
Keesokan harinya ...
aku masih memikirkan mencari Bimo atau melanjutkan pekerjaan ku , jika pekerjaan ini ku tinggalkan ..bagai mana dengan orang tua ku dan juga anak ku .
dari pada bingung lebih baik aku selesaikan salah satu yang lebih penting .
pertama aku mengantar anak ku ke sekolah
ke dua aku melanjutkan pekerjaan ku dan setelah itu aku akan mencari Bimo .
setelah selesai mengantar arza , aku melanjutkan pekerjaan ku dan meninggalkan segala beban pikiran yang ada pada ku .
Sudah jam empat sore , pekerjaan terlalu banyak dan tidak bisa di tinggalkan .
jika seperti ini bagai mana aku ki mencari tahu keberadaan Bimo , apa sebaiknya aku biarkan saja aku sudah lelah seharian bekerja tidak ada waktu lagi untuk ku .
sekitar jam 6 sore aku baru sampai di rumah , sudah tidak sanggup lagi kaki ini untuk melangkah
jika seperti ini setiap hari .
dua hari berlalu ...
aku belum juga mengetahui keberadaan Bimo , bahkan Bimo tidak bisa di hubungi ...
meski pun saat ini tidak mau memikirkan apa pun tentang Bimo , tapi perkataan Bimo dulu sebelum dia menghilang terus saja terdengar di telinga ku .
apakah satu masalah ini nantinya menimbulkan seribu masalah , semoga saja tidak .
Hampir satu bulan Bimo tidak menghubungi ku , aku benar - benar bingung apa tujuan Bimo sebenarnya .
Beberapa menit kemudian , Aku mendengar ada seseorang yang menyapa ibu di depan rumah ...
itu seperti suara Bimo , aku berlari menuju halaman rumah dan ingin memastikan siapa yang datang ke rumah ku ...
ia tuhan...ternyata Bimo , akhirnya aku bisa bertemu lagi dengannya .
Bim...kamu sehat ...?
Dengan wajah yang gembira aku menyapa Bimo tanpa basa basi .
Alhamdulillah Rania , seperti yang kamu lihat sekarang ...
Syukurlah Bim...,
__ADS_1
sudah lama kamu tidak menghubungi ku Bim...ada apa sebenarnya .
tidak ada apa-apa Rania , bukannya kemarin aku sudah memberi tahu mu kalau aku ingin menemui dianri .
ia aku tahu , tapi setelah berangkat kamu sama sekali tidak memberi tahu ku bagaimana keadaan mu di sana ?...
aku sengaja tidak memberi tahu mu , sebab kamu orangnya cerewet dan tidak pernah mau mendengar perkataan ku .
jangan begitu Bim , bagai mana pun juga aku ini teman mu .
Bimo tertawa tebahak-bahak mendengar ucapan ku , sepertinya ada yang aneh dengan perkataan ku tadi sehingga Bimo tertawa seperti itu .
sudahlah Rania...persiapkan diri mu kita akan menghadapi Mita hari ini jangan di tunda-tunda lagi .
aku ingin semuanya cepat selesai , ayo Rania jangan diam saja ...
Aku dengan cepat mempersiapkan diri menghadapi Mita , tapi jujur aku sama sekali belum mengumpulkan strategi untuk menghadapi Mita hari ini .
terlalu mendadak Bimo mengajak ku... apa yang akan aku sampaikan nanti di persidangan , bisa -bisa semuanya kacau .
beberapa menit aku dan Bimo telah sampai di tempat persidangan , aku sangat gugup dan tidak tahu harus berbuat apa ' sedangkan Bimo terus saja memperhatikan tingkah ku yang sedikit kaku .
Rania ...ada apa ? tenangkan diri mu , percaya pada ku semua akan baik-baik saja .
setelah beberapa jam menunggu waktu persidangan telah tiba , ternyata Mita lebih hebat dari ku Mita bisa menjawab semua pertanyaan -pertanyaan yang di lontarkan kepadanya ' sedangkan aku terlihat sangat gugup .
sepertinya tidak ada yang bisa membantu ku kali ini .
tapi...di saat itu juga dianri muncul di hadapan semua orang , aku pun terkejut melihat kehadiran dianri di tempat persidangan itu .
