
Pikiran mulai kusut , apa yang harus aku jelaskan ke Mita nanti .
Sebelum semuanya terlambat lebih baik aku berterus terang kepada Mita .
Malam itu aku mencari Mita dan juga doni , tapi mereka berdua entah ke mana .
Bu...mau ke mana ...? Arza bertanya kepada ku
dia melihat ku mondar - mandir di depan rumah .
Ibu mau mencari Tante Mita dan Om Doni ,,,
Arza kenapa belum tidur...?
arza belum ngantuk ...
Om Doni tadi ada di kamarnya Bu...
Ibu sudah mencarinya , tapi Om doni nya tidak ada.
ia sudah ,,,arza sekarang tidur , besok kan mau sekolah 'Aku mengantar arza ke kamarnya .
Setelah arza tertidur aku kembali mencari Mita dan Doni , kemana mereka biasanya mita tidak pernah keluar rumah malam-malam seperti ini .
Di luar sangat gelap , aku tidak berani keluar sendirian ...
apa sebaiknya aku menunggu sampai mereka pulang saja .
Setelah beberapa jam menunggu , Akhirnya Mita pulang ke rumah , tapi...Mita sama sekali tidak menghiraukan aku saat memanggilnya .
Mita...? dari mana saja kamu ...
mit...Mita ...(aku mengejar Mita saat masuk ke rumah)
Ada apa Rania ! ...ada perlu apa lagi ...
Aku sudah tahu semuanya , mengapa kamu tidak pernah jujur Rania...
aku sahabat mu , kamu tega menyimpan semua rahasia ini .
Ternyata selama ini kamu juga menyimpan perasaan terhadap Doni , pantas saja setiap aku bercerita tentang Doni kamu seperti tidak suka mendengarnya .
Mita...apa maksud mu , kamu salah paham ' aku tidak pernah menyimpan perasaan sedikitpun terhadap Doni .
Kamu harus dengarkan dulu penjelasan ku .
Cukup Rania ,,, tidak ada yang perlu kamu jelaskan lagi , Aku yang akan mengalah 'karena doni lebih memilih diri mu dari pada aku .
Malam ini juga aku akan pergi dari rumah ini , selamat buat mu Rania ...semoga kamu bahagia...
Tidak mit...kamu harus dengarkan dulu penjelasan ku dan malam ini kami harus tetap di sini .
ini sudah larut malam , bahaya buat mu di luar sana
__ADS_1
kamu salah Mita ,,,aku sama sekali belum memberi keputusan apa pun terhadap Doni .
jika kamu benar-benar mencintai Doni , biar aku saja yang akan pergi dari rumah ini .
Aku yang harus pergi dari rumah ini Rania...
jangan halangi aku ...Mita membawa beberapa barangnya .
Aku mengejar Mita , langkah kaki Mita begitu cepat sehingga aku harus berlari mengejarnya .
Rania,,,biar kan saja Mita keluar dari rumah ini , aku tidak suka melihat Mita yang selalu saja mencampuri urusan ku ' Doni menarik tangan ku .
aku menarik tangannya Doni dan berusaha melepaskannya , tapi tenaga doni lebih kuat dari ku sehingga Mita sudah jauh meninggalkan rumah , aku pun tidak bisa mengejarnya .
Kamu keterlaluan Doni,,, tega sekali kamu mengusir Mita , ini sudah larut malam ' apa kamu tidak kasihan melihat Mita .
Aku tidak pernah mengusirnya , tapi Mita sendiri yang ingin keluar dari rumah ini .
Kalau kamu tidak mengusirnya , mengapa kamu biarkan Mita pergi begitu saja .
Rania aku sudah berusaha mencegah Mita untuk tetap tinggal di sini , tapi Mita menolaknya dan Mita berharap jika dia tinggal di sini maka kamu yang harus keluar dari rumah ini .
kamu bohong Doni ,,,Aku tidak menyangka kamu sejahat itu .
Aku menangis memikirkan nasib Mita , takut terjadi sesuatu dengannya .
Doni,,,aku mohon hargailah Mita sedikit saja , dia sangat mencintai mu Doni .
