Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
KELUAR DARI RUMAH PAK DEDI


__ADS_3

Keesokan harinya , semua barang telah kemas dengan rapi .


entah mengapa perasaan ini jadi tidak karuan , masalah apa lagi yang akan aku hadapi selanjutnya .


Aku berusaha tetap tenang , sedangkan rasa sakit di pipi bekas tamparan ayah semalam masih terasa perihnya .


Rania...bantu ibu membawa barang-barang ini keluar .


ibu menghampiri ku dan mengambil beberapa barang untuk di bawa ke luar .


aku membantu ibu membawa barang-barang keluar , tapi aku belum menanyakan di mana tempat yang akan kami tempati nantinya setelah keluar dari rumah pak Dedi ini .


Yang aku pikirkan sekarang , aku harus bisa menjelaskan kepada pak Dedi agar diantara kami tidak ada dendam atau pun ke salah pahaman setelah kejadian ini .


Tiga jam berlalu semua barang telah di bawa keluar rumah , dari kejauhan aku melihat pak Dedi aku mulai gugup dan sangat takut .


Pak Dedi ...aku menyapanya dengan rasa gugup '


namun pak Dedi tidak menjawab sapaan ku ' dia hanya memandangku dengan muka masam .


Rania...tiba-tiba ayah memanggil ku dan meminta ku untuk masuk ke rumah .


Aku mendekati ayah dan pak Dedi dan berusaha untuk tetap tenang , semoga saja tidak terjadi apa-apa .


Rania...apa yang terjadi sebenarnya ,mengapa Doni membatalkan pernikahan kalian berdua .


saya ingin kamu menjelaskan kepada saya ujar pak Dedi .


sebelumnya saya minta maaf atas ke jadian ini , sebenarnya ini hanya salah paham.


awalnya Bimo sempat mengirim surat kepada saya dan Doni mengetahui hal itu , kemudian Doni memarahi saya .


karena pikiran begitu suntuk saya mencari waktu untuk keluar menenangkan pikiran saya .


waktu itu saya sempat berdiri di depan rumah seseorang di saat hujan begitu deras , saya sendiri tidak tahu kalau rumah itu rumah saudaranya Bimo .


jadi karena hujan dan sudah larut malam saya menginap di rumah itu untuk beristirahat , namun keesokan harinya saya melihat Bimo ada di rumah itu .


Di saat Doni mengetahui saya berada di rumah tempat tinggal Bimo dia sangat marah dan membatalkan pernikahan kami .


Aku menundukkan kepala dan tidak berani menatap mata pak Dedi yang berdiri tepat di depan ku .


Rania ! seharusnya kamu bisa memahami kalau selama ini Doni tidak menyukai Bimo , kamu sudah membuat kesalahan yang fatal .

__ADS_1


jadi...saya sudah tidak bisa bicara apa-apa lagi terhadap Doni , Doni sudah sangat kecewa dan saya tidak menyangka kamu Setega itu Rania.


Saya tidak bermaksud seperti itu pak Dedi , saya hanya menenangkan pikiran saya dan tidak bermaksud membuat Doni kecewa .


saya benar-benar minta maaf , jika memang saya yang salah apa yang harus saya lakukan untuk menebus kesalahan saya .


Tidak perlu , sekarang bereskan semua barang-barang kalian jangan ada yang tinggal di rumah ini lagi dan silahkan tinggalkan rumah ini .


kata-kata pak Dedi sangat tajam menembus gendang telinga ku , meski pun ia berbicara sedikit palan namun sangat tersinggung bagi ku .


kami memang ingin keluar dari rumah ini tanpa di usir pun kami akan mengangkatkan kaki dari rumah ini .


pak Dedi , terima kasih banyak sudah memberikan kami tempat tinggal selama bertahun-tahun di sini bersama keluarga pak Dedi .


Bagai manapun juga aku sudah berhutang Budi kepada keluarga ini , mudahan-mudahan Allah SWT membalas semua kebaikan pak Dedi .


