Bu..., aku mau mencari Mita ...dari tadi aku tidak melihatnya .


lalu mengapa harus lewat dari pintu belakang , mengapa kamu tidak minta Doni yang mengantar mu untuk mencari Mita .


Aku tidak mau menyusahkan Doni , lagi pula kelihatannya Doni lagi sibuk " banyak pekerjaan Bu...


aku tidak mungkin memberi tahu ibu , kalau aku memang tidak mau di antar oleh Doni ' namun aku tidak mau memperpanjang pertanyaan ibu , jadi lebih baik aku mencari alasan yang tepat .


Kalau begitu mengapa kamu lewat dari tempat kotor ini , sudah sana lewat dari pintu depan saja !


ibu menarik tangan ku .


Karena terlalu lama mencari cara untuk bisa keluar , hujan pun turun dengan derasnya .


kasihan Mita , dia tidak bisa pulang karena hujan .


Aku duduk sendiri menghadap ke jendela sambil memperhatikan air hujan yang turun dari atap rumahnya Doni itu .

__ADS_1


hmmm ...hmmm..sepertinya ada seseorang yang berdiri di belakang ku , Aku melihat ke belakang


Doni....! mengapa kamu berdiri di belakang ku ?


Aku cuma heran , mengapa kamu berdiri di depan jendela dan berbicara sendiri .


Doni memperhatikan raut muka ku ,sepertinya ada yang aneh atau Doni menganggap penyakit jiwa ku kambuh lagi .


Aku hanya khawatir dengan Mita Don...mengapa dia belum pulang .


ya ampun Rania...Mita itu bukan anak kecil seperti Arza , mungkin dia ada urusan di luar sana " nanti dia juga pulang sendiri .


Tapi Doni...Mita sama sekali tidak memberitahu siapa pun di rumah ini , dia hari ini mau ke mana tidak ada yang tahu .


tap ...tap...tap bunyi seseorang berjalan ke arak ku dan Doni , Mita...kamu sudah pulang...?


Mit...Rania mengkhawatir kan mu , sejak tadi dia menunggu mu di sini .


Doni memulai pembicaraannya dengan Mita .


Tapi anehnya Mita hanya tersenyum sinis ke arah Doni , ada apa dengan mereka .


apa aku yang membuat mereka seperti ini.


Aku mengikuti Mita dari belakang dan meninggalkan Doni sendirian , aku tidak mau Mita salah paham dengan .


mit...tunggu , mengapa kamu diam saja saat aku berbicara dengan mu ?


Mita menoleh ke arah ku dan meletakkan telapak tangannya ke dahi ku , Rania kamu sakit....


mit ...jangan mengalihkan pembicaraan , aku jadi enak hati jika kamu bersikap seperti ini.


Rania ....menurut mu sikap ku seperti Apa? ...


tidak Ada yang aneh dengan ku kan ...?


aku baru pulang dari rumah saudara ku , ada yang mau ku urus tentang harta warisan almarhum bang Arda ayahnya arza , kebetulan saudara ku bisa membantu untuk mengurus semuanya .


kamu tahu sendiri Rania...aku sama sekali tidak mengerti cara mengurus hal-hal seperti itu .


oh...begitu , maaf mit...aku cuma khawatir karena sejak tadi pagi aku tidak melihat mu , takutnya aku dan orang tua ku , kurang memperhatikan mu di rumah ini .


Rania...aku sangat berterima kasih kepada orang tua mu dan juga doni , mereka mau menerima ku tinggal di rumah ini .


mit...besok ada yang mau aku sampaikan dengan mu , tapi sebaiknya kamu istirahatlah karena ini juga tidak terlalu penting .

__ADS_1


Mita mengangguk setuju .👍


__ADS_2