
Semua yang ada di ruangan itu menjadi sunyi seketika. Bayangkan saja, tiba tiba muncul orang orang asing yang berlumuran darah. Pastinya itu membuat mereka tercengang dan kaget campur takut untuk beberapa orang. Diantara orang orang yang membuat kekacauan, mereka paling penasaran dengan wanita cantik yang ada disamping Yohan. Wanita itu persis seperti yang di ceritakan Guan San pada mereka.
Wanita berparas cantik berkulit pucat dan datar tanpa ekspresi. Juga mengerluarkan aura kematian yang kuat.
Beberapa wanita disana melihat Zhu'er dengan sinis dan penuh tanya. Mereka sangat penasaran siapa wanita yang ada disamping Yohan. 'Siapa dia? kenapa dia terlihat familiar?' Pikir Qionglin melihat Zhu'er dengan tatapan mengintimidasi.
'Siapa yang berada di dekat sayangku? D dan lagi dia lebih cantik dan lebih ti ting…gi dariku? dia benar benar sangat…' Pikir Qing Ci tidak bisa berpikir lagi.
Zhu'er melihat ada dua orang yang melihat padanya. Dia tidak tahu mengapa kedua orang itu melihatnya aneh seperti itu. Tapi lebih baik ia balas dengan senyuman terbaiknya. Zhu'er tersenyum pada mereka berdua. Senyuman yang dianggapnya sebagai senyuman terbaik sepanjang masa.
Tapi tidak dengan kedua orang itu. Mereka seperti melihat dewa kematian sedang tersenyum pada mereka. Sangat - mengerikan - !?
"Dari pada itu, apa yang ingin kau bicarakan dengan kami?" Tanya Shen Qiu cepat bertanya.
Yohan tersenyum samar, pria bernama Shen Qiu ini ternyata cukup pintar. "Aku ingin bertanya padamu, apa kau kehilangan suatu barang disuatu tempat?" Tanya Yohan langsung pada inti pembicaraan. Yohan berkesimpulan bahwa Shen Qiu pasti kehilangan sesuatu yang berharga baru baru ini.
Shen Qiu awalnya tidak mau membesar besarkannya hilangnya benda itu. Apalagi sampai terdengar oleh pria gila bernama Yohan. Tapi sayangnya Yohan sudah memperkirakan hal itu. "Bagaimana kau tahu?" Tanya Shen Qiu sembari mengernyitkan tengah alisnya.
"Tentu aku tahu, bagaimana mungkin pria itu pergi dengan senyuman? kecuali dia sudah mendapatkan apa yang diinginkan." Ketus Yohan dengan senyuman diwajahnya.
Dia sudah tidak bisa menyembunyikannya lagi. Shen Qiu menghela nafas panjang, "Sebenarnya ada seseorang yang memasuki ruangan rahasiaku. Orang itu mengambil gulungan kuno yang diturunkan turun temurun dari Raja Raja terdahulu pada Raja sekarang, yaitu aku. Aku tidak tahu kenapa penyusup itu menginginkan gulungan kuno itu, tapi meskipun dia mendapatkannya dia tidak akan bisa membukanya." Jelas Shen Qiu menceritakan segalanya.
"Kenapa?" Tanya Yohan penasaran.
__ADS_1
"Aku sendiri tidak bisa membukanya. Kemungkinan mereka juga tidak bisa membukanya." Jelas Shen Qiu. Beberapa dari mereka memaklumi perkataannya.
"Kau benar, aku juga tidak bisa membuka gulungan kuno ku." Saut Tang Yifan.
"Sepertinya kita mengalami hal yang sama. Sebenarnya apa isi gulungan itu?" Ujar Qi Tian Juan.
Sekarang Yohan memikirkannya. Jun yang menginginkan gulungan kuno dan gulungan kuno yang tidak bisa dibuka. Pasti semua itu berkaitan dengan sesuatu yang lebih besar. Dan mereka semua pasti memiliki gulungan itu masing masing. "Aku penasaran, seperti apa gulungan kuno yang kalian bicarakan?" Tanya Yohan ingin melihat langsung wujud gulungan itu. Tapi sepertinya mereka masih menaruh curiga pada Yohan.
"Ini!?" Tiba tiba Tian Juan memberikan sesuatu yang Yohan inginkan. Dengan senang hati Uohan mengambil gulungan itu dari Qi Tian Juan.
