
Setelah selesai makan malam bersama , aku beristirahat melepaskan lelah letih ku.
namun mata ini sulit untuk terpejam , kata- kata ayah malam itu selalu terdengar di telinga ku.
aku berpikir jawaban apa yang akan aku berikan nanti di hadapan ayah dan keluarga doni.
di satu sisi aku sangat kasihan terhadap Mita , Mita benar-benar mencintai Doni .
Waktu pun berlalu ,,,
Rania...Rania...bangun ran...
sepertinya ada yang memanggil ku , ternyata ibu yang memanggil ku ...
Rania ini sudah tujuh pagi ,,,mengapa kamu belum bangun...?
oh ia...maaf Bu ...aku ketiduran ,,,
aku tergesa-gesa menyiapkan diri untuk berangkat ke tempat kerja ku .
kali ini aku terlambat sudah pasti aku akan di marahi bos ku .
Saat aku menginjakkan kaki ke toko tempat ku berkerja ,,,suasana begitu sepi ....
kemana mereka ,,,
Aku berjalan perlahan menuju meja kerja ku ...
Rania,,,,sudah jam berapa sekarang mengapa kamu terlambat .
tiba-tiba ada seseorang yang bertanya dengan ku
tak lain dia adalah bos ku .
maaf pak ...saya terlambat hari ini , saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi .
Rania...jika kamu berniat bekerja di sini , tolong jangan buat kesalahan seperti ini lagi .
baik pak saja berjanji , sekali lagi maaf kan saya pak...
benar-benar nasib tidak beruntung , bisa-bisanya aku ketiduran .
Gara-gara memikirkan Doni aku jadi terlambat.
permisi...mau bayar...(ada seseorang yang mau membayar belanjaannya )
Aku berdiri dan melihat seseorang itu , sepertinya aku pernah melihatnya .
hai...kamu Rania kan...apa kabar....
dengan ramah laki-laki itu tersenyum sambil mengulurkan tangannya .
aku gugup dan terdiam sambil menyambut uluran tangannya itu
hai ...kabar baik , maaf anda siapa?
ha.ha.ha Rania...Rania...kamu ini bagai mana , sudah lupa siapa aku ...
jangan bercanda seperti itu...
Aku menggelengkan kepala , kamu siapa ...
aku benar-benar lupa .
__ADS_1
Rania...Aku Bimo...sahabat mu , masih ingat kan
sudah lama kita tidak bertemu .
oh ia sekarang kamu tinggal di mana , aku mencari alamat rumah mu tapi ketemu .
Bimo ,,, aku berusaha mengingatnya , aduh...sakit sekali kepala ku , sudahlah sebaiknya aku ia kan
saja dulu sampai aku bisa mengingatnya kembali.
Maaf Bimo aku lagi sibuk banyak pekerjaan , , ,
Oh tidak-tidak apa Rania ,,, selesaikan dulu pekerjaan mu ,kalau begitu aku permisi .
Sebaiknya nanti akan aku tanyakan ke Mita siapa Bimo itu sebenarnya .
setelah selesai semua pekerjaan ku , aku pulang ke rumah .
Karena cuaca begitu panas , aku tidak bisa berjalan dengan cepat .
aku selalu berteduh di setiap ada pepohonan yang rindang , Namun di perjalanan aku bertemu Doni .
Rania...ayo ikut dengan ku , kebetulan aku juga mau pulang ke rumah , Rania ...mengapa kamu diam saja ...
belum sempat aku menjawab pertanyaan Doni , ada seseorang memanggil ku ...
Rania...tunggu ,,,
(melihat kebelakang )oh kamu mit...aku kira siapa ?...
seketika itu pembicaraan ku dan Doni terputus karena kedatangan Mita .
Ran...aku baru saja bertemu Bimo , bukankah kamu juga sudah bertemu dengannya .
Mita sengaja menyebut nama Bimo di depan Doni .
Bimo, ...siapa Bimo ,,,Doni yang tadi diam tiba-tiba bertanya .
Ia Bimo , sahabat Rania ,,, Mita mengedipkan matanya ke arah ku .
Mit...sepertinya ada yang perlu aku bicarakan dengan mu , tapi nanti saja setelah kita sampai di rumah .
