Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
AYAH MASUK RUMAH SAKIT


__ADS_3

Rasanya ingin ku cabut saja tuntutan kepada Mita ini agar ayah segera bebas dari tahanan , namun Bimo menghalangi ku .


tolong Bim...hanya ini jalan satu-satunya untuk membebaskan ayah , lebih baik aku hidup tanpa mempunyai harta dari pada aku harus melihat ayah ku menderita .


sabar Rania...kamu harus sabar menunggu beberapa hari lagi , di sini ayah mu baik-baik saja aku janji akan mengurus semuanya sampai tuntas .


Aku sudah tidak sanggup menunggu lebih lama lagi , ayah ku dalam keadaan sakit aku harus merawatnya ' aku tidak mau jika sampai terlambat untuk mengurus ayah .


jangan berbicara seperti itu Rania...aku yakin ayah mu kuat dan masih bertahan , Rania aku harap kamu jangan mundur selangkah pun .


semua ini kita perjuangkan mati-matian , semua ini tidak mudah kita dapatkan .


ayo...Rania...kamu jangan lemah , kamu harus bisa melawan Mita dan juga pak Dedi .


ini yang terbaik untuk kamu dan juga Arza anak mu dengarkan aku baik-baik , kamu tidak boleh menyerah Rania.


apa yang di katakan Bimo itu benar , tapi bagai mana dengan ayah ' aku tidak sanggup melihatnya menderita .


Bim...apakah semua ini bisa secepatnya selesai aku tidak mau menunggu beberapa hari lagi kalau bisa hari ini juga harus di proses .


baik Rania ...aku akan berusaha kamu tenang saja , aku akan mengurusnya .


lebih baik sekarang kamu pulang dan istirahat untuk mempersiapkan diri , masalah ayah mu biar aku yang akan mengurusnya .


tidak Bim aku akan tetap di sini , aku masih ingin menemani ayah ku .


waktu untuk bertemu dengan ayah mu sudah habis , lebih baik kamu pulang saja ...


ada aku di sini yang melihat keadaan ayah mu ...


tenangkan diri mu berpikirlah secara jernih , agar kamu bisa mengerti apa yang terbaik untuk mu .


tak ada yang lebih penting saat ini untuk ku , kecuali keluarga ku bisa untuh untuk berkumpul kembali seperti dulu .


Sebenarnya aku bingung , apa yang ada di pikiran Bimo sepertinya Bimo punya rencana lain di balik ini semua .


tetapi...mengapa Bimo tidak mau berterus terang kepada Ku .


Ah...sudahlah...lebih baik aku pulang saja , aku ingin menceritakan semua kepada ibu dan juga Arza .


aku yakin ibu bisa memberikan solusi yang baik untuk kedepannya .


semakin aku berusaha untuk tetap tenang , namun bayangan ayah selalu menghantui ku .


ya tuhan...lindungilah ayah ku ...berilah ia kesehatan agar ia bisa melalui hari-harinya yang


suram ini .

__ADS_1


tak lama kemudian aku telah tiba di rumah , ku hampiri ibu dan juga Arza yang sedang menikmati makan siang bersama .


Rania...kamu sudah pulang nak...,


duduklah kita makan sama-sama , nanti saja kamu ceritakan apa yang ingin kamu ceritakan kepada ibu .


baru saja aku ingin menceritakan tentang kondisi ayah ,tapi ibu dengan cepat memotong pembicaraan ku .


beberapa jam kemudian , setelah semuanya selesai aku ingin melanjutkan pembicaraan ku yang terputus tadi .


Bu...ada yang ingin aku ceritakan ini tentang ayah .


Ayah mu Rania...'


ada apa dengan mu..?.bagai mana keadaannya .


tenanglah Bu , sepertinya ayah kurang sehat sejak di penjara .


tadi aku melihat ayah sangat pucat dan ayah terlihat sangat kurus .


