Crazy Villain 2

Crazy Villain 2
43. Sesuatu yang buruk, belum tentu buruk


__ADS_3

Wu Linxu dan Yohan sedang berhadapan sekarang, dengan meja bundar sebagai pembatasnya. Dari ekspresi kedua tampak sedang membicarakan sesuatu yang sangat serius.


"Apa yang ingin Kaisar Wu bicarakan denganku?" Tanya Yohan langsung pada intinya. Dia tidak suka membuang buang kata yang tidak berguna. Meskipun dia sudah tahu apa yang ingin dibicarakan.


"Jangan berpura pura. Kau mengatakan pada Tian'er bisa menyembuhkan penyakitnya. Padahal tabib terhebat bilang jika penyakit Tian'er tidak bisa disembuhkan. Apa kau sedang merencanakan seauatu yang mencelakai putraku?" Ujar Wu Linxu memberikan wajah serius. Dia ingin menekan pria didepannya. Tapi pria ini malah bersikap seperti bukan apa apa.


Yohan melirik Wu Langtian yang ada dibelakang Wu Linxu. Dia bersembunyi karena membicarakan ini dengan ayahnya. Tentu saja, siapa yang tidak ingin tubuh sehat dan kuat. Semua orang menginginkannya. Anak kecil itupun pastinya juga menginginkan hal itu. Dia pasti sudah lelah dengan batuk darah setiap hari. "Dengar ya, orang tua…" Ujar Yohan menggantung kalimatnya.


Kata kata 'orang tua' itu sungguh menusuk hati Wu Linxu, "Ap__ Orang tua?!"


"Aku tidak mengatakan omong kosong yang akan mengecewakan seperti para sampah itu katakan. Jika kau mau, aku bisa menyembuhkan bocah itu. Tapi tentu saja harus ada harga yang setara, bukan?" Ujar Yohan dengan senyum licik diwajahnya.


Beberapa orang disana dibuat terkejut oleh ucapan Yohan. Omkngannya sulit untuk dipercaya. Sebab para tabib hebat mengatakan bila Wu Langtian sudah tidak bisa disembuhkan dan hanya bisa menghabiskan waktu didalam kamar. "Jika kau benar benar bisa menyembuhkan adikku, apa harga yang kau inginkan?" Tanya Guan San yang juga ada disana.


"Artefak Lingzhu."


Seketika semua orang gaduh mendengar Yohan mengatakan itu. Pasalnya itu bukanlah sekedar artefak biasa. Itu adalah sebuah roda waktu yang bahkan kebenarannya belum tentu ada.


"Itu hanya legenda, kenapa kau menginginkan itu? Aku bahkan tidak tahu itu benar benar ada atau tidak." Ujar Wu Linxu.


"Bohong. Aku tahu kau mengetahui lokasi artefak itu berada. Jika kau benar benar ingin anakmu selamat, beritahu aku lokasinya!?" Ancam Yohan dengan sedikit mengeluarkan auranya.

__ADS_1


"Uhuk uhuk!?" Wu Langtian tidak kuat dengan tekanan yang diberikan Yohan. Dia beberapa kali batuk darah karena pria itu.


"Hentikan!? Kau membuat Tian'er kesakitan!?" Ujar Wu Linxu panik. Dia tidak menyangka pemuda ini begitu licik. Meskipun baru bertemu Yohan langsung tahu kelemahannya.


Yohan tersenyum miring melihat penderitaan itu, "Apa kau baru saja menyuruhku? Aku tidak peduli bocah itu mati atau tidak. Jika kau masih belum__"


"A akan kuberitahu. Aku akan memberitahumu." Ujar Wu Linxu yang akhirnya membuka mulut. "Tapi, kau harus menepati kata katamu!?" Lanjutnya. "Ck, kenapa sih bosa ada orang sejahat ini." Guman Wu Linxu sembari mengeluarkan sebuah gukungan yang berisi peta dimana lokasi artefak berada. Dengan senang hati Yohan mengambilnya.


Dengan begitu Yohan bisa mengetahui lokasinya. Dia menyimpan kembali auranya yang begitu besar. "Sesuai janjiku, akan kusembuhkan bocah itu." Dia mengambil gelas teh yang masih kosong didepannya. Dan menyasat tangannya sendiri hingga mengeluarkan darah.


Mereka tercengang tidak percaya dengan apa yang dilakukan pria itu. Untuk apa darah itu?


"Untuk apa darahmu?" Tanya Wu Linxu.


Sontak semua orang langsung terkejut mendengar Yohan menyuruh Wu Langtian untuk meminum darahnya.


"Apa kau gi… tidak, kau memang gila. Bagaimana bisa kau menyuruh Tian'er meminum darah jahatmu!?" Tanya Guan San dengan emosi. Dia tidak habis pikir, bagaimana bisa pria itu dengan sangat santai menyuruh anak kecil untuk meminum darah.


