
Hutan Kematian
Organisasi Kaisar Bawah Tanah membuat Jian Chen merasa tertarik. Ia ingin melihat apa sebenarnya tujuan dari organisasi tersebut. Tetapi itu adalah masalah dikemudian hari, saat ini ia hanya harus berfokus untuk meningkatkan kekuatan dan bergerak ke pusat Hutan Kematian serta mencari tau apa sebenarnya benda yang muncul.
“Apakah kalian masih ada hal yang perlu di pertanyakan?” Tanya Yan Zhong menatap ke arah Jian Chen dan Xiao Yu.
“Tidak.” Jian Chen dan Xiao Yu menggelengkan kepalanya bersamaan.
“Jika begitu, ayo kita pergi. Semua korban yang tewas telah dikuburkan. Tidak lama lagi, kita akan mencapai pusat hutan Kematian ini.” ucap Yan Zhong saat ia bergerak lalu memberi perintah kepada semua bawahannya.
Saat Yan Zhong bergerak membawa semua bawahannya, Jian Chen dan Xiao Yu pun langsung mengikuti. Kali ini, semua bawahan Yan Zhong tidak lagi meremehkan Jian Chen dan Xiao Yu. Tatapan mereka saat ini adalah tatapan penuh hormat. Ini adalah hal yang biasa terjadi di dunia kultivator, menghormati yang kuat.
Untuk Jian Chen dan Xiao Yu, keduanya tidak peduli sama sekali tentang hal itu.
Kelompok yang di pimpin oleh Yan Zhong pun terus bergerak ke arah pusat Hutan Kematian. Di perjalanan, kelompok mereka sering bertemu dengan kultivator lainnya tetapi tidak ada yang berani memprovokasi karena banyak dari mereka yang kenal dengan Yan Zhong. Siapa dari mereka yang sudah sering datang ke Kerajaan Yan tidak mengenal mantan Jendral Kerajaan Yan?
Waktu terus berlalu, tanpa sadar, sudah hampir setengah hari kelompok Yan Zhong bergerak ke arah pusat Hutan Kematian.
Jian Chen yang sedang mengikuti dari belakang pun menyipitkan matanya karena tiba-tiba melacak sesuatu di tempat yang cukup jauh.
Bahkan Yan Zhong yang memimpin jalan juga melacak sesuatu walaupun itu hanya samar, tidak sebaik Jian Chen.
“Kita akan segera tiba! Kalian semua, waspadalah karena di sana sangat banyak kultivator yang telah berkumpul!” Yan Zhong pun langsung memberi perintah kepada semua bawahannya.
__ADS_1
Semua bawahan Yan Zhong memasang wajah serius dan mereka hanya menganggukkan kepala.
“Hampir seratus kultivator telah tiba di sana! Aku tidak menyangka bahwa akan banyak yang selamat selama perjalanan! Tidak hanya ancaman hewan roh kuat, bahkan kultivator lainnya adalah musuh.” ucap Jian Chen yang menyiratkan bahwa semua dari mereka adalah elit diantara para kultivator yang ada di pulau Lizawa.
Tidak sampai lima menit kemudian, Jian Chen menyipitkan matanya ketika melihat benda yang sangat besar dikejauhan, pepohonan di sekelilingnya telah hilang.
“Jian Chen, apakah aku sedang berhalusinasi? Tidak mungkin sebuah istana besar seperti itu tidak ditemukan dalam waktu yang sangat lama.” ucap Xiao Yu saat menatap istana raksasa yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter berwarna putih.
“Tidak Xiao Yu, apa yang kau lihat sangat nyata karena aku juga melihatnya.” Balas Jian Chen dan tidak mengalihkan pandangannya dari istana tersebut.
Yan Zhong pun mendarat di jarak sekitar 20 meter dari istana tersebut. Ia memasang wajah takjub karena bahkan istana tersebut lebih besar dari pada istana milik Kerajaan Yan.
Jian Chen yang mendatar di permukaan tanah juga menatap ke arah sekeliling istana tersebut. Ia pun menyipitkan matanya karena sangat tau bahwa istana putih tersebut awalnya terkubur di bawah tanah. Masih banyak jejak tanah yang ada di istana serta tanah di sekitar istana terlihat seperti dipaksa menyebar ke segala arah dari dalam tanah.
“Istana ini sangat besar!” ucap Xiao Yu kagum.
