
Inilah kisah perjalanan hidup ku yang penuh dengan tantangan , bisa kah aku menghadapinya ?
Aku terus berlari sempai akhirnya aku kelelahan dan beristirahat di bawah pohon yang rindang .
Ketika aku melihat ke belakang , aku mulai kebingungan ternyata aku berlari begitu jauh meninggalkan rumah .
Matahari mulai terbenam , Aku berdiri dan tak tahu harus ke mana .
sebaiknya aku pulang saja , dari pada ibu khawatir nantinya.
Sudah satu jam ...tapi aku tidak menemukan jalan pulang ke rumah , seingat ku tadi melewati jalan ini .
hari semakin gelap , tidak ada orang di sekitar tempat ini .
di mana ini , mengapa aku tidak bisa mencari jalan pulang .
tiba-tiba hujan begitu deras , aku terpaksa berdiri di depan rumah yang begitu besar 'kebetulan rumah itu tidak jauh dari pinggir jalan .
Sreeeeeeet ...ada yang membuka pintu rumah , dia pasti orang yang punya rumah ini ...
aku yakin dia pasti memarahi ku .
Nak...kamu sedang apa di sini...?
kamu kehujanan ...
suara ibu-ibu ini sepertinya aku pernah mendengarnya .
Ia Bu...maaf aku berdiri di sini , karena hujan sangat deras .
tidak apa-apa nak... dari pada kamu kedinginan , lebih baik kamu masuk dan keringkan pakaian mu .
ibu-ibu itu sangat ramah dan baik .
aku sangat kedinginan , aku memperhatikan di sekitar rumahnya sangat rapi .
Bu...aku seperti pernah mendengar suara ibu , tapi apakah sebelumnya kita pernah bertemu .
aku semakin penasaran melihatnya terus memperhatikan aku .
entahlah nak...mungkin saja pernah , dia menjawab sambil tersenyum memandang ku .
tubuh ku gemetaran karena ke dinginan , perut ku juga terasa begitu lapar .
aku berusaha menahan rasa lapar ku karena malu .
beberapa menit kemudian sepertinya aku sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi , tubuh ku terasa lemah dan nafas ku sesak .
aku menjatuhkan tubuh ku di atas sofa yang aku duduki .
Nak...Nak...bangun nak...
aku mendengar suara yang memanggil ku , namun aku tidak bisa membuka mata ku .
Lima jam kemudian
Perlahan aku membuka mata ku dan melihat di kiri dan kanan , sepertinya aku berada di kamar ...
ini kamar siapa ? ini bukan kamar ku ...
ia aku ingat , tadi aku bersama seorang ibu-ibu di rumah ini .
Tapi...siapa yang menggendong ku ...dia tidak mungkin bisa menggendong ku , badan ku cukup berat ...
__ADS_1
Sudahlah lebih baik aku pulang , kasihan ibu ...dia pasti mencari ku .
Aku membuka pintu kamar dan mencari di mana arah pintu ke luar .
rumah ini besar sekali ...pintu juga sangat banyak .
Hmm...Hmm..Hmm
Besok saja kalau pulang ...ini sudah jam berapa ...
aku Melihat ke arah jam sambil memutar badan ku kebelakang .
sudah jam 12 , jawab ku sambil melihat ke arah suara yang berbicara dengan ku .
eh tunggu ... kamu ....?Kamu Bimo...kan ...
Ia...aku Bimo ... tadi kamu pingsan di sofa .
rania ....jika keadaan mu belum membaik, sebaiknya kamu istirahat saja .
Tapi Bim...aku pergi dari rumah tanpa berpamitan , aku yakin mereka semua pasti sangat khawatir dengan ku .
sebenarnya ada masalah apa Ran ? sampai kamu lari dari rumah ...
Aku tidak mungkin menceritakan masalah surat yang di kirim oleh Bimo .
biasa Bim...masalah keluarga , Sebenarnya tadi aku bermaksud mau pulang ' tapi...malah nyasar ke sini .
Tidak apa- apa Rania...itu tandanya kamu kangen sama aku .
Bisa saja kamu Bim...
oh ia ini rumah siapa ...dan ibu itu saudara kamu ia bim ?
