
Siang itu Tania masih mengurung dirinya di kamar sendirian , sementara aku dan Bimo hanya mengawasinya dari luar .
" Bim , Aku rasa Tania butuh istirahat dan menenangkan pikirannya .
" Aku pikir juga begitu ,
oh ya aku ada kerjaan lagi di luar kota , kamu jaga diri baik-baik dan jaga kesehatan .
Seperti biasanya setiap ingin berangkat kerja Bimo selalu meninggalkan uang saku yang jumlahnya lumayan besar , meskipun demikian uang tersebut aku gunakan seperlunya saja dan sisanya aku simpan buat tabungan kami nanti .
" Jika kamu ada keperluan kamu bisa gunakan uang itu , karena kalau kamu di rumah terus aku yakin kamu pasti suntuk .
" Baik Bim , kamu juga jaga kesehatan ya .
Aku mengantar Bimo sampai ke depan pintu rumah , sedangkan Tania belum juga keluar dari kamarnya .
" Rania bagai ana keadaan Tania ...
" tania baik-baik aja Bu , cuma lagi ng enak badan aja .
Aku tidak boleh cerita ke ibu kalau Tania tadi malam dalam keadaan mabok , sebab ibu paling membenci siapa pun yang menggunakan minuman beralkohol seperti itu .
" Bu aku ke kamar Tania sebentar ya ,,,
Aku pergi ke kamar Tania untuk melihat keadaannya .
" Tania ...
gimana keadaan kamu , ini mbak buatin bubur buat kamu .
masih anget ' barangkali kamu lapar .
__ADS_1
" Makasih mbak , tapi aku belum lapar .
oh ya mbak kak Bimo mana ?
" Bimo ada urusan di luar kota ,
" Mendadak ...!
" Ia mendadak gitu katanya , mbak juga Ng ngerti .
Raut wajah Tania tiba-tiba berubah mendengar Bimo pergi ke luar kota .
" Memangnya kamu ada perlu apa , bilang aja ke mbak .
" Tidak mbak , aku cuma nanya aja .
Aku heran melihat Tania gelisah apa yang di pikirkan Tania .
" kenapa ng di tunda besok aja Tan , mbak ng mau kamu mengulangi hal bodoh itu lagi .
apa lagi Bimo udah pesan ke mbak untuk jagain kamu .
" Aku janji mbak ng bakalan ngapa-ngapain .
" Tania Tan .
"Mbak aku mohon kali ini Aja .
Aku tidak bisa berbuat apa-apa Tania betul-betul memaksakan kehendaknya .
" gini aja , mbak minta Bg Danu untuk nganterin kamu.
__ADS_1
" Makasih mbak , aku bisa naik ojek atau naik taksi kok .
Tania menolak tawaran , sepertinya Tania tidak mau di kawal .
mungkin Tania merasa malu jika ada yang menjaga dirinya seperti anak kecil .
" Tania mbak mohon sekali , tolong secepatnya kamu pulang ke rumah ' jangan buat mbak khawatir .
soalnya Bimo pesan sama mbak untuk jagain kamu .
" Mbak tenang aja ya , aku ng lama kok .
Selesai tugas aku segera pulang salam buat Arza ya mbak soalnya hari ini aku ng lihat dia.
" iya nanti mbak sampai kan salam kamu .
Tani pamit dengan alasan mengerjakan tugas , yang aku khawatirkan Tania bertemu lagi dengan teman-teman yang mempengaruhinya .
Dari pada aku gelisah lebih baik aku menelfon Bimo .
" Halo Bim , kamu sibuk Ng .
" kebetulan belum Ran , ada apa ...
Aku menceritakan semuanya ke Bimo , agar Bimo tahu kalau aku sebenarnya sudah melarang Tania untuk keluar rumah namun Tania tetap nekat .
untung saja Bimo bersikap tegas untuk memberikan tugas kepada Bg Danu agar mengawasi Tania dari jarak jauh , karena Tania seorang perempuan Bimo khawatir takut ada orang yang menyakiti Tania .
Aku bisa menarik nafas panjang , karena tidak perlu lagi memikirkan Tania yang tidak tahu arah tujuannya .
Meski seandainya Tania berbohong setidaknya ada orang yang mengawasi gerak geriknya .
__ADS_1