Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
KECERIAAN IBU


__ADS_3

jam 01:00 Malam Bimo suami ku pulang ke rumah dengan wajah yang kusut dia menghampiri ku ketika aku membukakan pintu rumah .


" Rania , apa Tania sudah pulang ...


" Sudah ...


Aku menjawab dengan nada pelan .


" Tania sedang istirahat di kamarnya .


Bimo hanya diam sambil memberikan sebuah amplop .


" Ini apa ya Bim ,,,


" Itu buat kamu , dua hari lagi aku ada kerjaan dan kemungkinan satu bulan aku baru bisa pulang .


itu uang untuk kamu selama sebulan jika kurang nanti aku transfer lagi .


Aku membuka amplop yang di berikan Bimo .


" Ini bukannya terlalu banyak , mana mungkin habis dalam satu bulan .


Sebelumnya aku tidak pernah memegang uang sebanyak itu .


" Itu terserah kamu mau di gunakan untuk apa , yang jelas kebutuhan kamu satu bulan jangan sampai kurang .


" ini lebih dari cukup , nanti sisanya aku simpan di tabungan kita .


" Terserah kamu ...


udah malam kita istirahat ya .


Aku tak menyangka sebesar itu perhatian Bimo terhadap ku .


semua kebutuhan ku terpenuhi bahkan kebutuhan anak dan kedua orang tua ku pun di tanggung oleh Bimo .


Terima kasih ya Allah segala nikmat dan karunia yang engkau berikan kepada kami .


* Keesokan harinya*


tak bisanya suasana rumah begitu sepi aku melihat di kiri dan kanan belum ada yang keluar dari kamar mereka masing-masing .


" Bu ...


Aku mendekati kamar ibu dan membuka pintu kamarnya .


" kemana ibu , kenapa ibu tidak ada di kamar .


" Mbak Rania .

__ADS_1


Tania memanggil ku ketika aku sedang memperhatikan di sekeliling rumah .


" Ia Tania .


" cari ibu ya ...


" iya , ibu kemana ya ? kok tidak ada di kamar .


" Ibu sama Arza lagi joging mbak , itu mereka .


Tania menunjuk ke arah luar rumah .


" Assalamualaikum...


" Rania , ini ibu beliin sarapan jadi pagi ini kamu tidak perlu masak .


Sudah lama ibu Ng pernah makan makanan seperti ini .


" ibu kalau perlu apa-apa kasi tau aku dulu , biar ibu Ng capek .


" Udah jangan protes .


Ibu terlihat sangat senang bisa menikmati udara segar di luar sana , biasanya dulu ibu selalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak ada waktu untuk beristirahat .


" Rania , Rania ...


" Mbak itu kak Bimo .


" Ia Bim , kok kamu udah rapi .


" Hari ini aku mau berangkat ke luar kota lagi , jaga diri baik-baik ya


" Hari ini , bukankah jadwalnya besok ...!


" Ia Ran , sebenarnya besok ' tapi aku juga Ng tau tiba-tiba jadwalnya di tukar hari ini .


Aku buru-buru takut terlambat , ini kunci mobil ku .


Bimo memberikan kunci mobilnya kepada ku dan berlari menuju ke mobil yang telah menunggunya di depan rumah .


" Bim , kamu kok Ng bawa mobil ..


" Orangnya udah berangkat Mbak , mungkin Ng ada waktu untuk nyetir sendiri atau jangan-jangan mobilnya macet .


" Kami benar Tania ,,,


" Kasi tau bang Danu aja untuk ngecek mobilnya mbak .


ucapan Tania ada benarnya juga , aku segera menemui bang Danu untuk segera memeriksa mobil milik Bimo , sementara aku sendiri tidak mengerti apa-apa .

__ADS_1


" Mbak aku mau ngomong sebentar aja boleh kan ...?


Tania tiba-tiba merengek manja pada ku .


" ngomong apa sih Tan ...


" Tapi mbak janji ng bakalan cerita ke siapa-siapa termasuk kak Bimo .


" memangnya ada apa ...?


" Ya harus janji dulu baru aku mau cerita .


Sebenarnya apa yang ingin Tania ceritakan , aku jadi penasaran .


" Gini mbak , Aku mau pinjam uang untuk biaya kuliah .


" Pinjam uang , bukannya bulan kemaren Bimo sudah membayar biaya kuliah kamu .


" ini lain mbak , masih ada yang pengen aku bayar .


Aku pinjamnya Ng lama mbak cuma sebentar .


Aku tidak tahu keperluan apa yang ingin di bayar oleh Tania .


" Kamu mau pinjam berapa ...?


" kalau sih mbak , sepuluh juta .


" Apa ! sepuluh juta ...


Sepuluh juta itu bukan jumlah yang sedikit , untuk apa Tania uang sebanyak itu .


" Gimana ya Tania , mbak coba lihat dulu uang yang mbak punya apa cukup segitu jumlah .


" Bukannya tadi malam mbak udah di kasi uang jajan sama kak Bimo ...?


Ternyata tadi malam Tania memperhatikan aku dan Bimo .


" Itu buat sebulan Tania , mbak cuma takut jika nanti kebutuhan kita kurang kan Bimo pulangnya masih lama .


" Aku pinjamnya cuma sebentar kak .


" Ya udah nanti mbak pikirkan lagi ...


" Aku mohon ya kak , tolong aku kali ini aja .


Sebenarnya aku berat meminjamkan Tania uang sebesar itu , Aku takut Tania membohongi ku dan menggunakan uang itu untuk keperluan lain .


Tapi jika aku menghubungi Bimo , aku takut akan terjadi pertengkaran antara Tania dan Bimo .

__ADS_1


benar-benar serba salah .


__ADS_2