Beberapa kaisar kaget mengapa Tian Juan begitu blak blakan memberikan gulungan kuno nya. Padahal mereka harus berhati hati pada pria gila itu. "Kaisar Qi, kenapa kau memberikan gulungan itu pada orang gi__ Yohan? Bukankah biasanya kau yang selalu tidak percaya pada orang lain?" Bisik Wu Linxu heran. Dia tahu kalau Qi Tian Juan tidak pernah mempercayai orang orang disekitarnya. Tapi kasus kali ini berbeda. Dia dengan senang hati memberikan gulungan kuno itu pada Yohan yang menurutnya harus dicurigai.
"Tidak apa apa. Lagi pula itu dia, aku bisa mempercayainya." Balas Qi Tian Juan dengan santai.
"Justru karena itu dia kau tidak boleh mempercayainya!?"
Dilihat nya gulungan itu dengan teliti. Aneh rasanya ketika memegang gulungan kuno ini. Ada rasa familiar didalamnya. 'Kenapa rasanya familiar? Padahal aku belum pernah melihat gulungan ini.' Pikir Yohan.
"Itu karena kau pemiliknya!?" Bisik kegelapan pada Yohan.
'Pemilik? Aku? Tunggu, ini membingungkan.' Yohan benar bebar bingung dengan apa yang dikatakan kegelapan padanya. Bagaimana bisa gulungan ini sebenarnya adalah miliknya?
"Jika kau tidak percaya, cobalah buka segelnya pada tengah malam nanti. Kau akan melihat kejutan didalamnya!? Khi khi khi khi khi khi…"
__ADS_1
Tengah malam nanti adalah bulan purnama. Demi mengetahui kebenarannya apapun akan Yohan lakukan. "Aku baru dapat ide barusan. Bagaimana jika aku yang menyimpan gulungan ini? Bukankah akan lebih aman?" Bujuk Yohan dengan wajah ramahnya.
Tang Yifan membelalakkan matanya ketika Yohan mengatakan ingin menyimpan gulungan kuno. "APA? KAU INGIN MENYIMPANNYA? ITU TIDAK MUNG__"
"Baiklah, simpan saja." Ujar Tian Juan dengan mudahnya.
Tang Yifan memelototi Tian Juan meminta penjelasan. "Kaisar Qi?!" Dia tidak percaya orang itu sangat mudah mengiyakan perkataan Yohan begitu saja. Sampai sampai ia bertanya tanya, apa yang merasuki pria itu?
"Sudahlah Kaisar Tang, lagi pula dia adalah sekutu kita. Aku percaya padanya!?" Ujar Tian Juan sembari tersenyum simpul.
Kaisar Tang sudah tidak bisa berkata apa apa lagi. Dia hanya bisa menggertakkan giginya geram.
...***...
Malam hari di kamar Yohan, ia duduk diatas tempat tidur sembari memperhatikan gulungan kuno didepannya. Kejutan apa yang dimaksud kegelapan padanya? Apapun itu ia harus menunggu tengah malam tiba. Ngomong ngomong bicara soal tengah malam, Yohan kaget Zhu'er menunjukkan dirinya secara terang terangan saat tengah malam kemarin.
Kemarin malam wanita itu mengejutkan semua orang dengan wujudnya yang berubah dihadapan mereka. Yohan tersenyum samar mengingat kejadian kemarin malam. Karena kemarin malam muka mereka bertiga sangat lucu ketika kaget.
Cukup dengan hadis itu, sekarang waktunya mencari tahu tentang gulungan kuno ini. Gulungan yang membuat Jun keluar dari hutan hitam. 'Dibalik gulungan ini pasti tersimpan rahasia tentang diriku dan rahasia yang lain.' Pikir Yohan. Dia mengulurkan tangan kanannya pada gulungan kuno. Tepat setelah itu muncul energi hitam disekelilingnya juga lingkaran penyegel yang menyegel gulungan. Lingkaran di gulungan pecah dan membuat kegelapan menyelimuti Yohan. Dia kaget dan panik ketika tubuhnya perlahan diselimutih aura gelap. Yohan berusaha melawan namun aura ini tidak mau menghilang dan semakin menghitam menyelimuti dirinya. Dan akhirnya itu semuanya menjadi gelap gulita.
...~~...
...-...
__ADS_1
...-...
...SEMOGA SUKA...