Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
MENERIMA LAMARAN DONI


__ADS_3

Karena merasa bersalah , aku berniat untuk mengantar Bimo ke rumahnya .


Bim...aku akan mengantar mu , untuk menebus kesalahan ku .


Jadi...setelah kamu aku celaka baru kamu mau mengantarkan aku , itu namanya tidak ikhlas


bukan begitu maksud ku ...Bimo kamu jangan marah ia ...aku tidak bermaksud membuat mu celaka .


Rania sebaiknya ...kamu pulang saja , aku bisa pulang sendiri .


aku takut nanti ibu dan ayah mu khawatir , pulanglah ini sudah malam .


Baiklah , aku pamit pulang bim...hati-hati di jalan .


Setelah berpamitan aku pulang ke rumah , meski Bimo kelihatan baik-baik saja ...tapi aku merasa sangat bersalah .


Hmm...Hmm...Hmm...


dari mana saja kamu Rania ? tidak biasanya kamu pulang ke rumah seperti ini , coba lihat udah jam berapa sekarang ...


Masih jam 7 ...tadi ada sedikit halangan di jalan.


sambil menunduk , karena tidak mau bertengkar .


Rania...aku tadi berniat menjemput mu , tapi aku melihat kamu bersama Bimo di jalan .


Rania...bisakah kamu mengerti sedikit saja ' Hargai aku Rania...


Doni...dengarkan dulu penjelasan ku , tadi aku tidak sengaja memukul Bimo .


jadi karena merasa bersalah , aku membantunya dan berniat mengantarnya pulang ke rumah .


Rania...sebaiknya temui ayah ku sekarang , aku sudah tidak mau berdebat dengan mu .


Tolong berilah jawaban yang sesuai dengan keinginan mu , apa pun itu aku akan ikhlas menerimanya .


apa lagi ....


tenang Rania ...kamu pasti bisa , jangan takut tarik nafas ....hembuskan dengan perlahan .


dengan penuh rasa percaya diri aku menemui ayahnya Doni.


Aku sangat gugup , untunglah ada ibu dan ayah juga yang menemani ku .


Rania...Ayah ku memulai pembicaraannya "


ayah rasa sudah cukup lama menunggu jawaban mu , malam ini tolong berikan jawaban yang selama ini kamu pendam sendiri .


(sambil berbisik ) tolong jangan membuat ayah kecewa .


Tapi ayah...aku sangat gugup...


beri aku sedikit waktu lagi ...aku belum bisa menemukan jawaban yang cocok .


Rania ...kamu pikir ini pertanyaan soal ujian , sampai menunggu jawaban yang cocok .


Ayah mencubit ku , agar aku bersikap biasa-biasa saja .


Mohon maaf semuanya , tapi saya benar-benar belum berniat untuk menikah , jadi tolong jangan paksa saya.


Aku terus memohon agar pak Dedi mau memberikan waktu sedikit lagi .

__ADS_1


Rania...


saya tidak memaksa kamu untuk menikah dalam waktu cepat , saya hanya ingin mendengar jawaban kamu .


apa kamu menerima lamaran anak saya Doni .


Saya rasa Rania menerima lamaran nak Doni ,


ayah memotong pembicaraan ku .


Yah...biar aku sendiri yang menjawabnya , beri aku waktu .


ingin sekali aku membantah pembicaraan ayah , tapi...aku tidak bisa berbuat apa-apa ayah terus memaksa ku .


Baiklah , kalau sudah jelas seperti ini ...masalah pernikahan biar mereka saja yang menentukan .


pak Dedi pergi meninggalkan kami bertiga .


ayah...mengapa ayah tidak bertanya dulu dengan ku , aku tidak mau menikah dengan Doni ...


cukup rania...! ayah sudah cukup lama menunggu jawaban mu , ayah tidak mau jawaban mu hanya membuat ayah kecewa .


sekarang ayah telah mendapatkan orang yang tepat untuk mu , Doni bisa membahagiakan mu dan juga Arza .


Tega sekali ayah, ...Bu ...aku harus bagai mana...?


aku bersujud di hadapan ibu ...


