
masih seperti biasa , setelah selesai sholat subuh aku membantu ibu menyiapkan sarapan dan membangunkan arza agar tidak terlambat ke sekolah .
Hari ini setelah mengantar Arza , aku akan berkeliling daerah ini untuk mencari pekerjaan .
tak perlu pekerjaan yang bagus , yang penting bisa mendapatkan uang .
Bu...di luar sepertinya hujan , bagai mana ini Bu...aku ada ulangan hari ini .
arza merengek sambil menunjuk ke arah jendela yang di tiup angin .
aku menggandeng arza membawanya ke depan pintu rumah , memang benar hujan begitu deras " aku mencari payung supaya bisa mengantar arza .
Arza...kamu ke sekolahnya sama om Doni saja , biar om Doni yang mengantar mu , Doni tiba-tiba menghampiri kami berdua.
tidak ada cara lain dari pada arza ke tinggalan pelajarannya lebih baik aku menerima tawaran Doni.
Arza hari ini sama om Doni saja ke sekolahnya , ibu masih ada pekerjaan di dapur ' aku memberi alasan takut arza kecewa .
Setelah berpamitan dengan ku arza dan Doni berangkat menuju ke sekolahnya Arza .
Doni...ke mana...? tanya Mita , bukannya tadi masih di sini...
aku terkejut mendengar pertanyaan Mita , sepertinya Mita ada janjian dengan Doni untuk berangkat sama-sama pagi ini .
Doni , mengantar arza ke sekolah ' ada apa mit...?
oh...tidak aku hanya bertanya , dengan suara yang pelan namun kesannya seperti tidak enak .
kamu sendiri mau ke mana hari ini , pagi-pagi sudah rapi ...? Mita bertanya sambil melirik pakaian yang aku kenakan .
Itu...aku sudah bosan di rumah mit...aku ingin mencari pekerjaan di luar , tidak enak hidup seperti ini terus .
Rania...apa kamu yakin mau bekerja , maaf bukan aku meragukan mu ...tapi....kondisi mu Rania , apa kamu benar-benar sudah sembuh .
jangan memaksakan diri , nanti kamu sakit Rania ...
aku rasa ...aku baik-baik saja mit...lihatlah sekarang aku sudah bisa melakukan banyak hal , jadi aku sudah bisa bekerja mencari uang untuk kebutuhan arza dan kedua orang tua ku.
Kalau memang kamu merasa sudah sembuh , aku akan membantu mu mencari pekerjaan .
yang benar kamu mit...aku sangat senang mendengarnya
terima kasih Mita...
Sama-sama Rania ...
sudah beberapa jam menunggu , namun hujan belum juga reda .
Rania ...sebaiknya kita mencari payung ... sepertinya hujan semakin deras , kalau menunggu terus hujan tidak akan reda.
Aku mencari payung di sekitar rumah , untunglah ada payung yang masih bisa di gunakan .
hari itu aku dan Mita berkeliling memasuki toko yang ada di sekitar pasar itu .
__ADS_1
Setelah lama ke sana ke mari akhirnya ,...ada sebuah toko yang kebetulan mencari karyawan perempuan untuk menjaga tokonya .
meski pun gaji yang di tawarkan tidak begitu mahal , namun dari pada tidak dapat pekerjaan aku pun menerima tawaran itu .
syukurlah besok aku sudah bisa bekerja menjaga dan melayani pembeli di toko tersebut .
Aku dan Mita pulang ke rumah sekitar pukul tiga sore , rasanya melelahkan aku harus beristirahat mengumpulkan tenaga untuk bisa bekerja besok pagi .
semangat pagi ini untuk menjalankan aktifitas baru ku ...
tidak lupa meminta restu kepada ke dua orang tua ku agar pekerjaan yang aku jalani ini berkah dunia dan akhirat .
mulai melakukan aktifitas baru ,,,tiga melangkah meninggalkan rumah dengan semangat yang membara ...tepat pada hitungan satu dua dan tiga
langkah kaki terhenti , sepertinya ada yang menarik tas ku dari belakang .
