Crazy Villain 2

Crazy Villain 2
26. Memancing tikus


__ADS_3

"Aku sangat terkejut kau bisa mengendalikan kegilaanmu!?" Ujar Yue dengan maksud memuji.


"Apa maksudmu aku gila?" Ujar Yohan. "Aku hanya menahan diri agar tidak membunuh serangga serangga itu khi khi khi khi khi khi khi khi……" Ujar Yohan dengan senyum jahat nan menyeramkan.


Yue sempat kagum dengan sosok keren Yohan menekan mereka semua. Tapi setelah melihat sosok yang ini kekagumannya hilang.


Tiba tiba Yohan berhenti berjalan, dia merasakan ada sesuatu yang mengawasinya. Sejak awal dia tiba di kekaisaran Zuo sudah ada seseorang yang mengawasi dirinya. Karena Yohan pikir orang itu akan menampakkan diri kalau ia tetap diam. Namun sampai hari ini orang itu masih terus bersembunyi seperti tikus mondok. 'Aku sudah memikirkannya sejak tiba disini. Baunya seperti kenap, ini adalah bau naga kecil yang selalu mengikutiku.' Pikir Yohan. Dia mengenal siapa yang selalu mengikutinya ini.


Yue tidak mengerti kenapa Yohan berhenti tibabtiba, tapi pasti ada sesuatu yang terjad. "Kenapa kau tiba tiba berhenti?" tanya Yue.


"Aku rasa ada penggemar yang mengikutiku." Ujar Yohan membuat Yue terkejut.


"Pfft kwak kwak kwak kwak kwak kwak kwak…" Yue tertawa mendengar Yohan memiliki penggemar.


Yohan kaget mendengar tawa Yue K kenapa kau tertawa? Apanya yang lucu?" Tanya Yohan dengan wajah yang memerah Dia malu ditertawakan oleh burung di bahunya.


Dengan usaha keras Yue menahan tawanya agar tidak terlalu keras, "Siapa yang mau menjadi penggemar orang gila sepertimu!?" Ujar Yue meremehkan. Disini tidak ada yang berani mendekati pria ini karena dia gila. Mana ada orang waras yang mau mendekati pria gila seperti Yohan.


Mendengar ucapan Yue membuat Yohan kesal, "Hmph, kau hanya belum melihat penggemarku." Ujar Yohan. Sekarang dia sedang memikirkan bagaimana caranya agar naga kecil itu ingin keluar. 'Dulu ia sangat ingin mengikutiku. Kurasa itu masih belum berubah melihat dia mengikutiku sampai sekarang. Kalaupun aku suruh dia keluar, dia tidak akan mau keluar karena naga kecil ini benar benar seperti tikus mondok. Cara satu satunya hanya memancing dia keluar!?' Pikir Yohan sembari tersenyum licik.


Yue mendapatkan firasat buruk melihat senyum Yohan yang satu ini. Jika pria itu mulai tersenyum seperti itu pasti dia sedang merencanakan sesuatu yang buruk. "A ada apa?" Tanya Yue memastikan jika firasatnya ini salah.


"Yue, aku ingin bertarung denganmu!?" Ujar Yohan tiba tiba.


"A Apa kau marah padaku? Karena ak__"


Buk!? Brak!?

__ADS_1


Yue terpentar karena pukulan Yohan yang tidak main main. Dia terpental beberapa meter karena pukulan itu.


Tiba tiba Yohan memukul Yue dengan pukulan yang berisi Qi api. Dan pukulan yang berisi Qi ini akan terasa lebih sakit seratus kali lipat dari pukulan biasa. Dia berjalan mendekati Yue, "Kenapa kau tidak menanggapi ucapan ku? Sekarang, ayo keluarkan semua kemampuanmu melawanku!?" Ujar Yohan.


Ini tidak bisa dibiarkan. Yue tidak ingin habis babak belur oleh orang gila ini. Setidaknya ia harus membela dirinya. 'Dasar sinting!? Dia benar benar ingin bertarung denganku!? Sialan, kenapa juga tuan menyuruhku untuk menjaga bocah ini sebelum ia meninggal? Kenapa dia tidak menyuruhku menaklukan semua burung betina saja? Aku lebih suka seperti itu.' Pikir Yue dengan hati kesal. Yue terbang melesat kearas langit dengan cahaya keemasan dari tubuhnya. Setelah sinar itu hilang muncul sosok burung besar nan gagah. Burung hitam yang menyerupai Phoenix dengan bulu yang indah. Mata burung itu berwarna emas dengan bulu mata emas pula.


Karena sosok yang mencolok itu, Yue menjadi pusat perhatian semua orang. Mereka tidak pernah melihat burung seindah itu dalam hidup mereka. Itu seperti sosok raja burung.


"Ha ha… ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha……" Yohan tertawa senang dengan mata yang penuh ambisi untuk bertarung. "Sudah aku duga, kau pasti sudah mencapai tingkat ke-50. Aku merasakan kekuatan yang begitu besar darimu!?" Ujar Yohan senang. Tidak ia sangka jika Yue sudah mencapai tingkat tertinggi dalam ranah monster. "Dengan begini aku tidak akan menahan diri." Ujar Yohan sembari mengeluarkan api dari kedua tangannya.


