Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
MENCARI CARA


__ADS_3

Dua Minggu berlalu ...


rasanya semakin hari aku merasa semakin tertekan , apa lagi sampai detik ini belum ada satu cara pun untuk bisa membebaskan ayah .


aku memang tak mampu , apa lagi jika harus membayar semua hutang-hutang keluarga kami ke pak Dedi .


Bu...aku pamit ke sekolah , arza mendekati ku untuk berpamitan .


memang sejak kami pindah ke rumah yang baru aku sudah jarang mengantar arza ke sekolah .


Arza...maafkan ibu nak , ibu sudah jarang memperhatikan mu bahkan mengantar mu ke sekolah .


belajar yang pintar rajin ia nak,,, ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk mu .


ia Bu....arza janji , dengan senyuman di wajah yang mungil itu membuat hati ini sedikit lebih tenang .


arza meninggalkan aku sendiri ia ke sekolah bersama temannya .


Oh ia...ibu dimana ....?


sejak tadi aku belum melihat ibu , apa ibu ke pasar ...


aku mencari ibu di sekeliling rumah tapi aku tidak menemukannya .


Bu...ibu...ibu dimana...?


tak ada jawaban , sudahlah...aku tunggu di rumah saja .


Tap...tap...tap...


sepertinya ada seseorang di luar rumah , mungkin itu ibu baru pulang .


Bu...baru pulang ...ibu dari mana...?


namun setelah aku tiba di luar ternyata ...dia bukan ibu ku melainkan dia adalah Bimo...


Bim...aku pikir tadi ibu ku ...


oh ia ...dari mana kamu tahu rumah ku ?


Ia ran...aku baru saja bertemu ibu mu , dia bekerja di warung dekat persimpangan jalan .


apa ....ibu bekerja , aku terkejut mendengar pembicaraan Bimo .


mengapa ibu tidak mau memberi tahu ku , seharusnya aku yang bekerja bukan ibu .


RAN...aku sudah dengar semuanya tentang ayah mu , maaf jika aku lancang ...bolehkah


aku membantu keluarga mu ...?


Sebenarnya aku memang membutuhkan pertolongan seseorang , tapi...aku tidak berani mengungkapkan nya sebab aku takut...


jika kejadian ini akan terulang kembali .

__ADS_1


Bim...jika boleh aku jujur ,,, aku memang membutuhkan bantuan mu ...


tapi...jika suatu saat kamu meminta ganti rugi aku tidak sanggup Bim...


Apa maksud mu ran...aku membantu mu dengan ikhlas .


Apa benar Bimo bisa membantu ku , aku rasa Bimo tidak akan mampu menghadapi pak Dedi orang yang punya segudang harta .


Aku tidak bermaksud merendahkan mu Bimo...masalahnya yang aku hadapi sekarang ini adalah keluarga pak Dedi .


mereka orang-orang yang berkecukupan , apa lagi pak Dedi bekerja sama dengan Mita .


Ia kamu benar Rania ...aku sudah tahu bahwa Mita bekerja sama dengan pak Dedi dan Mita juga yang telah merencanakan ini semua .


apa Mita ...!


mata ku terbelalak mendengar perkataan Bimo itu.


ia Mita...!


kamu tidak perlu takut rania...selagi kita berada di posisi yang benar kita pasti bisa melawan mereka .


untuk mita , aku sudah tahu kelemahannya , ini bisa jadi senjata untuk mu Rania ...


maksud kamu Bim...,


aku semakin tidak mengerti apa yang di jelaskan Doni itu .


Mita seharusnya memberikan harta si Arda ayah kandungnya arza , namun Mita memanfaatkan harta tersebut untuk keperluan pribadinya .


aku juga dengar dari seseorang bahwa dulu sebelum meninggal Arda sempat memberikan pesan tentang pembagian harta warisannya itu kepada Mita untuk di berikan kepada anaknya .


tapi sampai sekarang Mita begitu serakah , sepeser pun arza tidak.mendapatakan warisan dari ayahnya itu .


aku rasa dengan cara itu kita bisa memanfaatkan Mita dan kamu bisa membebaskan ayah mu .


tapi Bim...seandainya Mita tetap mempertahankan Harta tersebut kita bisa apa ?


kamu tenang saja Rania...aku akan membantu mu untuk memberikan bukti-bukti kebenaran itu .


