Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
KECURIGAAN RANIA TERHADAP BIMO


__ADS_3

sesampainya di tempat pesta , aku sangat-sangat terpukau dengan pemandangan indahnya pesta pernikahan kami yang di siapkan oleh Bimo .


tapi...


semua ini terlihat seperti mimpi , apa benar ini semua sudah di rencanakan Bimo .


bukankah pesta sebesar ini biayanya sangat mahal dan dari mana Bimo mendapatkan semua ini .


" hmmmm...


aku memberikan tanda syarat untuk berbicara dengan Bimo , namun dengan suasana yang begitu gemuruh dengan kegembiraan sehingga Bimo tidak menghiraukan ku .


" bim ...?


aku perlu bicara sebentar , ada yang ingin aku tanyakan .


Bimo hanya tersenyum melihat ku .


" nanti saja setelah selesai pesta ,,,


Bimo menjawab dengan singkat , aku merasa kesal karena tidak di perduli kan .


sementara arza dan juga keluarga ku terlihat begitu menikmati pesta , entah mengapa aku sama sekali tidak menikmati acara yang begitu megah dan meriah itu .


sama sekali tidak ada tanda kecurigaan pada mereka , mereka begitu polos pikir ku dalam hati .


" Bim...


bisa kah kamu sedikit jujur hari ini dan tidak berbohong pada ku .


aku kembali bertanya dengan pertanyaan sedikit tegas menurut ku .


" jujur...?


maksud mu , Rania kamu jangan terlihat kaku seperti itu ...


ini acara kita ....,


lihatlah semua para tamu undangan dan juga keluarga besar kita begitu sangat bahagia menikmati pesta .


Bimo begitu menghina ku , aku di anggap kaku olehnya .


apakah pertanyaan ku tidak berarti , bukankah seharusnya dia bertanya kembali mengapa aku bertanya seperti itu .


" ini bukan masalah kaku , ini masalah pesta hari ini ...


dari mana kamu mendapatkan semua ini ...


aku sedikit emosi , namun aku berusaha untuk tetap terlihat sedikit santai ...

__ADS_1


jangan sampai amarah ku terlihat di depan banyak orang .


" ahaha haha...


ini semua hasil kerja keras ku Rania , ini rejeki yang di titipkan Allah SWT sebagai kado pernikahan kita .


kalau kamu bertanya seperti itu ...


jawabannya , ini semua terjadi atas kehendak Allah SWT " dia yang mengatur segalanya .


lagi-lagi aku terdiam memang benar jawaban Bimo , namun aku sebagai istrinya berhak tau segalanya tentang suami ku .


" aku sudah mengerti ....


sambil memindahkan pandangan ku , aku berpikir bukankah semua ini di dapatkan dari hasil kerja keras yang biasa saja , pasti ada hal lain yang di sembunyikan Bimo .


aku sangat bodoh , tidak menyelidikinya dari awal


terlalu percaya dengan keadaan .


" Rania...


ibu dan ayah sangat lelah sekali , sebentar lagi acara akan selesai ...


ibu dan ayah pamit dulu untuk pulang ya nak , jaga diri mu baik-baik .


Ibu mendekati ku untuk berpamitan , aku memeluk ibu dan ayah dengan erat hanya mereka yang selalu melindungi dan menjaga ku selama ini .


aku juga pulang jika acara telah selesai nanti , tapi aku ingin arza tetap di sini bersama ku .


" baik nak ...


ibu dan ayah pamit dulu ...


setelah berpamitan ibu dan ayahku meninggal kan tempat pesta pernikahan kami .


dan para tamu satu persatu telah pulang ke rumah masing-masing .


" Bu...


arza ingin bermain di luar ...


tiba-tiba arza meminta izin untuk bermain di luar , ini kesempatan ku untuk berbicara dengan Bimo .


" boleh nak ...


tapi jangan terlalu jauh ,,,,


bahaya di luar banyak orang ...

__ADS_1


aku menasehati arza takut bermain terlalu jauh .


arza berlari menuju kelaut aku segera mempersiapkan diri dengan berbagai pertanyaan terhadap Bimo .


semoga kali ini Bimo tidak bisa mengelak dengan pertanyaan ku .


" Bim...


sebenarnya usaha apa yang kamu jalankan selama ini ...


aku kembali bertanya dengan rasa penasaran ku .


" usaha ,,,,


kamu kan lihat sendiri Rania , aku hanya usaha biasa yang sering kamu lihat setiap hari ...


yang terpenting saat ini aku bisa membahagiakan kamu dan juga arza .


Bimo terus saja mengelak dengan seribu alasan .


" aku tidak menipu orang atau mengambil hak orang lain , ini semua halal Rania...


aku semakin bingung dibuatnya .


" acara ini terlalu megah , sudah pasti menggunakan banyak uang ...


ini bukan ratusan atau jutaan Bim...


meski pun aku tidak mengenal mana barang mahal dan mana barang murahan , tapi bisa merasakan acara ini tergolong acara yang cukup mahal .


" terus ...


jika memang acara ini menggunakan banyak uang , masalahnya apa rania...


aku di buat semakin penasaran , Bimo pandai beralasan .


" dari mana kamu mendapatkan uang sebanyak ini ...


" hmmmm


Bimo menarik nafas panjang .


" ini atas usaha dan kerja keras ku Rania , aku menabung sejak lama untuk mendapatkan semua ini .


" kamu mendapatkan semua ini bukanlah suatu yang mudah bukan ...


aku tidak tahu harus bicara apa lagi .


" kamu benar Rania ...

__ADS_1


jadi sekarang kamu percaya kan , kalau semua ini aku dapatkan dengan cara halal ...


aku hanya bisa mengangguk tidak ingin pertengkaran berlanjut , lebih baik mengalah karena kecurigaan ku tanpa alasan yang jelas .


__ADS_2