Rania ...perasaan seseorang tidak bisa di paksakan
lebih baik kamu istirahat Rania...besok akan aku pikirkan bagai mana jalan keluarnya .
Aku menuju ke kamar ku untuk beristirahat dan menenangkan pikiran .
Keesokan harinya , Aku pergi mencari Mita setelah menyelesaikan pekerjaan ku , sebab pekerjaan tidak bisa ku tinggalkan begitu saja 'hidup ku tergantung pada pekerjaan itu .
Aku meminta izin kepada ibu sebelum aku mencari Mita , karena aku takut ibu khawatir jika aku terlambat pulang ke rumah .
hari sudah semakin gelap , sedangkan Mita tidak tahu keberadaan nya setiap aku menelponnya nomornya selalu tidak aktif.
Sebaiknya aku pulang saja , dari pada nanti ibu khawatir dengan ku .
aku sangat takut melewati jalan yang begitu sepi dan sangat gelap .
bulu kuduk ku terasa merinding setiap melewati pepohonan yang rimbun .
separuh perjalanan langkah kaki ku terhenti , aku merasa ada yang memegang tangan ku ,tangannya terasa dingin .
Aku merasa sangat takut , karena takut aku membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an yang di ajarkan pak Dedi untuk mengusir makhluk halus jika mengganggu kita .
Ran...Rania...kamu sedang apa di sini , seperti sedang membaca mantra ...
tiba-tiba dia memanggil ku , apa mungkin setan bisa bicara .
__ADS_1
aku memberanikan diri melirik ke arah yang memanggil ku dan ternyata dia adalah Bimo .
huuuuuh...aku pikir siapa ...? hati ini mulai tenang ,
menarik nafas panjang .
Aku mau pulang , jawab ku terbata sebab rasa gemetaran di tubuh ku belum begitu hilang .
Rania...ini sudah malam , bagai mana jika aku yang mengantar mu pulang .
Terima kasih Bimo , rumah ku sudah dekat ' jadi aku bisa pulang sendiri .
Aku melanjutkan perjalanan ku , namun langkah kaki ku di hentikan oleh Bimo .
Rania...jalanan begitu sepi , aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan mu , jangan membantah Rania...
ini demi keselamatan mu .
Sebenarnya aku tidak ingin Bimo yang mengantar ku pulang , jika Doni tahu dia pasti sangat marah dengan ku .
belum selesai masalah ku dengan Mita , kini akan ada masalah lagi antara Doni dan Bimo .
tapi bagai mana , sebetulnya aku juga tidak berani pulang sendirian .
Akhirnya malam itu aku di antar Bimo pulang ke rumah dan ternyata Doni sudah menunggu ku di halaman depan rumahnya itu.
Doni ,,,ini Bimo sahabat ku ...aku memberanikan diri memperkenalkan Bimo kepada Doni .
setelah berkenalan Bimo pun pulang ke rumahnya .
Ran...sepertinya kamu sudah sejak lama berteman dengan Bimo .
ia Don...Bimo itu dulu teman kerja ku , sebelum aku mengalami gangguan jiwa .
Aku sudah tahu dari Mita , Mita banyak cerita tentang Bimo dulu bersama mu .
Aku rasa Bimo orangnya baik , dia juga sayang dengan mu .
Apa maksud mu Doni...kita hanya teman biasa .
Aku tahu ,,,aku juga berharap antara kamu dan Bimo tidak mempunyai hubungan selain persahabatan .
tolong hargai aku Rania ,,, sekali saja , seperti kamu menghargai Bimo dulu .
Satu lagi Rania , ayah ku menunggu jawaban mu besok .
yang jelas persiapkan diri mu , apa pun itu semoga tidak membuat ku kecewa Rania ...
aku menggigit bibir ku , apa yang harus aku katakan besok di depan semua orang di rumah ini , mereka benar-benar tidak bisa mengerti dengan ku .
Aku belum siap ...
bagai mana mungkin aku bisa menjadi istri dari laki-laki yang lebih muda dari ku .
__ADS_1
lagi pula aku tidak punya perasaan apa pun dengan nya , Saat ini aku hanya ingin sendiri .
.