Akhirnya kami bertiga pulang bersama hari itu .
setelah sampai di rumah , aku menarik tangan Mita
mit...tolong ceritakan siapa Bimo , apakah Bimo memang sahabat ku dulu .
aku sama sekali tidak bisa mengingatnya dengan jelas , tolong bantu aku mit...apa aku pernah dekat dengan orang yang namanya Bimo .
Rania...apa kamu tidak bisa mengingat sedikit pun tentang Bimo , dulu kamu sering menyebut namanya saat kamu mengalami gangguan jiwa .
Bimo,,, itu orang yang sangat dekat dengan mu , bahkan Arza menganggap Bimo seperti ayahnya sendiri .
Bimo sangat banyak membantu mu di setiap kesusahan mu .
tapi ...di saat kamu mengalami gangguan jiwa , tiba-tiba Bimo pergi ke luar kota dan aku sendiri tidak mengetahui hal itu .
Aku mengerti sekarang mit ...ternyata aku dan Bimo hanya teman biasa , terima kasih kamu sudah menjelaskannya kepada ku .
aku hanya takut aku dan bimo dulu pernah menjalin hubungan .
Setau ku kalian berdua memang belum menjalin hubungan , namun persahabatan kalian berdua sangat dekat .
__ADS_1
aku merasa lega setelah mendengar penjelasan Mita , syukurlah Mita bisa berbicara jujur dengan ku .
selesai berbincang dengan Mita , aku menuju ke kamar untuk istirahat .
Rania...
(langkah kaki ku terhenti , saat aku hendak membuka pintu kamar )
Ada yang memanggil ku ...
Doni...ada kamu memanggil ku ...?
Ia Rania...aku ingin berbicara dengan mu , tapi tidak di sini .
bisakah kamu ikut dengan ku sebentar saja .
Doni langsung menarik tangan ku dan membawa ku keluar .
Rania...tolong jawab dengan jujur , siapa Bimo yang di ceritakan oleh Mita tadi .
apa kamu pernah menjalin hubungan dengannya .
Doni...Doni...nanti akan aku pertemukan kamu dengan si bimo itu , aku dan Bimo hanya berteman dan tidak ada hubungan apa pun 'tapi mengapa kamu bertanya seperti itu .
Rania...kamu tentu sudah mengerti apa maksud ku bertanya seperti itu , apa kamu masih belum jelas dengan penjelasan ayah ku kemarin .
Doni...sebaiknya kamu pikirkan lagi ,,,aku dan kamu itu sangat jauh berbeda , aku sudah menganggap mu seperti adik ku sendiri .
cukup Rania ...berhenti menganggap ku seperti adik mu ,,, aku bukan saudara mi Rania ...
tolong kamu mengerti dengan ku sedikit saja .
sepertinya Doni mulai emosi dan tersinggung dengan perkataan ku .
Maaf Doni ...tapi itulah kenyataannya , perasaan seseorang tidak bisa kita paksakan .
aku juga berharap kamu mengerti dan berpikir lebih dalam lagi .
Doni...Rania...maksud kamu perasaan siapa...?
Mita tiba-tiba berdiri di belakang ku , sepertinya Mita mendengar pembicaraan ku dan Doni , ini yang aku takutkan selama ini ' kesalah pahaman antara aku dan Mita .
Rania...ada apa ...? mengapa kamu tidak menjawab pertanyaan ku .
Mita...! tolong jangan ikut campur urusan ku dan juga Rania.
( Doni membentak Mita , suara Doni membuat ku takut ) .
Doni ,,,antara aku dan Rania itu tidak ada yang perlu di tutup tutupi , aku sahabat Rania dan aku berhak tahu apa yang terjadi dengan Rania .
Mita membela dirinya di hadapan Doni.
kamu benar mit...tapi,,, tidak semua masalah Rania kamu harus tahu , Rania bisa menyelesaikan masalah sendiri .
untung saja Doni tidak menceritakan masalah yang sebenarnya .
sudah ...cukup...hentikan pertengkaran kalian , aku sudah pusing mendengarnya .
Doni ,,,Mita,,,lebih baik kita istirahat dari pada bertengkar yang tidak jelas .
tunggu Rania ...kamu belum menjawab pertanyaan ku , Mita berusaha mencari tau apa di sembunyikan darinya .
Mit...kepala ku begitu pusing , tolong mengertilah nanti akan ada waktu untuk aku menjelaskannya kepada mu .
__ADS_1
aku pergi meninggalkan Mita dan Doni yang masih bertengkar .