DUARRR


Diruang perjamuan terdengar suara berisik dari luar. Mereka tidak tahu siapa yang membuat onar ini. "Siapa yang membuat kekacauan diluar? Berisik sekali." Ujar Wu Linxu.


"Aku akan memeriksanya." Ujar Guan San sembari berjalan menuju jendela. Dia begitu kaget melihat ada burung besar yang terbang diatas dengan seseorang yang sedang bertarung bersama burung itu. "Yohan?" Ujar Guan San kaget.


Tapi ketika Tang Yofan ingin bangkit dan keluar, Guan San menghentikannya. "Tunggu sebentar Yang Mulia!? Sepertinya ia sedang bertarung dengan monsternya sendiri." Ujar Guan San. Dia tahu jika burung bear itu ada Yue. Karena hanya Yue satu satunya monster disini. Tapi yang membuat ia heran, kenapa Yohan bertarung dengan Yue?


"Monster? Kapan dia kembawa monsternya kemari?" Tanya Tang Yifanbertanya tanya. Sungguh tidak bisa dipahami. Dia tidak tahu sejak kapan Yohan membawa monster.


"Burung yang sejak awal ada di bahunya adalah monster tingkat tinggi peliharaannya." Ujar Huan San.


"APA?" Sontak mereka kaget secara bebarengan. Pasalnya yang mereka rasakan dari Yue hanya energi burung biasa. Tapi siapa yang mengira kalau burung itu adalah monster tingkat tinggi yang sejak awal selalu dibawa Yohan kemana mana. Tidak bisa kereka banyang seberapa kuat pemimpin kelompok gila itu sekarang. Berhasil menaklukan monster tingkat tinggi seperti itu.


Tapi, satu hal yang membuat mereka penasaran. Yaitu Guan San. Pria itu memang memiliki ranah yang cukup tinggi, tapi bukan berarti lebih tinggi dari kaisar yang ada disini. Jika para kaisar disini tidak tahu dengan keberadaan monster tingkat tinggi, bagaimana dia tahu kalau Yohan membawa monster bersamanya? Ini cukup dibilang aneh.


"Apa hubunganmu sebenarnya dengan orang gila itu?" Tanya Tang Yifan tiba tiba. Sepertinya semua orang menantikan jawaban Guan San. Mereka melihat Guan San, menantikan apa yang akan pria itu jawab.

__ADS_1


Guan San tahu kalau rahasianya tidak akan bisa ia sembunyikan selamanya. Karena itu ia berniat menjawab dengan jujur dengan beberapa jawaban yang masih harus dirahasiakan. Karena ada beberapa hal didunia ini yang harus menjadi misteri. "Sebenarnya, sepuluh tahun lalu aku pernah menjadi alkemisnya." Jawab Guan San yang sudah pasti mengejutkan mereka.


"Apa maksudmu kau pernah menjadi anggota kelompok penjahat itu?" Tanya Kaisar Wu Linxu tidak percaya.


"Ya, itu hanya dua tahun. Saat aku masih terjebak di hutan hitam, aku bertemu dengan mereka, kelompok gila. Mereka menawarkan bantuan padaku dengan bayaran aku harus menjadi alkemis mereka. Jadi selama dua tahun itu aku menghabiskan waktu bersama mereka dengan membuat banyak pil. Tapi jangan khawatir, sekarang aku tidak berbubungan lagi dengan orang gila itu." Jelas Guan San.


Wu Linxu memikirkan satu pertanyaan besar, "Jangan bilang kau membuat pil dengan menggunakan resep rahasia kerajaan?" Tanya'nya curiga.


Mendengar pertanyaan itu membuat Guan San tidak bisa tinggal diam. "T tidak Yang Mulia!? Aku berani bersumpah tidak pernah membocorkan resep milik kerajaan padanya. Dia hanya memberikan aku resep buatannya padaku, itu saja." Jelas Guan San. Meskipun ia tidak berada di pihak Yohan lagi tapi bukan berarti ia tidak membela mana yang benar.


"Aku baru tahu kalau pria itu adalah seorang alkemis juga. Benar benar bakat yang luar biasa." Ujar Wu Linxu.


Mengetahui kalau Guan San pernah menjadi kelompok penjahat itu membuat Tang Yifan penasaran tentang rumor mereka di masyarakat. Pasalnya rumor dari kelompok itu banyak sekali jenisnya. Tapi satu hal yang paling sering menjadi buah bibir, "Lalu bagaimana menurutmu tentang mereka? Apakah mereka kuat? Pasti rumor mereka gila itu tidak benar, bukan? Pasti yang orang orang katakan dengan gila itu adalah kekuatan mereka yang besar." Ujar Tang Yifan. Dia ingin memastika bahwa kelompok itu benar benar gila atau hanya julukan saja karena kekuatan mereka yang terbilang kuat.


Guan San hanya tertawa kecil mendengar pertanyaan kaisar Tang. "Tidak…" Ujar Guan San.


Tang Yifan tersenyum ternyata itu tidak benar, "Benarkan? Mereka pasti tidak benar benar__"


"Tidak, maksudku adalah…… mereka benar benar gila dari segi kekuatan ataupun otak mereka. Bisa dibilang, semua anggota kelompok itu adalah orang gila." Jelas Guan San.


...~~~...


...-...


...-...


...SEMOGA SUKA!?...

__ADS_1


__ADS_2