Crazy Villain 2

Crazy Villain 2
24. Katakan, siapa nama mu?


__ADS_3

Hari ini adalah istana begitu sibuk karena mempersiapkan pesta untuk nanti malam. Banyak orang yang berlalu lalang kesana kemari membawa banyak makanan dan dekorasi. Dan Yohan hanya melihat kesibukan mereka dari atas kamarnya melalui jendela. Ya, dia tinggal di istana. Biasanya pemenang dari pertandingan bisa tinggal di istana kekaisaran untuk mengikuti pesta perayaan selesainya pertandingan.


"Sungguh hari yang sibuk." Ujar Yohan.


Tok tok tok


Tidak lama ada yang mengetuk pintu kamar.


"Ada apa?" Tanya Yohan.


"Yang Mulia mengundang anda ke perjamuannya, tuan." Ujar pelayan dibalik pintu.


'Para orang tua itu pasti penasaran dengan siapa diriku. Yah, itu tidak mengherankan jika mereka ingin tahu setelah melihat betapa kuatnya aku saat itu.' Pikir Yohan. "Baiklah, tunggu sebentar!?" Ujar Yohan. Dia segera bersiap untuk pergi ke perjamuan. Mungkin dia hanya akan pergi dengan Yue. Karena Jiangwu dan Linhua sedang pergi berkeliling seperti biasa bersama dengan kucing yang di pungut Yohan.


"Quack, kau benar benar akan pergi menemui mereka?" Tanya Yue.


"Tentu saja, lagi pula akan menarik mempermainkan para orang tua itu, ayo!?" Ajak Yohan yang disertai dengan Yue yang hinggap di bahunya. Dia berjalan membuka pintu. Disana sudah ada pelayan wanita yang menunggunya.


Pelayan wanita menundukkan wajahnya karena malu melihat Yohan. Dia tidak bisa menahan ekspresinya saat ini karena pria tampan didepannya. "Tolong ikuti aku, tuan!?" Ujar pelayan wanita itu sembari memandu jalan. 'Astaga astaga astaga astaga astaga, dia tampan sekali. Tenanglah Mei, dia itu tamu. Tamu!? Aku harus menjaga perilaku'ku.' Pikir pelayan wanita itu.

__ADS_1


Tidak memerlukan waktu lama mereka sampai di depan sebuah pintu. Saat pintu itu dibuka hanya terlihat ruangan gelap.


"Apa benar ini ruangannya?" Tanya Yohan curiga.


"Benar, tuan. Ini adalah ruangannya." Ujar pelayan itu singkat.


Setelah itu Yohan masuk kedalam ruangan. Ketika ia masuk semua ruangan yang tadinya gelap perlahan berubah ketika terang. Disana ada sebuah meja bundar dengan enam kursi kengelilinginya. Masing masing kursi sudah diisi oleh beberapa yang hadir. Yohan masuk dan duduk disalah satu kursi. 'Dari pada disebut perjamuan, ini lebih mirip dengan introgasi.' Pikir Yohan. Beberapa dari mereka melihat Yohan dengan pandangan intimidasi. Dan beberapa lagi dengan pandangan tidak suka.


'Jia Wuxen bilang kalau pria ini adalah orang gila. Yah, kurasa itu masuk akal karena orang ini melihatku dengan tatapan seram itu.' Pikir kaisar Yan, Yan Jin Cheng. Dia masih ingat bagaimana Yohan melihatnya dengan tatapan menakutkan.


Yohan merasa sedang ditatap oleh seseorang. Saat ia menatap balik orang itu, ternyata dia adalah kaisar Yan. Yohan memberikan senyumnya pada bocah disebelahnya ini. Tapi Jin Cheng memalingkan wajahnya karena melihat Yohan tersenyum padanya. Dia merasakan tanda bahaya jika melihat senyum itu.


Dari tadi Shen Qiu merasa ada bau bau wangi bunga disekelilingnya. Terutama dari orang dibelakangnya. 'Kenapa Qing Ci hari ini wangi sekali? Apa dia habis melakukan ritual suci sampai wangi begini?' Pikir Shen Qiu. Biasanya Qing Ci memang selalu wangi, tapi kali ini dia lebih dari wangi.