Rania...bangunlah nak ...


rania ibu mau bertanya ...apa kamu masih mencintai Bimo ?


mengapa aku yang harus ditukarkan untuk menggantikan balas Budi ayah kepada pak Dedi .


Ibu juga tidak mengerti Rania ...yang harus kamu tau ...selama kamu mengalami gangguan jiwa pak Dedi yang membayar semua biaya rumah sakit bahkan kebutuhan keluarga kita sehari-hari .


ternyata begini Bu...jika kita bergantungan hidup dengan orang lain , kita harus menerima semua yang telah di tentukan mereka .


kamu harus sabar Rania...ibu mengerti kamu belum menerima semua ini .


baik Bu...jika tidak ada cara lain , aku akan berusaha menerimanya .


maafkan ibu nak...ibu yang telah membuat mu menderita , seandainya ibu memiliki banyak harta seperti mereka ' mungkin nasib mu tidak seperti ini .


(aku menggenggam kedua tangan ibu ku ).


ibu yang terbaik untuk ku , terima kasih selama ini ibu tidak pernah mengeluh merawat ku .


mungkin dengan cara ini aku bisa membuat ibu dan ayah bahagia .


Aku sendiri tidak tahu bagai mana jalan hidup ku kedepannya , mengapa aku harus menikah dengan seseorang yang tidak aku cintai .


ayah...berilah aku sedikit kebebasan seperti mereka di luar sana ...


Ran...


jangan memaksakan diri untuk bisa menerima ku , aku tidak mau melihat mu sedih .


Don...


Aku rasa ini sudah takdirnya , tidak ada yang perlu di paksakan .

__ADS_1


aku sudah menerima mu , aku harap kamu juga bisa menerima ku dan Arza anak ku .


itu pasti...jawabnya singkat sambil meninggalkan aku .


Kata-katanya sepertinya tidak meyakinkan , memang selama ini Doni sangat baik dengan ku dan juga Arza .


sebelum semuanya terlambat , lebih baik aku mencari tahu bagai mana sifat Doni yang sebenarnya .


ia aku rasa aku perlu mengetahuinya ,semoga saja tidak ada hal buruk yang ada di dalam kehidupan Doni .


Bu...ibu....


baru saja melangkah tiba-tiba arza memanggil ku .


Arza...ada apa nak...?


sepertinya Arza ingin berbicara dengan aku , tapi apa...


Bu...aku dengar ibu mau menikah lagi ia ...menikah sama om Doni .


bukannya dulu ibu sangat dekat dengan ayah Bimo.?


pertanyaan arza sebenarnya sangat sulit untuk ku jawab , tapi jika aku tidak menjawabnya ...arza akan terus mendesak ku .


Arza...ini urusan orang dewasa ...


ibu tidak bisa menjawabnya sekarang , suatu saat kamu pasti mengerti nak ...


Bu...ayah Bimo itukan baik ...


Arza menatap ku dengan penuh harapan .


ia ayah Bimo memang baik , tapi om Doni juga baik


kan.....


aku berusaha menghibur arza .


Bu...aku ingin bertemu ayah Bimo, sebentar saja boleh kan Bu ...


aduh bagai mana ini ...aku bisa saja mengantar arza , tapi jika Doni tau dia pasti melarang ku .


jika aku tidak menuruti keinginan arza , kasihan arza pasti kecewa .


Ia nanti ...kalau ada waktu kita ke tempat ayah bimo ,tapi ...sebelum ke sana kita pamitan dulu dengan om Doni .


Arza ....ibu harap arza tidak menanyakan hal itu lagi , ibu takut nanti om Doni tersinggung .


begitu ia Bu...


Arza janji tidak mengulanginya lagi ....


terima kasih arza ....


aku memeluk anak ku , terima kasih karena telah hadir dalam hidup ku .


penyemangat ku ...anak ku arza buah hati ku tersayang ....


Aku hanya berharap ,,, aku dan anak ku tidak akan terpisah lagi seperti dulu .


semoga aku dan anak ku dalam lindungan yang maha kuasa , sehingga tidak ada satupun yang bisa memisahkan kami berdua .😍

__ADS_1


__ADS_2