
Dua Minggu berlalu ...
tepat pada hari Selasa pagi ...waktu itu aku ingin mengantar arza ke sekolah .
namun karena aku harus masuk kerja , aku terpaksa meminta ibu untuk mengantar arza.
setelah arza berangkat bersama ibu , aku pun melangkah dengan cepat menuju ke tempat kerja ku .
Ran...mulai hari ini dan seterusnya biar aku yang mengantar arza dan juga kamu , Doni tiba -tiba menghentikan langkah ku dengan tawarannya itu.
Maaf Don , kita punya kesibukan masing-masing aku rasa aku masih bisa berangkat kerja sendiri seperti biasa .
ini sudah menjadi tanggung jawab ku Rania...sekarang kamu sudah menjadi bagian dari hidup ku .
tapi sebelum kita berangkat ke tempat kerja mu , ada sesuatu yang mau ku ambil di rumah teman ku
hanya sebentar ...
rumahnya tidak jauh dari tempat ini .
oh...tidak apa-apa Don...tidak enak juga jika aku menolak tawaran Doni , apa lagi ayahnya Doni ada di depan rumah .
sebentar ia ran...kamu tunggu di sini jawab , Doni menyuruhku untuk menunggunya sebentar .
Di saat aku menunggu Doni ke rumah temannya , aku melihat ada seseorang keluar dari rumah megah di sebelah rumah temannya doni itu .
Aku seperti mengenalnya...
ia itu Bimo...aku sangat mengenalnya meski hanya melihat dari jarak jauh.
Ternyata Bimo tinggal di tempat ini , tapi...ini rumah siapa...? aku bertanya sendiri di dalam hati .
mungkin ini rumah saudaranya ...pikir ku .
Ran...kamu seperti melihat sesuatu ....tiba Bimo berdiri di samping ku dan bertanya ...
ha ....a...oh tidak ada apa-apa ...
tempat ini bagus banyak pohonnya ...aku mengalihkan pembicaraan ...
hmmm...ayo aku antar kamu ke tempat kerja , nanti terlambat .
setelah sampai , aku mengambil langkah cepat untuk memulai pekerjaan ku .
stop...( aku terkejut melihat seorang perempuan berdiri di depan ku dan menghalangi jalan ku )
Mita...? ada apa ...
Mita yang sudah lama menghilang kini muncul di hadapan ku .
Hebat juga permainan mu Rania ...ternyata diam-dian kamu juga menyukai Doni , aku sungguh tidak menyangka sahabat ku tega berbuat curang .
Mita menuduh ku , aku tau Mita pasti berpikir bahwa aku telah merebut Doni darinya .
Mit...bukan begitu ....ini semua keinginan ayah Doni dan ayah ku ...!
Seharusnya kamu bisa membantahnya Rania ....
__ADS_1
sekarang bukan aku saja yang tersakiti tapi Bimo juga...!
Tega sekali kamu Rania...
Tolong mit...mengertilah dengan ku, aku juga tidak mengungkap perjodohan ini .
aku tidak mau memperpanjang masalah ini .
Semua sudah terlambat Rania, kamu sudah bertunangan .
Meskipun aku sangat menyukai Doni , setidaknya aku bisa berkata jujur di hadapan Doni .
tidak seperti mu yang hanya berpura -pura menganggapnya sebagai saudara , tapi kenyataannya kamu ingin memilikinya .
Mit...Aku tidak mau bertengkar dengan mu... minggir lah , masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan .
kita akan lanjutkan masalah ini setelah aku pulang nanti .
Tidak bisa Rania...sudah lama sekali aku menahan segala amarah ku , jadi hari ini aku tidak bisa menundanya .
MIT...aku minta maaf telah membuat mu sakit hati , tapi aku benar-benar tidak bermaksud menyakiti mu .
jika kamu ingin merebut Doni kembali silahkan ... aku akan mengalah untuk mu mit .
Seharusnya kamu melakukan itu dari dulu Rania...! sebelum kamu dan Doni bertunangan ,,, sekarang kamu mau berbuat apa ..? kamu tidak bisa berbuat apa- apa lagi Rania !