Tidak lamabsetelah itu datang dua orang lagi yang mengikuti perjamuan. Mereka adalah kaisar Qi dan kaisar Wu. Keduanya datang bersama dengan perwakilan mereka masing masing. Tanpa basa basi lagi akhirnya perjamuan ini akan segera dimulai.


"Baiklah, kurasa semuanya sudah hadir. Terima kasih karena telah menerima undanganku di perjamuan ini." Ucap Kaisar Zuo pada semua tamu undangan termasuk Yohan. Selesai dengan basa basi itu mereka semua mulai menatap Yohan seakan menunggu reaksinya.


"Hentikanlah tatapan kalian, itu membuatku muak!?" Ujar Yohan membuat suasana di perjamuan jadi rusak.

__ADS_1


Kaisar Tang, yaitu Tang Yifan merasa perilaku Yohan sana sekali tidak sopan. Dia tidak suka dengan perilaku yang bahkan tidak menghargai orang lain yang ada disini. "Bocah!? Apa kau tidak diajari tata krama oleh orang tuamu untuk menghargai orang yang lebih tua darimu? Setidaknya kau harus menghargai perjamuan ini." Ujar Tang Yifan.


"Tata krama? Perjamuan? Ppfftt ha ha ha ha ha ha ha ha ha… kalian benar benar lucu. Tidak usah disembunyikan lagi, Mana ada perjamuan dengan pelayannya adalah seorang ahli dalam membunuh? Ini lebih mirip tempat untuk membunuh seseorang secara diam diam." Jelas Yohan. Dia mengetahui ini karena setiap tangan pelayan yang ada disana banyak yang kapalan karena memegang senjata.


Beberapa dari mereka terkejut dan ada juga yang tidak. Untuk kereka yang terkejut adalah yang tidak tahu, sedangkan untuk mereka yang tidak terkejut adalah mereka yang sudah merencanakannya. "Yah, kau memang bocah yang pintar!?" Ujar Tang Yifan dengan senyum diwajahnya.


"Apa? Jadi kalian ingin membunuh sayangku?" Teriak Qing Ci tanpa sadar. Mesdengar mereka ingin membunuh Yohan membuatnya tidak bisa menahan emosi. Sadar dengan apa yang dikatakannya semua orang melihat dirinya. "Eh? Ehm, tolong maafkan aku!?" Ujar Qing Ci sembari membungkuk dengan kedua tangan memberi hormat.


Shen Qiu merasa malu karena Qing Ci mengatakan itu dengan lantang. 'Jadi karena itu dia wangi sekali, rupanya dia jatuh cinta dengan Zhen.' Pikir Shen Qiu sembari memegangi keningnya. Kem ali ke topik utama, Shen Qiu ingin meluruskan ini semua. "Tolong jangan salah paham dulu. Kami hanya ingin memastikan apa kau adalah mata mata dari musuh atau bukan. Beberapa hari ini kami mendapatkan surat peringatan dari seseorang misterius. Disurat itu tertulis dia akan mengambil benda yang seharusnya menjadi miliknya dari kami. Dan, dia juga memperingatkan untuk hati hati dengan pria yang bernama Yohan. Katakan pada kami, siapa namamu sebenarnya?" Tanya Shen Qiu mulai serius dengan pembicaraan ini.


Dari sisi lain kaisar Qi ikut bicara, "Semua orang tahu jika Yohan adalah pemimpin dari kelompok gila yang menggemparkandunia kultivator. Dia memimpin kelompoknya yang hanya berisikan empat orang untuk membalaskan dendam pada kaisar Qi sebelumnya. Karena kekaisaran Yan ikut campur ia juga kena imbasnya. Terjadi perang besar yang memakan banyak korban dari kedua negara yang disebabkan oleh kepimpin kelompok gila, Liu Yohan. Jadi, siapa nama'mu sebenarnya?"


Mereka semua melihat ke arah Yohan seakan akan terjadi sesuatu yang mengejutkan.


...~~...


...-...


...-...

__ADS_1


...SEMOGA SUKA!?...


__ADS_2