
Sambil menemani Bimo beristirahat aku masih saja memikirkan Tania .
Apa hanya kebetulan saja wajah Tania mirip dengan Mita istri kedua dari ayah kandung Arza .
" Bim...
kalau aku boleh tau , tania punya berapa saudara .
Semoga saja pertanyaan ku tidak menimbulkan kecurigaan Bimo .
" Tania punya tiga saudara kandung, ayah Tania dan ibu ku kakak adik .
" Awalnya aku juga tidak yakin kalau Tania adik sepupu ku ' karena aku berfikir Tania adalah adik dari Mita istri kedua mantan suami mu .
Aku sedikit lega setelah Bimo menejelaskan semuanya , tapi aku merasa masih ada yang mengganjal dalam pikiran ku .
" kamu jangan khawatir aku sudah mempersiapkan semuanya , lagi pula Tania hanya sebentar tinggal di sini karena Tania akan melanjutkan kuliahnya .
" tapi kenapa Tania malah memilih untuk membantu ku di rumah ini .
" Iya itu Tania yang minta , karena biaya kuliahnya cukup mahal jadi Tania meminta untuk bekerja di sini sementara waktu .
Aku hanya diam , ternyata Tania akan seorang mahasiswa .
Meski aku mengetahui Tania adik sepupunya Bimo suami ku tapi Aku sedikit merasa cemburu dengan kehadirannya.
*Keesokan Harinya *
Seperti Biasanya aku menyiapkan sarapan untuk anak dan suami ku , aku di bantu ibu menyiapkan semuanya .
__ADS_1
Baru saja aku dan ibu meyelesaikan hidangan untuk sarapan tania pun datang dengan berpakaian rapi menghampiri aku dan ibu .
"Mbak biar ku bantu , pekerjaan rumah biar aku yang selesaikan .
sebab jika aku tidak bekerja maka aku tidak bisa melanjutkan kuliah ku .
" Tania tugas mu di sini hanya membantu kami , jadi tidak semua pekerjaan rumah kamu selesaikan sendiri mbak bisa mengerti kok Tania .
" Terima kasih mbak Rania ...
Tania menggenggam erat tangan ku , seakan ia bahagia bisa tinggal bersama kami .
" Aku sangat berterima kasih karena sudah di izinkan untuk di sini .
Aku hanya tersenyum sambil membalas genggaman erat Tania .
Aku Ada kerjaan jadi aku harus berangkat sekarang .
" Ya hati-hati jangan lupa sarapan .
Aku memberikan bekal yang sudah aku siapkan sejak tadi , sebab Bimo sudah berpesan untuk membuatkan bekal untuknya .
" Kak Bimo ,
baru beberapa langkah Tania memanggil Bimo .
" ya Tania .
" Aku boleh ikut , kebetulan arah kantor kak Bimo searah dengan kampus ku .
__ADS_1
" Kamu bisa tau kantornya Bimo , Bim kamu kerja kantoran .
Aku merasa heran mengapa Tania lebih tau dari pada aku , selama ini aku sama sekali tidak tahu kalau Bimo kerja kantoran dan arahnya sama dengan kampusnya Tania .
" hanya kantor biasa .
kamu jangan salah paham , nanti aku jelasin .
Bimo terburu-buru keluar tanpa menjelaskan apa-apa .
Sementara Tania mengikuti Bimo dari belakang .
Apa Tania sengaja ingin berduaan di mobil bersama Bimo , ya ampun kenapa perasaan begitu curiga dengan suami ku sendiri .
yang menjadi pikiran ku , kenapa Tania bisa tau Alamat kantornya Bimo .
apa mereka dulu pernah bertemu atau hanya sekedar bercerita .
Sejak dulu Bimo tidak pernah menjelaskan pekerjaannya ,apa jangan-jangan dia sengaja .
Atau dulu mereka sering bertemu dan bercerita .
jujur saja aku merasa cemburu , tapi aku harus bisa menahan diri apa lagi di depan Bimo .
Aku harus bisa membuang rasa cemburu ku sejauh mungkin .
ini sangat lucu jika aku cemburu dengan saudaranya sendiri .
Tapi aku merasa tidak adil mengapa orang lain bisa tau pekerjaan suami ku sementara aku sama sekali tidak mengetahuinya .
__ADS_1