Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
BIMO DAN DONI BERTENGKAR


__ADS_3

Semakin lama rasa sakit di kepala ku semakin menjadi-jadi , rasanya sudah tidak kuat untuk berdiri .


Rania...ada apa....? Bimo mulai panik melihat ku menahan rasa sakit .


Rania ...aku akan mengantar mu pulang .


Aku menganggukkan kepala , karena tidak ada pilihan lain " aku sudah tidak kuat menahan rasa sakit .


Sore itu aku diboncengi Bimo menggunakan sepeda motor antiknya dan aku sudah tidak sabar untuk sampai di rumah .


syukurlah setelah beberapa menit menahan rasa sakit akhirnya aku sampai di rumah dengan selamat , meski rasa sakit di kepala ku belum juga berkurang .


Ibu melihat ku dari kejauhan ia berlari mendekati ku , sepertinya ibu sudah mengetahui keadaan ku .


Rania ...kamu baik-baik saja nak ...ibu mulai cemas melihat ku .


dengan perlahan ibu membawa ku masuk ke rumah , sedangkan Bimo masih berdiri di depan rumah pak Dedi itu .


aku takut jika keberadaan Bimo membuat Doni marah , karena Doni tidak suka melihat ku begitu dekat dengan bimo.


Tapi ibu ...sama sekali tidak menghiraukan Bimo , ada apa dengan ibu .


apa ibu juga membenci Bimo , aku rasa ibu punya alasan tersendiri mengapa dia bersikap seperti itu .


buuuukkkkk...sepertinya aku menabrak seseorang


ya tuhan...Doni mengapa kamu menghalangi jalan ku...


Rania... lain kali kalau lagi jalan mata itu lihat ke depan bukan ke belakang , dari tadi aku berdiri di sini .


oh...maaf Doni aku tidak sengaja "karena malu aku meninggalkan Doni begitu saja dan masuk ke kamar bersama ibu .


tak lama kemudian , aku mendengar suara orang bertengkar di depan rumah .


Tapi siapa....? aku berjalan ke luar sambil menahan rasa sakit di kepala ku .


Doni ...Bimo...ada apa...? mengapa kalian bertengkar , aku mendekati mereka berdua.


Rania...aku tidak suka kalau kamu di antar pulang sama laki- laki ini (sambil menunjuk ke arah bimo ).


Aduh bagai mana ini Doni benar-benar marah , aku heran mengapa Bimo masih berdiri di sini .


aku pikir Bimo sudah pulang setelah mengantar ku,


aku tidak bermaksud membuat mereka bertengkar hanya saja saat itu aku tidak bisa pulang sendirian.

__ADS_1


Doni...apa masalahnya jika aku di antar Bimo pulang ke rumah , Bimo ini teman ku Don...


aku berteman dengan Bimo sudah lama sebelum aku bertemu dengan mu.


bagai manapun juga dulu Bimo juga sering membantu ku , aku tidak mau Doni terus-terusan memarahi Bimo.


Selama ini aku hanya diam jika kamu masih sering bertemu dengannya .


tapi kamu harus tau Rania ...batas berteman itu seperti apa !


kamu tidak bisa menghargai ku sedikit saja , sudah ku katakan jika kamu perlu sesuatu kamu bisa meminta bantuan ku.


Doni...sampai kapan aku terus menyusahkan mu , kamu punya urusan mu sendiri dan aku punya urusan ku sendiri .


jadi kita punya kesibukan masing-masing , apa mungkin setiap aku membutuhkan bantuan mu , kamu bisa meninggalkan urusan mu yang lebih penting itu .


Doni ....saat ini kita tidak punya hubungan apa-apa , jadi aku mohon jangan halangi aku untuk berteman dengan siapapun .


Kita memang tidak pernah mempunyai hubungan , tapi orang tua kita mempunyai hubungan lebih dari saudara , aku hanya tidak mau jika ayah ku tahu kejadian ini "ayah ku pasti sangat marah dan kamu tahu apa akibatnya , ayah ku dan ayah mu bermusuhan .