Sungguh aku tidak mau menambah masalah baru lagi apa lagi berurusan dengan Mita .


aku sudah tidak kuat Bim...selalu dalam masalah seperti ini .


kamu harus semangat Rania...cuma ini jalan satu-satunya untuk membebaskan ayah mu .


apa hubungannya dengan ayah ku Bim...ayah ku itu permasalahannya dengan pak Dedi bukan dengan Mita ! aku semakin bingung ....


Rania...Rania...buka mata mu...buka pikiran mu...


dari tadi aku bercerita ternyata tidak nyambung di otak mu !


Maksud mu apa Bim...aku semakin tidak mengerti .

__ADS_1


Bimo menggarukkan kepalanya sambil tersenyum melihat sikap bodoh ku itu .


Begini Rania...setelah semuanya terbongkar , aku rasa Mita tidak akan sanggup bertahan lama dan Mita dengan terpaksa memberikan semua hak arza tersebut .


setelah kamu mendapatkan itu , kamu bisa menebus semua hutang-hutang ayah mu .


Bim...harta tersebut di tujukan untuk arza bukan untuk ku , aku hanya takut di kutuk oleh almarhum bang Arda karena telah menggunakan hartanya untuk keperluan lain bukan untuk anaknya .


rania...cuma ini jalan satu-satunya untuk membebaskan ayah mu .


Hutang keluarga ku sangat banyak , aku rasa harta bang Arda belum tentu cukup untuk melunasinya .


aku bingung untuk mencari cara membebaskan ayah ku .


jika memang tidak cukup biar aku yang membantu berapa sisanya , aku akan membantu mu Rania ...


Bim...seperti yang aku katakan tadi , aku tidak sanggup untuk membayarnya .


aku tidak meminta mu untuk membayarnya Rania..


aku membantu mu dengan ikhlas ' Rania...kamu harus berfikir jernih .


Sebenarnya Bim...aku juga tidak sanggup melihat ayah di penjara , jika memang ini jalan satu-satunya


aku setuju Bim...


namun aku benar-benar membutuhkan bantuan mu , kamu tahu sendiri aku tidak mungkin bisa menghadapi ini semua sendiri .


baiklah jika kamu sudah setuju , aku akan mempersiapkan ini semua .


tenanglah Rania...aku akan terus membantu mu semampu ku , yang jelas kamu harus semangat .


ingat Rania ...kita tidak punya banyak waktu dan nanti jika masalah ini di perpanjang kamu harus bertindak tegas .


Kamu jangan takut jika berhadapan dengan Mita nanti , sebab jika kamu takut Mita terus meraja rela' kamu mengerti kan Rania ...


Ia Bim...tapi sepertinya aku harus belajar banyak dengan mu ...


karena sebelumnya aku tidak pernah menghadapi kasus seperti ini .


Kamu tenang saja Rania ...sebelum kita menghadapi Mita , kita harus mempersiapkan diri kita dulu karena Mita bukan orang sembarangan dia pandai bersilat lidah .


jika sedikit saja kita lengah, Mita dengan mudah menutupi kesalahannya .


aku sangat yakin , selama ini Mita telah banyak mempersiapkan segala hal untuk menutup kesalahannya .


Kamu benar Bim...Mita sangat cerdik dia punya banyak pengalaman , sulit juga jika kita tidak punya pegangan yang kuat untuk menekan Mita .


Semoga niat baik kita ini di mudahkan jalannya oleh yang maha kuasa , aku ingin semua ini cepat berakhir .


Aku sangat merindukan ayah...


ingin sekali melihatnya seperti dulu , meski hidup pas-pasan namun keluarga kami tetap utuh .

__ADS_1


ia ran...semoga saja , kita bisa membebaskan ayah mu dan keluarga mu bisa terkumpul kembali ...


__ADS_2