Mungkin selama ini saya dan keluarga sudah banyak menyusahkan pak Dedi , saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas perbuatan saya .


tak terasa air mata ini menetes perlahan -lahan


sedih sekali meninggalkan rumah yang telah menjadi tempat tinggal ternyaman selama bertahun-tahun .


Aku tahu pak Dedi sangat kecewa , tetapi semua telah terjadi dan sekarang aku sendiri tidak tahu ke mana arah dan tujuan ku bersama anak dan kedua orang tua ku .


tak lama kemudian ayah mamanggil ibu untuk berhenti di sebuah rumah , sepertinya ini rumah yang akan kami tempati .


Tanpa banyak bicara ayah dan ibu masuk ke rumah tersebut sedangkan aku dan arza hanya mengikuti mereka dari belakang .


Nah mulai sekarang kita akan tinggal di rumah ini , mulai besok ayah akan mencari pekerjaan untuk membayar sewa rumah setiap bulannya .


jadi sekarang kita harus bisa hidup hemat dan apa adanya , itulah kata-kata yang keluar dari mulut ayah .


Ayah jangan khawatir aku akan membantu ayah , aku juga akan mencari pekerjaan untuk membiayai sekolah arza nanti .


aku akan berusaha semampu ku apa pun itu aku akan berusaha sekuat tenaga ku .


Rania...ibu hanya bisa mendoakan semoga keputusan mu menjadi jalan yang terbaik dalam hidup mu .


Waktu berlalu ...


matahari mulai terbenam , aku merenungi nasib ku apakah aku bisa menghadapi semua ini .


semoga saja aku kuat dan selalu tabah dalam menghadapi ujian ini .

__ADS_1


Malam semakin larut ...


aku akan mempersiapkan diri untuk besok .


Sudah jam 03:00 pagi namun aku belum juga tertidur , begitu berat beban yang ku tanggung sekarang ' tapi aku harus terbiasa hidup seperti ini .


Rania...Rania...bangun....sudah pagi....!


Sepertinya ada yang memanggil ku , ya tuhan...ternyata sudah jam 08:00 pagi .


dengan gerakan cepat aku keluar dari kamar dan menghampiri ibu , Bu...apa arza sudah berangkat ke sekolah ?


Sudah...arza sudah berangkat ke sekolah ,,, kamu sendiri kenapa ?...


ini sudah jam berapa Rania ...bukannya hari ini kamu mau mencari pekerjaan .


ia maaf Bu aku ketiduran , aku menjelaskan kepada ibu bahwa semalaman aku tidak bisa tidur .


Rania...mulai sekarang tidak ada waktu untuk bermalas-malas , arza butuh kamu yang membimbingnya .


biaya sekolah bukan hal yang sepele Rania ... kasihan arza jika harus putus sekolah nanti jika kamu seperti ini terus .


ibu benar , mulai sekarang aku tidak akan bermalas-malas lagi .


percayalah Bu , apa pun aku lakukan untuk arza .


oh ia Rania...maaf bukannya ibu ikut campur urusan mu tapi...bukankah arza mendapatkan warisan dari peninggalan ayahnya .


benar Bu , seharusnya arza memang mendapatkan haknya sebab bang Arda hanya mempunyai satu orang anak laki-laki yaitu arza .


tapi , Mita berusaha untuk tidak memberikan sedikitpun hak arza tersebut dan Mita ingin menguasai semua harta milik bang Arda itu sendiri .


Aku juga tidak berharap apa-apa , harta warisan bagiku tidaklah penting .


yang terpenting sekarang ini aku bisa berkumpul kembali bersama anak dan kedua orang tua ku .


Ibu tahu nak semoga kamu ikhlas menjalani hidup mu ini , ibu membelai rambut ku dengan kasih sayang .


Oh ia Rania ...sudah lama ibu tidak mendengar kabar Mita di mana Mita sekarang ?


entahlah Bu aku sendiri tidak tahu dan sudah lama Mita tidak pernah menghubungi ku .


saat Mita mengetahui kalau aku akan di jodohkan dengan Doni dan sejak saat itu Mita marah besar dengan ku .

__ADS_1


ibu menganggukkan kepalanya tanda mengerti dengan penjelasan ku .


__ADS_2