Aku melihat ke belakang , namun tidak ada siapa-siapa di belakang ku .
memutar ke kiri dan ke kanan juga tidak ada siapa-siapa .
lalu siapa yang menarik tas ku ini ...aku mulai bingung dan tidak bisa bergerak .
setelah lama mencari tahu apa yang terjadi dan setelah di teliti secara perlahan ...ternyata....tas ku tersangkut di ujung pagar rumah pak Dedi .
ia ampun.......ternyata nyangkut di pagar rupanya ...
hampir saja aku menuduh seseorang yang menarik ku dari belakang ...
Sedikit lega ,,,aku mulai berjalan sambil tersenyum manis...
(memutar ke belakang dan ternyata Doni yang memanggil ku ).
Ada apa Don ?...aku bertanya ke pada Doni.
rapi sekali hari ini , mau kemana sepertinya kamu sedang buru-buru ...
Aku hari ini mulai bekerja di sebuah toko ,,, aku terpaksa berterus terang kepada Doni.
kerja...! apa aku tidak salah dengar , kamu mau kerja.
Rania...mengapa kamu tidak pernah cerita dengan ku , kalau kamu mau bekerja ...
Maaf Doni...beberapa hari yang lalu , aku sangat sibuk sehingga aku lupa memberi tahu mu kalau aku hari ini sudah mulai bekerja .
Rania...kamu baru saja sembuh ,,, apakah kebutuhan mu selama di rumah ku ini kurang , mengapa kamu tidak pernah cerita ...?
Doni...aku sudah sembuh , lagi pula aku terlalu banyak menyusahkan keluarga mu .
kebutuhan selama di rumah mu itu lebih dari cukup .
tapi aku juga ingin menikmati hidup dengan cara ku sendiri , jadi tolong hargai keputusan ku .
Rania...aku cuma tidak mau...
__ADS_1
tiba-tiba Doni berhenti berbicara .
tidak mau melihat Rania bekerja maksud mu...
mita memotong pembicaraan Doni .
lalu... apa kamu , yang mau menanggung semua kebutuhan Rania , sampai kapan sanggup menanggung semua kebutuhannya !
Mita bertanya dengan nada kasar
Mungkin aku tidak bisa memberikan Rania segalanya , tapi aku akan berusaha semampu ku .
Doni menjawab dengan suara pelan .
aku hanya diam melihat mereka berdua bertengkar hebat .
beruntung sekali nasib mu Rania...kamu di kelilingi orang-orang yang sayang dan peduli dengan mu .
Semoga saja awal pekerjaan mu ini , bisa membuat mu lebih mandiri lagi .
Aku tidak mengerti apa maksud Mita berbicara seperti itu , aku tidak mau memperpanjang pembicaraan dengan mereka .
percuma saja , mereka juga tidak mau mengerti dengan ku .
mungkin Mita tidak suka jika doni terus saja memperhatikan setiap gerak gerik ku .
apa lagi ...jika Bimo terlalu peduli dengan hidup ku .
Aku melihat raut wajah kesal Mita di hadapan ku ,
Mita pergi meninggalkan aku dan Bimo tanpa berkata apa-apa .
aku yakin Mita sangat marah dengan ku .
Aneh mengapa Mita seperti itu ...? doni menunjuk ke arah Mita yang sudah jauh meninggalkan kami berdua .
Aku juga tidak mengerti , coba kamu tanyakan saja ke Mita nya .
mungkin dia mau menjelaskan apa maksudnya tadi .
Apa salahnya jika aku peduli dengan mu Rania...tapi mengapa Mita bersikap aneh seperti tidak menyukainya .
mungkin Mita menyukai Doni ...aku tak sengaja mengucapkannya ...
apa...? Mita suka dengan ku .....
ha...ha...ha ...Doni tertawa terbahak-bahak ,,,
itu tidak mungkin Rania...
orang yang berpendidikan tinggi dan mempunyai banyak harta tidak mungkin menyukai ku rania...
Jangan merendahkan diri ....buktinya Mita cemburu jika kamu bersikap peduli dengan ku ...
__ADS_1
sudahlah Doni ...aku tidak mau terlambat hari ini , nanti saja kita lanjutkan pembicaraannya .
aku meninggalkan Doni yang masih berdiri di depan rumahnya .