Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
TEMPAT TINGGAL BIMO


__ADS_3

Inilah kisah perjalanan hidup ku yang penuh dengan tantangan , bisa kah aku menghadapinya ?


Aku terus berlari sempai akhirnya aku kelelahan dan beristirahat di bawah pohon yang rindang .


Ketika aku melihat ke belakang , aku mulai kebingungan ternyata aku berlari begitu jauh meninggalkan rumah .


Matahari mulai terbenam , Aku berdiri dan tak tahu harus ke mana .


sebaiknya aku pulang saja , dari pada ibu khawatir nantinya.


Sudah satu jam ...tapi aku tidak menemukan jalan pulang ke rumah , seingat ku tadi melewati jalan ini .


hari semakin gelap , tidak ada orang di sekitar tempat ini .


di mana ini , mengapa aku tidak bisa mencari jalan pulang .


tiba-tiba hujan begitu deras , aku terpaksa berdiri di depan rumah yang begitu besar 'kebetulan rumah itu tidak jauh dari pinggir jalan .


Sreeeeeeet ...ada yang membuka pintu rumah , dia pasti orang yang punya rumah ini ...


aku yakin dia pasti memarahi ku .


Nak...kamu sedang apa di sini...?


kamu kehujanan ...


suara ibu-ibu ini sepertinya aku pernah mendengarnya .


Ia Bu...maaf aku berdiri di sini , karena hujan sangat deras .


tidak apa-apa nak... dari pada kamu kedinginan , lebih baik kamu masuk dan keringkan pakaian mu .


ibu-ibu itu sangat ramah dan baik .


aku sangat kedinginan , aku memperhatikan di sekitar rumahnya sangat rapi .


Bu...aku seperti pernah mendengar suara ibu , tapi apakah sebelumnya kita pernah bertemu .


aku semakin penasaran melihatnya terus memperhatikan aku .


entahlah nak...mungkin saja pernah , dia menjawab sambil tersenyum memandang ku .


tubuh ku gemetaran karena ke dinginan , perut ku juga terasa begitu lapar .


aku berusaha menahan rasa lapar ku karena malu .


beberapa menit kemudian sepertinya aku sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi , tubuh ku terasa lemah dan nafas ku sesak .


aku menjatuhkan tubuh ku di atas sofa yang aku duduki .


Nak...Nak...bangun nak...


aku mendengar suara yang memanggil ku , namun aku tidak bisa membuka mata ku .


Lima jam kemudian


Perlahan aku membuka mata ku dan melihat di kiri dan kanan , sepertinya aku berada di kamar ...


ini kamar siapa ? ini bukan kamar ku ...


ia aku ingat , tadi aku bersama seorang ibu-ibu di rumah ini .


Tapi...siapa yang menggendong ku ...dia tidak mungkin bisa menggendong ku , badan ku cukup berat ...

__ADS_1


Sudahlah lebih baik aku pulang , kasihan ibu ...dia pasti mencari ku .


Aku membuka pintu kamar dan mencari di mana arah pintu ke luar .


rumah ini besar sekali ...pintu juga sangat banyak .


Hmm...Hmm..Hmm


Besok saja kalau pulang ...ini sudah jam berapa ...


aku Melihat ke arah jam sambil memutar badan ku kebelakang .


sudah jam 12 , jawab ku sambil melihat ke arah suara yang berbicara dengan ku .


eh tunggu ... kamu ....?Kamu Bimo...kan ...


Ia...aku Bimo ... tadi kamu pingsan di sofa .


rania ....jika keadaan mu belum membaik, sebaiknya kamu istirahat saja .


Tapi Bim...aku pergi dari rumah tanpa berpamitan , aku yakin mereka semua pasti sangat khawatir dengan ku .


sebenarnya ada masalah apa Ran ? sampai kamu lari dari rumah ...


Aku tidak mungkin menceritakan masalah surat yang di kirim oleh Bimo .


biasa Bim...masalah keluarga , Sebenarnya tadi aku bermaksud mau pulang ' tapi...malah nyasar ke sini .


Tidak apa- apa Rania...itu tandanya kamu kangen sama aku .


Bisa saja kamu Bim...


oh ia ini rumah siapa ...dan ibu itu saudara kamu ia bim ?