Sepertinya Doni mulai mengancam ku , memang benar ayahnya Doni sangat dekat dengan ayah ku.


selama ini aku banyak berhutang Budi dengan keluarganya Doni .


tapi masalah perasaan , aku bisa memaksa diri ku untuk menyukai Doni .


jika di hitung nilainya mungkin aku tidak sanggup membayarnya .


aku menyadari segala kekurangan keluarga ku , aku sangat berterima kasih karena selama ini ayah mu sudah mau menerima kami untuk tinggal di rumah ini .


jika aku bersama keluarga ku masih terus tetap tinggal di sini , maka semakin lama beban keluarga mu semakin bertambah .


jadi lebih baik aku dan keluarga ku pergi meninggalkan rumah ini , tapi aku minta.... beri aku sedikit waktu untuk mencari tempat tinggal yang baru.


Apa maksud mu Rania...kamu ingin keluar dari rumah ayah ku ini , kamu tidak bisa menghargai ayah ku yang sudah menganggap mu seperti anak sendiri .


tega sekali kamu Rania , menyakiti perasaan ayah ku .,


aku tahu kamu tidak suka dengan ku tapi tolong jangan sakiti perasaan ayah ku yang membutuhkan kehadiran mu di rumah ini .


Jadi aku harus bagai mana lagi ...kamu sudah ku anggap seperti adik ku .


Doni...kamu berhak mendapatkan wanita yang lebih sempurna dari ku , aku tidak mau kamu menyesal .


Kamu benar Rania...aku berhak mendapatkan wanita yang lebih sempurna dari mu dan aku pasti bisa mendapatkannya .

__ADS_1


namun kamu harus mengerti , tidak ada yang lebih sempurna di dunia ini kecuali kebahagian orang tua ku .


Aku sangat menyayangi ayah ku , jadi apapun ke inginkannya aku pasti menerimanya .


Maaf jika aku ikut campur masalah kalian berdua .


Bimo mulai angkat bicara setelah sekian lama melihat aku dan Doni bertengkar.


Rania...jika memang keputusan orang tua mu dan juga orang tua Doni sudah tidak bisa di halangi


lagi.


lebih baik kamu ikuti saja keinginan mereka , tidak baik membantah orang tua.


aku sudah ikhlas dengan takdir ku , dari dulu aku menunggu mu Rania ...


tapi Tuhan telah menentukan takdir mu bukan bersama ku .


aku berusaha untuk menerimanya , percayalah semua yang telah menjadi takdirnya maka yang terbaik untuknya.


aku akan mengalah demi kebahagian mu , maaf jika dulu aku pernah menyakiti mu .


Bimo meninggalkan aku dan Doni , entah mengapa hati ini terasa sakit mendengar ucapan bimo tadi .


tak terasa air mata ku menetes dan sakit di kepala ku semakin bertambah .


Bimo ...aku tahu kamu sangat kecewa dan yang harus kamu tahu aku juga tidak menginginkan perjodohan ini .


tapi Tuhan telah menentukan jalannya sendiri , aku tidak bisa mengelak nya .


apa mungkin aku bisa mencintai Doni yang selama ini telah menjadi bagian dari keluarga ku sekaligus sebagai adik ku .


Rania...apa kamu mencintai Bimo...? jawab Rania jangan membuat aku bingung .


Doni menatap wajah ku yang bercucuran air mata , aku menangis bukan karena aku mencintai Doni ' tapi mengapa aku harus menerima jalan hidup yang begitu rumit seperti ini .


Rania...jika kamu sangat mencintai Doni , aku akan meminta ayah ku untuk membatalkan perjodohan ini .


Aku tidak mau memaksa mu untuk bisa menerima ku Rania.


Sudahlah ...aku tidak mau menambah masalah baru lagi , biarkan semua ini berjalan dengan sendirinya .


aku meninggal kan Doni dan kembali ke kamar ku , hati ini begitu sakit rasanya .


mengapa dulu aku mengenal Bimo dan akhirnya harus terpisah dengan cara yang menyakitkan seperti ini .

__ADS_1


Meski Bimo sahabat ku tapi aku tidak mau menyakiti perasaannya .


__ADS_2