“Oh? Bukankah itu Yan Zhong? Dia masih hidup? Sungguh tidak terduga.”
“Dia memang masih hidup. Aku mendapatkan informasi bahwa dia diasingkan bersama dengan mantan Pangeran Yan Shi.”
“Jika kultivator sekuat dirinya muncul, maka ini akan menjadi lebih merepotkan untuk mengambil apapun yang ada di dalam istana.”
Beberapa kultivator acak pun berdiskusi di tempat ketika menatap kedatangan kelompok yang di pimpin oleh Yan Zhong.
__ADS_1
Di tempat lainnya, Xin Yuan dan Xin Yan yang telah tiba di sana menatap ke arah Jian Chen dan Xiao Yu dengan tatapan marah. Keduanya tidak akan melupakan bahwa kedua orang itu membuat mereka kerepotan dan bahkan merebut enam Batu Mythril yang mereka perjuangkan.
Di tempat yang tidak terlalu jauh, kelompok yang di pimpin oleh wanita bercadar yang merupakan anggota Organisasi Kaisar Bawah Tanah juga menatap ke arah kedatangan kelompok Yan Zhong. Tetapi mereka semua hanya diam dan menatap kembali ke arah istana.
Untuk pasukan dari Kerajaan Yan, mereka semua hanya memasang wajah muram karena sebelumnya dikalahkan oleh kelompok Yan Zhong dan itu dikarenakan bantuan dari Jian Chen dan Xiao Yu. Bahkan untuk Yan Gong, ia menekan kemarahannya dan mencoba menahan diri untuk tidak menerjang ke arah Jian Chen dan Xiao Yu.
Tatapan Jian Chen terus bergerak ke sana ke mari. Ada beberapa kelompok yang tidak ia kenal. Tetapi, ketika menatap ke arah tertentu, wajahnya langsung menjadi serius seketika.
Apa yang dilihat oleh Jian Chen adalah seseorang yang pernah ia temui ketika masih berada di kota Shanghai.
“Ku Zuo!” Batin Jian Chen saat menatap pria paruh baya yang membantunya membangkitkan Senjata Kelahiran miliknya di Kuil Kebangkitan Kota Shanghai.
Sekarang Jian Chen sangat yakin bahwa Ku Zuo memang seorang tetua dari Sekte yang terletak di wilayah Kerajaan Yan, Sekte Roh Agung. Dia dikirim ke Kota Shanghai untuk mencari murid baru, tetapi terlalu meremehkan potensi Pedang Azure milik Jian Chen karena saat itu hanyalah pedang berkarat.
Ku Zuo merasakan seseorang menatapnya dan langsung menoleh ke arah Jian Chen. Ketika ia menatap Jian Chen dengan seksama juga, matanya menyipit sedikit dan tidak lama kemudian langsung menyusut tajam.
Wajahnya menampilkan ekspresi tidak percaya sama sekali. Ia tentu sangat ingat dengan anak yang sedikit unik sekitar hampir tiga tahun yang lalu di kota Shanghai. Alasan ia mengingatnya dengan jelas, itu dikarenakan Jian Chen bertanya tentang sesuatu yang membuatnya tertarik. Selain itu, hanya Jian Chen seorang anak laki-laki yang hampir terlihat seperti seorang wanita.
Siapapun yang melihat Jian Chen, mereka harus mengakui bahwa dewa terlalu berbaik hati kepadanya karena terlahir sangat tampan sampai-sampai bisa menyaingi wajah wanita.
“Anak itu... Mustahil! Bagaimana bisa!” Ku Zuo sungguh tidak percaya ketika melihat Jian Chen.
“Ada apa saudaraku?” Tanya pria paruh baya di sebelah Ku Zuo.
__ADS_1
Ku Zuo tidak membalas dan menatap ke arah pinggang Jian Chen. Jantungnya berdetak semakin cepat karena tentu sangat ingat dengan pola-pola sarung pedang Jian Chen yang sangat unik ketika dibangkitkan.
Saat ini, Ku Zuo yang memiliki kekuatan tingkat Martial Grand Master tentu dapat melacak kultivasi Jian Chen dan ia pun akhirnya merasa bahwa dirinya terlalu meremehkan Jian Chen dan menganggapnya sebagai sampah. Nyatanya, dia telah melepaskan kejeniusan tingkat tinggi karena telah melacak kultivasi Jian Chen yang mencapai tingkat Martial Master tahap kedelapan.