Kemarin aku lupa memberi tahu mu , kalau aku tinggal di sini ...
mengapa bimo gugup, sepertinya Bimo sedang berbohong .
Tapi Bim...aku seperti pernah melihatnya ...maksud ku Tante kamu itu .
Hmmm... mungkin kamu pernah bertemu dengannya di pasar atau di jalan mungkin...
( Bimo sepertinya sedang mencari alasan )
Aku rasa tidak , sudahlah Bim...aku mau istirahat ' besok aku mau pulang .
ia silahkan.....
sambil menunjuk ke arah kamar dan tidak melanjutkan pembicaraannya .
Aku tidak bisa tidur ...rasanya aku ingin pulang malam ini juga .
Gara - gara surat itu , aku jadi begini ...
Kalau aku bahas masalah ini ke Bimo , apa tanggapan Bimo nantinya ...
Keesokan harinya .....
ya tuhan....sudah jam 08.00 pagi...? aku harus pulang , kasihan ibu , ayah dan juga Arza mereka pasti mencari ku .
Aku berlari keluar dari kamar dan mencari cara agar bisa keluar dari rumah mewah tempat tinggal Bimo .
Rania...mau kemana ,,,
__ADS_1
tiba -tiba Bimo menarik tangan ku ,
tetaplah di sini untuk beberapa hari ' agar pikiran mu lebih tenang .
Tidak....aku harus pulang , aku harus menyelesaikan masalah ku ' tolong Bim...jangan halangi aku .
Aku tidak menghalangi mu Rania...ada yang ingin aku sampaikan .
apa...! jawab ku dengan nada kasar , apa yang ingin kamu sampaikan ...
Bim ...tolong jangan menambah permasalahan ini lagi , berhentilah berharap dengan ku .
Biarkan aku mengikuti takdir ku , apa pun yang terjadi mungkin itulah nasib ku .
Rania...jika kamu tidak menginginkan perjodohan ini , kamu jangan diam saja Rania...
kamu bisa menolaknya , aku tahu kamu tidak mencintai Doni .
Ini bukan masalah cinta atau tidak cinta Bimo....
aku hanya mengikuti jalan cerita hidup ku .
Rania...jika jalan hidup mu akan membuat mu terpuruk , apa kamu juga akan tetap mengikutinya .
Rania...aku mohon berpikirlah sebelum semuanya terlambat .
batalkan pernikahan mu dengan Doni , aku tahu Doni orang yang baik .
tapi bagai mana dengan perasaan mu , bukankah selama ini kamu menganggap Doni hanya sebagai saudara mu .
Cukup Bim....ini persoalan hidup ku ...sekarang aku mau pulang .
Aku berusaha agar bisa keluar dari rumah ini , tapi Bimo terus menghalangi ku .
dengan rasa kesal ...aku mendorong Bimo sekuat tenaga agar aku bisa keluar.
untung saja usaha ku tidak sia-sia , aku bisa keluar dan menghindar dari Bimo .
syukurlah Bimo tidak mengejar ku , aku harus secepatnya sampai di rumah .
satu jam kemudian aku telah sampai di rumah ,
perut ku terasa lapar .
Sepertinya di rumah ini sangat sepi ...
Bu...ibu...
ke mana ibu , kemana mereka ...tak biasanya rumah ini kosong seperti ini .
purut ku semakin lapar aku tidak kuat menahan rasa lapar ini semakin menjadi .
dengan gerakan cepat aku mengambil piring dan menyantap hidangan yang tersedia di meja makan .
Alham dulillah purut ku sudah terisi , sehingga otak ku bisa berfungsi seperti semula .
Oh ia aku harus mencari ibu dan ayah ,,,aku tidak mau menunda-nunda waktu lagi permasalahan ini harus selesai .
namun ketika kaki ku hendak melangkah keluar ,,,,Doni sudah berdiri tepat di hadapan ku .
Rania...ada yang ingin aku sampaikan tentang pernikahan kita telah aku batalkan .
jadi untuk saat ini , jika kamu ingin menjalin hubungan kembali bersama Bimo itu silahkan .
__ADS_1
Doni pergi meninggalkan ku setelah menyampaikan keputusannya , namun raut wajah Doni sangat berbeda .