Dianri dengan nada perlahan menjelaskan tentang kebenaran laporan yang Kami ajukan , dianri banyak memberikan bukti-bukti kejahatan Mita .
aku sangat tidak menyangka , dulu Mita pernah menjadi sahabat terbaik ku ...tapi kini telah berubah menjadi seekor ular yang sangat berbisa .
setelah mendengar penjelasan dianri , pak hakim menutup persidangan .
Mita memohon untuk mencabut tuntutan itu ...
Mita menangis di hadapan ku , namun kali ini aku sudah tidak menghiraukannya lagi ...
Dulu Mita hampir membunuh bimo bahkan ingin membunuh ku , sungguh banyak kejahatan Mita .
aku takut Mita tidak berubah nantinya , kejahatan demi kejahatan terus di buatnya .
__ADS_1
kini aku sudah tenang karena arza telah mendapatkan semua harta peninggalan dari ayah kandungnya,
aku sangat berterima kasih kepada Bimo yang telah bersusah payah membantu ku .
ibu ...ayah...kini kita bisa hidup dengan tenang , tidak ada lagi yang mengganggu keluarga kita .
semua ini atas bantuan Bimo , aku berhutang Budi padanya .
malam semakin larut aku , Bimo dan orang tuaku masih terus melanjutkan cerita mereka masing .
aku mulai mengantuk dan kelelahan , tapi aku tidak mungkin meninggalkan Bimo sendirian menghadapi celotehan ibu dan ayah .
Rania...ibu dan ayah ingin berbicara dengan mu ,,,tapi ibu mohon dengarkan secara baik-baik ...
malam ini Bimo ingin melamar mu , Bimo sudah bercerita semuanya dan sangat berani mengahadapi ibu dan ayah untuk meminta mu .
jadi ibu mohon berikan jawaban yang sesuai dengan keinginan mu , yang jelas jangan membuat ibu dan ayah kecewa .
Bu ..aku dan Bimo memang sudah lama mengenal satu sama lain , namun aku perlu waktu untuk berfikir .
tidak Rania ...apapun keputusan mu tolong di jawab sekarang dan berikan alasan mu .
apa yang harus ku jawab , mungkin saat ini takdir ku bersama Bimo jadi ...apa boleh buat aku harus menerimanya agar ibu dan ayah bahagia .
baik Bu aku menerima lamaran Bimo , tapi ...aku juga ingin meminta persetujuan kepada arza anak ku terlebih dahulu .
silahkan Rania ...ibu dan ayah ingin yang terbaik untuk mu , ibu tidak mau melihat rumah tangga mu hancur untuk yang kedua kalinya .
Namun ibu juga tahu ...bahwa kamu juga menyayangi Bimo
jangan berlebihan Bu ...malu jika didengar orang lain nanti .
aku tersipu malah menghadapi ibu yang terus mengejek ku ...
Ibu yakin Rania ...arza juga bahagia jika melihat bahagia , jadi sekarang kamu dan Bimo sebaiknya berbicara langsung kepada arza ' lagi pula arza sudah besar dia pasti mengerti .
arza juga menyayangi Bimo seperti ayahnya sendiri , ibu tahu betul sejak dulu arza sangat senang jika bermain dengan Bimo ya kan Rania ...?
ia Bu ...ibu benar mungkin ini jalan yang terbaik untuk ku kedepannya , aku berharap tidak ada masalah lagi setelah ini .
aku sudah lelah sudah tidak tahan dengan semua ini , tapi sekarang semua telah selesai aku sedikit lega .
syukurlah nak kamu bisa menghadapinya dengan ikhlas , ibu memeluk erat tubuh ku dan meneteskan air matanya tanda bahagia .
__ADS_1
sekarang bicara lah apa yang akan kalian rencanakan selanjutnya ..
aku arza dan juga Bimo melanjutkan pembicaraan kami dan saat itu juga aku telah resmi menjadi tunangan Bimo , meski acaranya kecil-kecilan namun aku sangat bahagia ...