
Hutan Roh
Karena Xiao Yu telah setuju, Jian Chen pun mengangguk kecil. Ia juga merasa kesulitan menghadapi Xiao Yu karena Xiao Yu dapat terbang di waktu tertentu menggunakan sayap yang bisa dia tumbuhkan di punggungnya. Tentu saja ada batasan waktu, dan Xiao Yu harus menggunakan qi yang lumayan besar juga agar dapat terbang.
Jian Chen sedikit iri dengan Wujud Kelahiran seperti itu yang dapat membuat kultivator terbang. Tetapi ia tetap optimis tentang sesuatu mengenai kultivator. Dari kakek Xiao Yu, ia mendengar bahwa ada tingkat kultivasi Martial Sky, dari namanya saja, ia telah menduga bahwa di tingkat kekuatan tersebut, seorang kultivator akan dapat terbang ke langit.
Setelah memberikan saleb yang terbuat dari herbal di bahu kanannya, Jian Chen pun mengangguk kecil. “Ayo pergi!”
Jian Chen dan Xiao Yu pun langsung bergerak ke arah tertentu dan itu adalah tempat Raptor biasa berdiam diri berada. Keduanya bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi dari satu pohon ke pohon lainnya.
Ketika keduanya bergerak, hewan hewan roh lainnya pun menyingkir karena dapat merasakan bahaya yang sangat besar dari tubuh Jian Chen dan Xiao Yu.
Latihan neraka yang disusun rapi oleh Jian Chen selama dua tahun lebih ini telah mengubah mereka sepenuhnya. Tentu Jian Chen tidak hanya memperhatikan aspek kultivasi, ia juga membuat latihan sehingga Xiao Yu meneteskan air matanya ketika melatih tubuhnya dipaksa oleh Jian Chen.
Tetapi itu semua membuahkan hasil karena untuk hewan roh dengan tingkat kekuatan yang sama akan dapat dikalahkan oleh Jian Chen dan Xiao Yu hanya mengandalkan kekuatan tubuh.
Dalam waktu kurang dari sepuluh menit, keduanya telah bergerak sangat dekat ke tempat pertempuran yang sedang terjadi antara dua hewan roh.
“Khaaa...” Raptor terlihat meraung marah ke arah seekor hewan roh dengan bentuk monyet setinggi 7 meter.
Jian Chen dan Xiao Yu yang berhenti di jarak hampir tiga puluh meter pun menatap ke arah adegan tersebut dengan tatapan serius.
“Aku masih merasa heran bagaimana bisa Raptor setinggi tiga meter itu bisa mengalahkan monyet besar itu dahulu.” ucap Xiao Yu saat menatap ke arah Raptor dengan tatapan bersemangat karena ia juga ingin mencoba apakah dirinya mampu bersaing dengan Raptor tersebut.
Hanya Raptor dan Monyet setinggi 7 meter itu yang tidak dapat ditandingi oleh Jian Chen dan Xiao Yu di Hutan Roh tempat mereka berlatih. Itu pun jika mereka menghadapinya satu lawan satu, mereka berdua belum pernah mencoba melawan kedua hewan roh tersebut bersama-sama.
“Semuanya tidak bergantung pada ukuran, Xiao Yu. Jika begitu, bagaimana caramu dapat menumbangkan Singa setinggi dua meter beberapa hari yang lalu hanya dengan satu pukulan saja?” Jian Chen menatap ke arah Xiao Yu seolah-olah menatap idiot terbesar sepanjang masa.
Tatapan kosong penuh arti Jian Chen padanya membuat wajah Xiao Yu sedikit gelap karena ia tentu tau apa maksud dari tatapan Jian Chen tersebut.
Sebelum Xiao Yu meledak marah, Monyet berwarna hitam legam itupun langsung melancarkan tinjunya yang sangat besar ke arah wajah Raptor.
Raptor yang melihat itu pun langsung menghindar ke samping lalu melakukan gaya tolakan dan menggigit lengan Monyet besar.
__ADS_1
Grap!
“Woaaaaa!”
Monyet besar itupun meraung kesakitan saat sedikit daging di lengannya langsung di cabik-cabik oleh gigi tajam Raptor.