Kemarin aku lupa memberi tahu mu , kalau aku tinggal di sini ...


mengapa bimo gugup, sepertinya Bimo sedang berbohong .


Tapi Bim...aku seperti pernah melihatnya ...maksud ku Tante kamu itu .


Hmmm... mungkin kamu pernah bertemu dengannya di pasar atau di jalan mungkin...


( Bimo sepertinya sedang mencari alasan )


Aku rasa tidak , sudahlah Bim...aku mau istirahat ' besok aku mau pulang .


ia silahkan.....


sambil menunjuk ke arah kamar dan tidak melanjutkan pembicaraannya .


Aku tidak bisa tidur ...rasanya aku ingin pulang malam ini juga .


Gara - gara surat itu , aku jadi begini ...


Kalau aku bahas masalah ini ke Bimo , apa tanggapan Bimo nantinya ...


Keesokan harinya .....


ya tuhan....sudah jam 08.00 pagi...? aku harus pulang , kasihan ibu , ayah dan juga Arza mereka pasti mencari ku .


Aku berlari keluar dari kamar dan mencari cara agar bisa keluar dari rumah mewah tempat tinggal Bimo .


Rania...mau kemana ,,,

__ADS_1


tiba -tiba Bimo menarik tangan ku ,


tetaplah di sini untuk beberapa hari ' agar pikiran mu lebih tenang .


Tidak....aku harus pulang , aku harus menyelesaikan masalah ku ' tolong Bim...jangan halangi aku .


Aku tidak menghalangi mu Rania...ada yang ingin aku sampaikan .


apa...! jawab ku dengan nada kasar , apa yang ingin kamu sampaikan ...


Bim ...tolong jangan menambah permasalahan ini lagi , berhentilah berharap dengan ku .


Biarkan aku mengikuti takdir ku , apa pun yang terjadi mungkin itulah nasib ku .


Rania...jika kamu tidak menginginkan perjodohan ini , kamu jangan diam saja Rania...


kamu bisa menolaknya , aku tahu kamu tidak mencintai Doni .


Ini bukan masalah cinta atau tidak cinta Bimo....


aku hanya mengikuti jalan cerita hidup ku .


Rania...jika jalan hidup mu akan membuat mu terpuruk , apa kamu juga akan tetap mengikutinya .


Rania...aku mohon berpikirlah sebelum semuanya terlambat .


batalkan pernikahan mu dengan Doni , aku tahu Doni orang yang baik .


tapi bagai mana dengan perasaan mu , bukankah selama ini kamu menganggap Doni hanya sebagai saudara mu .


Cukup Bim....ini persoalan hidup ku ...sekarang aku mau pulang .


Aku berusaha agar bisa keluar dari rumah ini , tapi Bimo terus menghalangi ku .


dengan rasa kesal ...aku mendorong Bimo sekuat tenaga agar aku bisa keluar.


untung saja usaha ku tidak sia-sia , aku bisa keluar dan menghindar dari Bimo .


syukurlah Bimo tidak mengejar ku , aku harus secepatnya sampai di rumah .


satu jam kemudian aku telah sampai di rumah ,


perut ku terasa lapar .


Sepertinya di rumah ini sangat sepi ...


Bu...ibu...


ke mana ibu , kemana mereka ...tak biasanya rumah ini kosong seperti ini .


purut ku semakin lapar aku tidak kuat menahan rasa lapar ini semakin menjadi .


dengan gerakan cepat aku mengambil piring dan menyantap hidangan yang tersedia di meja makan .


Alham dulillah purut ku sudah terisi , sehingga otak ku bisa berfungsi seperti semula .


Oh ia aku harus mencari ibu dan ayah ,,,aku tidak mau menunda-nunda waktu lagi permasalahan ini harus selesai .


namun ketika kaki ku hendak melangkah keluar ,,,,Doni sudah berdiri tepat di hadapan ku .


Rania...ada yang ingin aku sampaikan tentang pernikahan kita telah aku batalkan .


jadi untuk saat ini , jika kamu ingin menjalin hubungan kembali bersama Bimo itu silahkan .

__ADS_1


Doni pergi meninggalkan ku setelah menyampaikan keputusannya , namun raut wajah Doni sangat berbeda .


__ADS_2