Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
KECEMBURUAN RANIA


__ADS_3

Sambil menemani Bimo beristirahat aku masih saja memikirkan Tania .


Apa hanya kebetulan saja wajah Tania mirip dengan Mita istri kedua dari ayah kandung Arza .


" Bim...


kalau aku boleh tau , tania punya berapa saudara .


Semoga saja pertanyaan ku tidak menimbulkan kecurigaan Bimo .


" Tania punya tiga saudara kandung, ayah Tania dan ibu ku kakak adik .


" Awalnya aku juga tidak yakin kalau Tania adik sepupu ku ' karena aku berfikir Tania adalah adik dari Mita istri kedua mantan suami mu .


Aku sedikit lega setelah Bimo menejelaskan semuanya , tapi aku merasa masih ada yang mengganjal dalam pikiran ku .


" kamu jangan khawatir aku sudah mempersiapkan semuanya , lagi pula Tania hanya sebentar tinggal di sini karena Tania akan melanjutkan kuliahnya .


" tapi kenapa Tania malah memilih untuk membantu ku di rumah ini .


" Iya itu Tania yang minta , karena biaya kuliahnya cukup mahal jadi Tania meminta untuk bekerja di sini sementara waktu .


Aku hanya diam , ternyata Tania akan seorang mahasiswa .


Meski aku mengetahui Tania adik sepupunya Bimo suami ku tapi Aku sedikit merasa cemburu dengan kehadirannya.


*Keesokan Harinya *


Seperti Biasanya aku menyiapkan sarapan untuk anak dan suami ku , aku di bantu ibu menyiapkan semuanya .

__ADS_1


Baru saja aku dan ibu meyelesaikan hidangan untuk sarapan tania pun datang dengan berpakaian rapi menghampiri aku dan ibu .


"Mbak biar ku bantu , pekerjaan rumah biar aku yang selesaikan .


sebab jika aku tidak bekerja maka aku tidak bisa melanjutkan kuliah ku .


" Tania tugas mu di sini hanya membantu kami , jadi tidak semua pekerjaan rumah kamu selesaikan sendiri mbak bisa mengerti kok Tania .


" Terima kasih mbak Rania ...


Tania menggenggam erat tangan ku , seakan ia bahagia bisa tinggal bersama kami .


" Aku sangat berterima kasih karena sudah di izinkan untuk di sini .


Aku hanya tersenyum sambil membalas genggaman erat Tania .


Aku Ada kerjaan jadi aku harus berangkat sekarang .


" Ya hati-hati jangan lupa sarapan .


Aku memberikan bekal yang sudah aku siapkan sejak tadi , sebab Bimo sudah berpesan untuk membuatkan bekal untuknya .


" Kak Bimo ,


baru beberapa langkah Tania memanggil Bimo .


" ya Tania .


" Aku boleh ikut , kebetulan arah kantor kak Bimo searah dengan kampus ku .

__ADS_1


" Kamu bisa tau kantornya Bimo , Bim kamu kerja kantoran .


Aku merasa heran mengapa Tania lebih tau dari pada aku , selama ini aku sama sekali tidak tahu kalau Bimo kerja kantoran dan arahnya sama dengan kampusnya Tania .


" hanya kantor biasa .


kamu jangan salah paham , nanti aku jelasin .


Bimo terburu-buru keluar tanpa menjelaskan apa-apa .


Sementara Tania mengikuti Bimo dari belakang .


Apa Tania sengaja ingin berduaan di mobil bersama Bimo , ya ampun kenapa perasaan begitu curiga dengan suami ku sendiri .


yang menjadi pikiran ku , kenapa Tania bisa tau Alamat kantornya Bimo .


apa mereka dulu pernah bertemu atau hanya sekedar bercerita .


Sejak dulu Bimo tidak pernah menjelaskan pekerjaannya ,apa jangan-jangan dia sengaja .


Atau dulu mereka sering bertemu dan bercerita .


jujur saja aku merasa cemburu , tapi aku harus bisa menahan diri apa lagi di depan Bimo .


Aku harus bisa membuang rasa cemburu ku sejauh mungkin .


ini sangat lucu jika aku cemburu dengan saudaranya sendiri .


Tapi aku merasa tidak adil mengapa orang lain bisa tau pekerjaan suami ku sementara aku sama sekali tidak mengetahuinya .

__ADS_1


__ADS_2