
jam 01:00 Malam Bimo suami ku pulang ke rumah dengan wajah yang kusut dia menghampiri ku ketika aku membukakan pintu rumah .
" Rania , apa Tania sudah pulang ...
" Sudah ...
Aku menjawab dengan nada pelan .
" Tania sedang istirahat di kamarnya .
Bimo hanya diam sambil memberikan sebuah amplop .
" Ini apa ya Bim ,,,
" Itu buat kamu , dua hari lagi aku ada kerjaan dan kemungkinan satu bulan aku baru bisa pulang .
itu uang untuk kamu selama sebulan jika kurang nanti aku transfer lagi .
Aku membuka amplop yang di berikan Bimo .
" Ini bukannya terlalu banyak , mana mungkin habis dalam satu bulan .
Sebelumnya aku tidak pernah memegang uang sebanyak itu .
" Itu terserah kamu mau di gunakan untuk apa , yang jelas kebutuhan kamu satu bulan jangan sampai kurang .
" ini lebih dari cukup , nanti sisanya aku simpan di tabungan kita .
" Terserah kamu ...
udah malam kita istirahat ya .
Aku tak menyangka sebesar itu perhatian Bimo terhadap ku .
semua kebutuhan ku terpenuhi bahkan kebutuhan anak dan kedua orang tua ku pun di tanggung oleh Bimo .
Terima kasih ya Allah segala nikmat dan karunia yang engkau berikan kepada kami .
* Keesokan harinya*
tak bisanya suasana rumah begitu sepi aku melihat di kiri dan kanan belum ada yang keluar dari kamar mereka masing-masing .
" Bu ...
Aku mendekati kamar ibu dan membuka pintu kamarnya .
" kemana ibu , kenapa ibu tidak ada di kamar .
" Mbak Rania .
__ADS_1
Tania memanggil ku ketika aku sedang memperhatikan di sekeliling rumah .
" Ia Tania .
" cari ibu ya ...
" iya , ibu kemana ya ? kok tidak ada di kamar .
" Ibu sama Arza lagi joging mbak , itu mereka .
Tania menunjuk ke arah luar rumah .
" Assalamualaikum...
" Rania , ini ibu beliin sarapan jadi pagi ini kamu tidak perlu masak .
Sudah lama ibu Ng pernah makan makanan seperti ini .
" ibu kalau perlu apa-apa kasi tau aku dulu , biar ibu Ng capek .
" Udah jangan protes .
Ibu terlihat sangat senang bisa menikmati udara segar di luar sana , biasanya dulu ibu selalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak ada waktu untuk beristirahat .
" Rania , Rania ...
" Mbak itu kak Bimo .
" Ia Bim , kok kamu udah rapi .
" Hari ini aku mau berangkat ke luar kota lagi , jaga diri baik-baik ya
" Hari ini , bukankah jadwalnya besok ...!
" Ia Ran , sebenarnya besok ' tapi aku juga Ng tau tiba-tiba jadwalnya di tukar hari ini .
Aku buru-buru takut terlambat , ini kunci mobil ku .
Bimo memberikan kunci mobilnya kepada ku dan berlari menuju ke mobil yang telah menunggunya di depan rumah .
" Bim , kamu kok Ng bawa mobil ..
" Orangnya udah berangkat Mbak , mungkin Ng ada waktu untuk nyetir sendiri atau jangan-jangan mobilnya macet .
" Kami benar Tania ,,,
" Kasi tau bang Danu aja untuk ngecek mobilnya mbak .
ucapan Tania ada benarnya juga , aku segera menemui bang Danu untuk segera memeriksa mobil milik Bimo , sementara aku sendiri tidak mengerti apa-apa .
__ADS_1
" Mbak aku mau ngomong sebentar aja boleh kan ...?
Tania tiba-tiba merengek manja pada ku .
" ngomong apa sih Tan ...
" Tapi mbak janji ng bakalan cerita ke siapa-siapa termasuk kak Bimo .
" memangnya ada apa ...?
" Ya harus janji dulu baru aku mau cerita .
Sebenarnya apa yang ingin Tania ceritakan , aku jadi penasaran .
" Gini mbak , Aku mau pinjam uang untuk biaya kuliah .
" Pinjam uang , bukannya bulan kemaren Bimo sudah membayar biaya kuliah kamu .
" ini lain mbak , masih ada yang pengen aku bayar .
Aku pinjamnya Ng lama mbak cuma sebentar .
Aku tidak tahu keperluan apa yang ingin di bayar oleh Tania .
" Kamu mau pinjam berapa ...?
" kalau sih mbak , sepuluh juta .
" Apa ! sepuluh juta ...
Sepuluh juta itu bukan jumlah yang sedikit , untuk apa Tania uang sebanyak itu .
" Gimana ya Tania , mbak coba lihat dulu uang yang mbak punya apa cukup segitu jumlah .
" Bukannya tadi malam mbak udah di kasi uang jajan sama kak Bimo ...?
Ternyata tadi malam Tania memperhatikan aku dan Bimo .
" Itu buat sebulan Tania , mbak cuma takut jika nanti kebutuhan kita kurang kan Bimo pulangnya masih lama .
" Aku pinjamnya cuma sebentar kak .
" Ya udah nanti mbak pikirkan lagi ...
" Aku mohon ya kak , tolong aku kali ini aja .
Sebenarnya aku berat meminjamkan Tania uang sebesar itu , Aku takut Tania membohongi ku dan menggunakan uang itu untuk keperluan lain .
Tapi jika aku menghubungi Bimo , aku takut akan terjadi pertengkaran antara Tania dan Bimo .
__ADS_1
benar-benar serba salah .