
Karena merasa bersalah , aku berniat untuk mengantar Bimo ke rumahnya .
Bim...aku akan mengantar mu , untuk menebus kesalahan ku .
Jadi...setelah kamu aku celaka baru kamu mau mengantarkan aku , itu namanya tidak ikhlas
bukan begitu maksud ku ...Bimo kamu jangan marah ia ...aku tidak bermaksud membuat mu celaka .
Rania sebaiknya ...kamu pulang saja , aku bisa pulang sendiri .
aku takut nanti ibu dan ayah mu khawatir , pulanglah ini sudah malam .
Baiklah , aku pamit pulang bim...hati-hati di jalan .
Setelah berpamitan aku pulang ke rumah , meski Bimo kelihatan baik-baik saja ...tapi aku merasa sangat bersalah .
Hmm...Hmm...Hmm...
dari mana saja kamu Rania ? tidak biasanya kamu pulang ke rumah seperti ini , coba lihat udah jam berapa sekarang ...
Masih jam 7 ...tadi ada sedikit halangan di jalan.
sambil menunduk , karena tidak mau bertengkar .
Rania...aku tadi berniat menjemput mu , tapi aku melihat kamu bersama Bimo di jalan .
Rania...bisakah kamu mengerti sedikit saja ' Hargai aku Rania...
Doni...dengarkan dulu penjelasan ku , tadi aku tidak sengaja memukul Bimo .
jadi karena merasa bersalah , aku membantunya dan berniat mengantarnya pulang ke rumah .
Rania...sebaiknya temui ayah ku sekarang , aku sudah tidak mau berdebat dengan mu .
Tolong berilah jawaban yang sesuai dengan keinginan mu , apa pun itu aku akan ikhlas menerimanya .
apa lagi ....
tenang Rania ...kamu pasti bisa , jangan takut tarik nafas ....hembuskan dengan perlahan .
dengan penuh rasa percaya diri aku menemui ayahnya Doni.
Aku sangat gugup , untunglah ada ibu dan ayah juga yang menemani ku .
Rania...Ayah ku memulai pembicaraannya "
ayah rasa sudah cukup lama menunggu jawaban mu , malam ini tolong berikan jawaban yang selama ini kamu pendam sendiri .
(sambil berbisik ) tolong jangan membuat ayah kecewa .
Tapi ayah...aku sangat gugup...
beri aku sedikit waktu lagi ...aku belum bisa menemukan jawaban yang cocok .
Rania ...kamu pikir ini pertanyaan soal ujian , sampai menunggu jawaban yang cocok .
Ayah mencubit ku , agar aku bersikap biasa-biasa saja .
Mohon maaf semuanya , tapi saya benar-benar belum berniat untuk menikah , jadi tolong jangan paksa saya.
Aku terus memohon agar pak Dedi mau memberikan waktu sedikit lagi .
__ADS_1
Rania...
saya tidak memaksa kamu untuk menikah dalam waktu cepat , saya hanya ingin mendengar jawaban kamu .
apa kamu menerima lamaran anak saya Doni .
Saya rasa Rania menerima lamaran nak Doni ,
ayah memotong pembicaraan ku .
Yah...biar aku sendiri yang menjawabnya , beri aku waktu .
ingin sekali aku membantah pembicaraan ayah , tapi...aku tidak bisa berbuat apa-apa ayah terus memaksa ku .
Baiklah , kalau sudah jelas seperti ini ...masalah pernikahan biar mereka saja yang menentukan .
pak Dedi pergi meninggalkan kami bertiga .
ayah...mengapa ayah tidak bertanya dulu dengan ku , aku tidak mau menikah dengan Doni ...
cukup rania...! ayah sudah cukup lama menunggu jawaban mu , ayah tidak mau jawaban mu hanya membuat ayah kecewa .
sekarang ayah telah mendapatkan orang yang tepat untuk mu , Doni bisa membahagiakan mu dan juga Arza .
Tega sekali ayah, ...Bu ...aku harus bagai mana...?
aku bersujud di hadapan ibu ...