Bu...apa yang harus aku lakukan , jika aku mencabut tuntutan Mita ! maka ayah akan segera di bebaskan .


bagai mana ini Bu ? aku sudah tidak sanggup melihat ayah menderita ,lebih baik aku kehilangan semua harta yang seharusnya menjadi milik arza dari pada aku melihat ayah menderita .


Rania...kamu benar , tapi ibu masih belum yakin dengan pak Dedi .


Ia Bu...aku benar-benar tidak bisa berfikir , untung ada ibu sehingga pikiran ku bisa terbuka lebar-lebar .


benar-benar kacau ...bayang-bayang ayah terus saja menghantui pikiran ku , ya tuhan berikanlah kekuatan kepada ayah ku untuk menghadapi cobaan ini .


aku hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ayah , semoga saja di balik semua ini ada hikmahnya .


beberapa jam kemudian tiba-tiba handphone ku berbunyi ...


jantung mulai berdetak kencang , rupanya Bimo yang menelpon ku ...


ada apa ini mudah-mudahan kabar baik yang akan di sampaikan Bimo ke pada ku .


ada apa Bim...?


gimana keadaan ayah ...?


Rania...ayah mu baik-baik saja , namun saat ini ayah mu harus di rawat di rumah sakit .


tapi kamu jangan khawatir aku akan mengurus semuanya .


ayah masuk rumah sakit ...!

__ADS_1


Bim...aku ingin ke rumah sakit , aku ingin memastikan keadaan ayah .


baik Rania...aku akan menunggu mu di rumah sakit .


Dengan gerakan cepat , aku memberitahukan keadaan ayah kepada ibu .


saat itu juga aku ibu dan juga Arza pergi ke rumah sakit untuk melihat ayah .


Sesampainya di rumah sakit , hati ku mulai lega ...saat ini ayah sudah tersenyum manis meski ia harus di rawat beberapa hari di rumah sakit .


aneh...sudah lama ayah tidak seceria ini , di rumah sakit aku tidak melihat seorang pun polisi yang mengawasi ayah .


Bim...aku perlu bicara ' ada yang ingin aku tanyakan .


Bim...apa yang sebenarnya terjadi , mengapa di rumah sakit ini tidak ada seorang pun polisi yang menemani ayah .


ia...mungkin ayah mu dalam keadaan sakit jadi tidak ada pengawasan polisi di rumah sakit ini .


Aku merasa ada yang di sembunyikan dari Bimo , tapi apa...? aku sama sekali tidak bisa menebak apa yang di sembunyikan Bimo .


melihat raut wajah ayah dan Bimo , seperti menyimpan rahasia .


Rania...kamu seperti orang bingung , apa yang kamu pikirkan ?


ayah melemparkan pertanyaan seperti mengejek ku .


ti...dak ada apa-apa ayah , aku hanya lelah dengan semua ini .


aku merasa ayah dan Bimo menyimpan sesuatu dari ku .


jangan berpikiran buruk Rania...tidak baik seperti itu , yang terpenting saat ini kita masih bisa berkumpul seperti dulu .


Itu yang aku inginkan saat ini , tapi apa kita masih bisa seperti dulu ...


rasanya aku ingin menyerah , tapi aku harus tetap kuat dan bertahan .


anak ku Rania...inilah kehidupan yang sesungguhnya , jika ingin menyerah ...lihatlah kebelakang sudah berapa jauh kamu melangkah untuk melewati semua ini .


tentunya kamu tidak ingin usaha mu sia-sia kan ?


ibu mengelus rambut ku memberikan kekuatan dalam hidup ku yang hampir rapuh ini .


apa pun perkataan ibu itu benar , tapi apa aku bisa harus tetap melangkah untuk melanjutkan perjalanan hidup ini .


Rania...tenangkan pikiran mu agar kamu bisa melepas semua beban dalam hidup mu , biar arza yang menemani mu jika kamu ingin keluar menikmati udara segar di luar sana .


kamu benar bim...setidaknya aku masih bisa menikmati hidup seperti yang di rasakan orang-orang di luar sana .

__ADS_1


__ADS_2