"Yah, jika kau benar benar menginginkan tubuh yang sehat maka kau harus meminum ini. Tapi jika kau ingin berada ditubuh yang sakit sakitan itu terus kau tidak perlu meminumnya. Cepat buat keputusan!?" Ujar Yohan tanpa mempedulikan pandangan orang orang itu. Dari tatapan mereka saja Yohan tahu apa yang mereka pikirkan.


Wu Langtian melihat gelas yang berisi penuh darah. Meminum gelas yang dipenuhi darah, tidak pernah terbayang dikepalanya. Dia pikir Yohan akan memberikan obat atau pil yang belum pernah ada sebelumnya. Tapi kenapa pria itu malah memberinya darah. 'Ugh, melihatnya saja sudah tidak ingin. Apalagi meminumnya. Tapi, tuan penjahat bilang aku harus meminum darahnya untuk kesembuhan. K kurasa aku harus meminumnya jika ingin tubuh yang sehat. Apapun akan kulakukan.' Wu Langtian mengambil gelas itu dan membuat kedua orang yang melarangnya terkejut. "A aku akan meminumnya." Ujar Wu Langtian.

__ADS_1


"T Tian'er, kau tidak perlu memaksakan diri seperti itu. Pria gila itu pasti hanya mempermainkanmu saja. Bagaimana jika setelah kau meminumnya terjadi sesuatu pada tubuhmu?" Ujar Wu Linxu Khawatir.


"A aku percaya pada tuan Yohan." Ujar Wu Langtian dengan tangan yang gemetar memegangi gelas.


Sekali lihat saja Yohan sudah tahu jika Wu Langtian ragu untuk meminum darahnya. Tapi dia harus mengakui kalau keberaniannya patut dapat pujian.


Meskipun gemetar Wu Langtian meminum darah Yohan. Baunya sangat membuat mual. Dia tidak terbiasa meminum sesuatu yang amis seperti ini. Setelah habis dia menaruh gelas yang sudah kosong ke atas meja. Semua orang tampak khawatir melihat Wu Langtian yang telah meminum darah orang gila. Tapi ajaibnya perlahan lahan tubuhnya mulai terasa segar dan tidak terasa berat lagi. Dia merasa bisa terbang sekarang. Sesak yang ada didadanyapun menghilang. Wajahnya yang tadi pucat menjadi segar dan tidak lesu lagi. "Aku merasa sehat." Ujar Wu Langtian dengan raut wajah senang.


Wu Linxu bertanya tanya, bagaimana mungkin darah dari penjahat gila sepertinya bisa menyembuhkan pangeran kecil mereka. Ini sungguh sangat aneh dan tidak masuk akal. Tapi dia juga ikut senang melihat kesembuhan Wu Langtian.


"Bagaimana bisa darahmu menjadi obat?" Tanya Wu Linxu.


"Itu rahasia." Bisik Yohan yang kemudian pergi setelah mendapatkan peta lokasi Artefak Lingzhu. Sebenarnya darah dari klan Guaiwu bisa menjadi obat mujarab yang tidak akan pernah ada di dunia. Asalkan orang atau makhluk hidup itu belum mati, maka bisa diselamatkan dengan meminum darah dari klan Guaiwu. Tapi tetap saja darah mereka sangat berharga hingga harus dirahasiakan. Jika tidak, bisa bisa akan terjadi perang karena itu.


Dengan begitu masalah selesai. Dia kembali dan menyusun rencana untuk menuju lokasi artefak berada. Namun Yohan tidak mengetahui mungkin saja di sana dia akan bertemu dengan seseorang yang juga menginginkan artefak itu. 'Dengan begini, aku bisa mengingat semuanya.' Pikir Yohan dengan senyum licik diwajahnya. Dia tidak sabar mengetahui kebenaran tentag dirinya.


Di waktu yang bersamaan seseorang yang juga ingin menuju ke tempat yang sama, telah selesai menghabisi kekaisaran Yan. Orang itu kini berada di kekaisaran Tang untuk mengambil benda yang sama, tapi dia tidak mendapatkan apapun karena apa yang dia cari sudah diambil oleh orang lain lebih dulu. 'Aku hanya mendapatkan dua dari lima gulungan. Dengan begini dia mungkin tidak akan bisa ingat dalam waktu dekat. Namun itu tidak menutup kemungkinan ingatan Zhen tersegel selamanya. Sebelum itu terjadi, aku harus menemukan artefak itu.' Pikir Jun yang sudah mulai bersiap akan pergi bersama Xiao Yun.


...~~...


...-...

__ADS_1


...-...


...SEMOGA SUKA...


__ADS_2