Rania...bangunlah nak ...
rania ibu mau bertanya ...apa kamu masih mencintai Bimo ?
mengapa aku yang harus ditukarkan untuk menggantikan balas Budi ayah kepada pak Dedi .
Ibu juga tidak mengerti Rania ...yang harus kamu tau ...selama kamu mengalami gangguan jiwa pak Dedi yang membayar semua biaya rumah sakit bahkan kebutuhan keluarga kita sehari-hari .
ternyata begini Bu...jika kita bergantungan hidup dengan orang lain , kita harus menerima semua yang telah di tentukan mereka .
kamu harus sabar Rania...ibu mengerti kamu belum menerima semua ini .
baik Bu...jika tidak ada cara lain , aku akan berusaha menerimanya .
maafkan ibu nak...ibu yang telah membuat mu menderita , seandainya ibu memiliki banyak harta seperti mereka ' mungkin nasib mu tidak seperti ini .
(aku menggenggam kedua tangan ibu ku ).
ibu yang terbaik untuk ku , terima kasih selama ini ibu tidak pernah mengeluh merawat ku .
mungkin dengan cara ini aku bisa membuat ibu dan ayah bahagia .
Aku sendiri tidak tahu bagai mana jalan hidup ku kedepannya , mengapa aku harus menikah dengan seseorang yang tidak aku cintai .
ayah...berilah aku sedikit kebebasan seperti mereka di luar sana ...
Ran...
jangan memaksakan diri untuk bisa menerima ku , aku tidak mau melihat mu sedih .
Don...
Aku rasa ini sudah takdirnya , tidak ada yang perlu di paksakan .
__ADS_1
aku sudah menerima mu , aku harap kamu juga bisa menerima ku dan Arza anak ku .
itu pasti...jawabnya singkat sambil meninggalkan aku .
Kata-katanya sepertinya tidak meyakinkan , memang selama ini Doni sangat baik dengan ku dan juga Arza .
sebelum semuanya terlambat , lebih baik aku mencari tahu bagai mana sifat Doni yang sebenarnya .
ia aku rasa aku perlu mengetahuinya ,semoga saja tidak ada hal buruk yang ada di dalam kehidupan Doni .
Bu...ibu....
baru saja melangkah tiba-tiba arza memanggil ku .
Arza...ada apa nak...?
sepertinya Arza ingin berbicara dengan aku , tapi apa...
Bu...aku dengar ibu mau menikah lagi ia ...menikah sama om Doni .
bukannya dulu ibu sangat dekat dengan ayah Bimo.?
pertanyaan arza sebenarnya sangat sulit untuk ku jawab , tapi jika aku tidak menjawabnya ...arza akan terus mendesak ku .
Arza...ini urusan orang dewasa ...
ibu tidak bisa menjawabnya sekarang , suatu saat kamu pasti mengerti nak ...
Bu...ayah Bimo itukan baik ...
Arza menatap ku dengan penuh harapan .
ia ayah Bimo memang baik , tapi om Doni juga baik
kan.....
aku berusaha menghibur arza .
Bu...aku ingin bertemu ayah Bimo, sebentar saja boleh kan Bu ...
aduh bagai mana ini ...aku bisa saja mengantar arza , tapi jika Doni tau dia pasti melarang ku .
jika aku tidak menuruti keinginan arza , kasihan arza pasti kecewa .
Ia nanti ...kalau ada waktu kita ke tempat ayah bimo ,tapi ...sebelum ke sana kita pamitan dulu dengan om Doni .
Arza ....ibu harap arza tidak menanyakan hal itu lagi , ibu takut nanti om Doni tersinggung .
begitu ia Bu...
Arza janji tidak mengulanginya lagi ....
terima kasih arza ....
aku memeluk anak ku , terima kasih karena telah hadir dalam hidup ku .
penyemangat ku ...anak ku arza buah hati ku tersayang ....
Aku hanya berharap ,,, aku dan anak ku tidak akan terpisah lagi seperti dulu .
semoga aku dan anak ku dalam lindungan yang maha kuasa , sehingga tidak ada satupun yang bisa memisahkan kami berdua .😍
__ADS_1