Cinta Yang Terbuang

Cinta Yang Terbuang
MENCARI TANIA


__ADS_3

Sepertinya Aku harus bersikap tegas ,diam tapi teliti dari segala hal .


demi memperkuat iman ku untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga yang baru seumur jagung .


Sudah jam 08:00 malam Tania belum juga kembali , sebenarnya Tania kemana .


walau pun aku merasa cemburu tapi aku juga merasa khawatir jika terjadi sesuatu terhadap Tania .


" Rania kamu sedang apa di luar .


" Ayah , aku nungguin Tania "


sejak tadi Tania tidak bisa di hubungi .


" coba kamu hubungi Bimo , kemungkinan Bimo tau Tania ke mana .


Ayah benar , kenapa aku tidak menanyakan langsung ke Bimo .


bagai mana pun juga Bimo sepupunya tania , sudah pasti Tania akan pamit ke Bimo terlebih dulu dari pada aku .


"Tut Tut tut


" Tidak di angkat yah mungkin sibuk .


" coba lagi ...


Aku mencoba kembali menghubungi Bimo .


" Halo Rania ...


" Bim , kamu tau Tania ke mana ...?


" Tania ! memangnya Tania belum pulang?


" Belum , Aku khawatir Tania kenapa-napa .


" ya udah kamu tenang dulu , aku coba hubungi teman-teman Tania barang kali mereka tau keberadaan Tania .


" Ya Bim ...


Aku sedikit lega , semoga Tania baik-baik saja .


" Gimana ...?


Ayah bertanya pada ku untuk mengetahui kabar Tania .


" itu , Bimo mau menghubungi teman-teman Tania dulu soalnya Bimo juga tidak tahu Tania di mana .


" Syukurlah ...


" Ayah kenapa belum tidur , ini udah hampir jam 09:00 malam .


" Ayah tak bisa tidur Rania , semenjak di sini ayah cuma makan dan tidur ' ayah merasa tidak enak Rania .


" Ayah tidak perlu seperti itu , seharusnya ayah bersyukur kita bisa berkumpul seperti dulu .


awalnya aku sama sekali tidak ingin menikah lagi karena aku takut terpisah dengan ibu ayah dan juga Arza ' tapi Bimo mengerti dengan perasaan ku sehingga ia mengizinkan ibu ayah dan juga Arza tinggal bersama kami .

__ADS_1


" Ternyata Allah swt telah mempertemukan mu dengan imam yang baik sehingga bisa menjaga hati dan perasaan mu dan juga ia bisa berbakti kepada kedua orang tuanya dan kedua orang tua mu .


" Ia yah , sekian lama aku menderita dan akhirnya aku bisa menemukan jodoh yang tepat untuk menjaga ku .


Meski hati ini masih belum begitu yakin tapi aku harus terlihat sangat bahagia di depan ayah .


" Ayah percaya kepada nak Bimo , dia pasti membahagiakan mu ' satu hal yang harus kamu tau jika suatu saat nanti ayah telah tiada tolong kamu didik Arza dengan baik dan jangan sesekali kamu mengabaikannya atau mementingkan suami mu dari pada anak mu sendiri .


" Meski ayah tau Bimo menyayangi mu dan juga Menyayangi Arza , tapi anak mu tetap harus kau utamakan .


" itu pasti yah , aku selalu ingat pesan ayah .


" ya sudah ini sudah malam , ayah mau istirahat .


" ya yah , selamat malam ...


Ayah meninggalkan ku sendiri di depan rumah menikmati hembusan angin malam menerpa tubuh ku .


Namun lamunan malam tidak bisa menghilangkan kegelisahan hati ku , aku kembali mengingat Tania yang belum juga kembali .


" Sudah satu jam Bimo belum juga menghubungi ku .


Aku mengambil handphone dan menghubungi Bimo kembali .


" Rania ...


Ada apa ?


" Bim , gimana ? sudah ada kabar tentang Tania .


" itu dia ran , teman-teman Tania tidak ada yang tahu keberadaan Tania di mana .


Aku sangat panik mendengar kabar itu .


" Aku masih banyak urusan dan belum ada waktu untuk mencari Tania , tapi kamu jangan khawatir aku sudah meminta bantuan teman ku untuk mencari tania .


Kamu jangan panik ya , tenang Tania pasti bisa di temukan .


" Tapi Bim ...


" Rania maaf , aku tidak bisa melanjutkan pembicaraan kita karena masih ada urusan .


Tut Tut Tut


telpon terputus begitu saja , aku merasa bersalah terhadap Tania , apa mungkin karena Tania tau jika aku cemburu dengannya sehingga Tania nekat untuk pergi dari rumah .


Meski Tania bukan saudara ku tapi sebagai sesama perempuan aku sangat merasa khawatir jika terjadi apa-apa di luar sana .


" Kring kring kring


handphone berbunyi .


" Hollo Bim ,


" Rania , ini Tania sudah di temukan aku tidak tahu apa yang terjadi dengan tania .


" Ada apa dengan Tania Bim , Tania baik-baik aja kan ?

__ADS_1


" nanti aku ceritain , kamu tunggu di rumah ya .


Aku kembali panik , takut terjadi sesuatu yang buruk terhadap Tania .


beberapa menit kemudian , terdengar suara mobil berhenti tepat di depan rumah ' aku berlari mendekati suara tersebut dan melihat Bimo keluar dari dalam mobil bersama Tania .


" Bim Tania kenapa ?


" Tania mabuk ,,,


Aku mendekati Tania dan ternyata benar aroma alkohol yang menempel di baju Tania sangat menyengat .


tak ku sangka Tania seperti itu , dia menghancurkan masa depannya sendiri padahal dia beruntung sekali masih ada saudara yang mau menampung hidupnya .


" Rania kenapa diam , bantuin aku bawa Tania masuk ke kamarnya .


Aku membantu Bimo membawa Tania ke kamarnya .


" Eh kamu , kamu ngapain di sini .


" Tania sadar , aku Rania ...


kamu kenapa seperti ini Tania , ingat kamu seorang perempuan ' jaga harga diri kamu jangan seperti ini .


" eh kamu ! siapa kamu berani sekali kamu mengatur hidup saya .


" Tania cukup , kesabaran ku bisa habis jika kamu seperti ini terus .


Bimo mejadi emosi melihat tingkah Tania yang semakin menjadi-jadi .


" sayang kamu kok marah ...?


" kamu harus tenang Bim .


Aku berusaha membuat Bimo tenang karena aku takut Bimo semakin marah melihat Tingkah Tania .


" Sayang kamu kok gitu sich ...


kamu marah ya sama aku , jangan marah dong...


" Bim , Tania sepertinya lagi ada masalah .


" Sepertinya begitu , tapi aku tidak menyangka Tania bisa senekat ini .


Aku tidak bisa menjaga Tania dengan baik .


Bimo menyalahkan dirinya , setelah apa yang terjadi pada Tania .


"Aku kurang tegas mendidik Tania sebagai adik ku .


" ini bukan salah mu Bim , Tania seperti ini karena keinginannya sendiri .


tapi aku yakin Tania bisa menjaga dirinya .


" perempuan mana yang bisa menjaga dirinya dalam keadaan tidak waras seperti ini .


" Nanti setelah Tania sadar baru kita bicarakan lagi , sebaiknya kamu istirahat dan tenangkan pikiran sampai semuanya kembali normal .

__ADS_1


Aku menemani Arza untuk beristirahat dan membiarkan Tania sendirian di kamarnya .


__ADS_2