“Khaaa...” Raptor yang menatap itupun langsung melompat kembali dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju leher Monyet lalu menggigitnya dengan kuat.
Grap!
“Woaaa...!” Monyet besar itupun berteriak kesakitan saat menangkap Raptor lalu melemparnya ke arah bawah dengan kekuatan penuhnya.
Bom!
Raptor itupun memuntahkan darah saat menabrak permukaan tanah. Walaupun ia lebih unggul, tetap saja ia pasti akan menerima cidera ketika menghadapi Monyet besar.
“Xiao Yu! Sekarang waktunya!” Teriak Jian Chen saat ia melesat ke arah Monyet tersebut terlebih dahulu diikuti oleh Xiao Yu yang langsung bereaksi dengan teriakan Jian Chen.
Wusssh!
Sementara Xiao Yu, dia terlihat memegang dua Belati Putih lalu terbang menggunakan sayapnya dengan kecepatan yang tidak kalah dengan Jian Chen.
Ketika Jian Chen dan Xiao Yu mendekat, Monyet besar itupun langsung merasakan kehadiran keduanya. Ia pun langsung meraung marah ke arah Jian Chen dan Xiao Yu yang membuat tempwt tersebut tampak bergerak serta angin kencang berhembus karena teriakannya.
Jian Chen yang telah tiba di jarak hampir lima meter dari Monyet besar pun langsung mencabut Pedang Azure dari sarungnya lalu mengayunkannya sekuat tenaga ketika kecepatannya meningkat hampir dua kali lipat dari sebelumnya.
Ketika Monyet besar tersebut mengayunkan tinjunya ke arah Jian Chen, ia juga langsung membuat gerakannya.
“Pedang Azure, Tebasan Langit Biru!”
Sraing!
Jian Chen tampak menebas beberapa kali dalam satu hempasan.
__ADS_1
Srak! Srak! Srak!
Jrezh!
Darah yang sangat banyak pun menyemprot yang membuat Monyet besar meraung kesakitan karena dua bekas tanda silang tercetak di dadanya.
Sementara itu, Xiao Yu tidak membuang kesempatan emas. Karena ia terbang, ia pun langsung muncul tepat di depan wajah Monyet besar lalu menusuk dengan kedua Belati Putih di tangannya tepat di mata hewan roh tersebut.
Jleb! Jleb!
“Woaaaa!”
Monyet besar meraung kesakitan. Ia pun langsung mengayunkan pukulannya tepat ke arah wajahnya. Di saat itu juga, Xiao Yu langsung terbang kembali ke arah samping.
Bam!
Pukulan keras tersebut menghantam dirinya sendiri yang membuat Monyet besar langsung tumbang ke arah belakang.
Bom!
Jian Chen yang menatap itu tidak membuang waktu sama sekali. Ia pun langsung melompat ke arah atas lalu melapisi Pedang Azure dengan qi yang sangat padat.
“Mati!”
Jleb!
Pedang Azure pun langsung bersarang di kepala Monyet besar tersebut. Monyet itu meronta-ronta sejenak lalu langsung kehilangan daya hidupnya karena otaknya telah ditusuk secara tragis oleh Jian Chen.
“Satu!” Gumam Jian Chen saat ia mencabut Pedang Azure lalu menatap ke arah Raptor yang perlahan bangkit.
Xiao Yu yang terbang di jarak empat meter dari permukaan tanah pun menatap serius ke arah Raptor karena dialah Raja sebenarnya di Hutan Roh. Jika Raptor tidak memberikan luka fatal kepada Monyet besar, pasti akan sulit membereskan Monyet tersebut. Itu adalah tanda bahwa kekuatan hewan roh tersebut sangatlah kuat.
“Grrrr...!” Raptor menggeram sedikit ketika menatap ke arah Jian Chen lalu ke arah Xiao Yu yang berada di udara. Ia tampak seperti sedang berpikir apakah harus bertarung atau tidak karena keduanya dapat menghabisi satu hewan roh yang dapat melawannya di Hutan Roh.
__ADS_1
Jian Chen yang menatap itupun langsung tau bahwa Raptor dihadapannya memang memiliki kecerdasan yang sangat tinggi. Ini adalah evolusi yang muncul pada hewan roh, semakin tinggi evolusi mereka, semakin tinggi kecerdasan mereka.