Aku tidak menghiraukan Mita , aku fokus ke pekerjaan ku dulu .
aku meninggalkan Mita dan masuk ke toko tempat aku bekerja .
masih terdengar suara Mita memanggil ku ...
maaf kan aku Mita , aku tidak mau bertengkar dengan mu .
itu siapa ran...ada urusan apa dia ke tempat ini ?
tanya salah seorang karyawan yang bekerja satu toko dengan ku .
Dia teman ku...biasa... hanya salah paham , aku berusaha untuk menjelaskannya ...tapi , dia tidak bisa menerima apa yang aku jelaskan .
lagian kamu juga...mau berteman dengan orang seperti dia...( Dia mengejek ku ).
aku hanya tersenyum mendengar perkataan teman kerja ku itu ....
Pukul tiga sore , ini sudah waktunya pulang .
Aku melihat di sekitar tempat kerja ku , sepertinya sepi dan tidak ada siapa- siapa di sana .
syukurlah Mita sudah pulang dan tidak menunggu ku ...
Tak....tak...tak...( seperti ada seseorang yang berjalan ke arah ku ).
Mita...?
dengan gerakan cepat Mita menjambak rambut ku
sehingga aku tidak bisa berbuat apa-apa .
__ADS_1
mit...lepaskan ...kita bisa bicarakan masalah ini baik-baik ...
tolong mit...lepaskan rambut ku...
Cengkraman Mita semakin kuat ,,,Mita seakan-akan berniat hendak menyakiti ku...
Rania ...dengarkan baik-baik ...aku bisa saja menyakiti mu sekarang , tapi ada satu hal yang harus kamu tahu ...
saat ini semua aset yang di miliki bang Arda dulu ada di tangan ku , bahkan aset yang seharusnya jatuh ke tangan Arza anak mu juga ada pada ku .
Aku akan memberikannya pada mu dengan syarat
batalkan pernikahan mu dengan Doni !
Aku bisa saja membatalkan pernikahan ku , tapi bagai mana dengan ayah, dia pasti sangat marah .
harta bisa di cari tapi kebahagiaan ayah hanya datang sekali .
Mita...! dari dulu aku sudah mengikhlaskan suami ku hidup bersama mu dan sekarang,...jika kamu ingin memiliki seluruh harta dari ayah kandungnya arza aku tidak peduli , itu terserah mu...tapi aku mohon hentikan permusuhan di antara kita .
aku yakin suatu saat kamu pasti mencari ku rania ,
memohon untuk mendapatkan hak arza kembali .
Mita menatap ku dengan wajah sombongnya .
Mita...Aku sudah terbiasa hidup serba kekurangan , bagi ku harta tidaklah penting .
hidup seperti ini saja aku sudah bahagia , jika memang Tuhan mengizinkan apa yang seharusnya menjadi hak kita ' maka akan ada jalan untuk mendapatkannya .
Kamu memang benar dan selalu benar , kita lihat saja nanti ...kamu akan datang dan memohon-mohon pada ku .
ia aku akan datang menemui mu untuk membawa mu ke penjara ...
Aku mulai emosi , semakin aku mengalah Mita semakin menjadi-jadi
Dengan sekuat tenaga Mita mendorong ku ...aku tidak bisa bertahan dan terguling ke bawah .
untuk lah Doni datang tepat pada waktunya dan dia menolong ku .
Rania...siapa yang mendorong mu ....
Doni membantu ku untuk berdiri .
Aku berdiri dan melihat ke atas , ternyata Mita sudah melarikan diri .
aku melihat di sekeliling tempat itu , namun Mita hilang entah ke mana .
apa Mita bersembunyi karena takut bertemu Doni .
Ran...mengapa kamu diam saja ...? siapa yang mendorong mu .
kalau aku bilang Mita yang mendorong ku apa Doni percaya .
Mita yang mendorong ku , tadi Mita masih ada di sini tapi sekarang entah di mana .
Mita...? Di sini tidak ada siapa -siapa Rania , Doni mencari di sekitar tempat itu , tapi tak menemukan apa-apa
__ADS_1