Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Pulau Buddha


__ADS_3

Kediaman Yan Shi


Pupil mata Yan Zhong menyusut sedikit ketika melihat tiga orang yang ada di ruangan tersebut selain dari Yan Shi.


Ketiganya tidak lain adalah Jian Chen, Xiao Yu dan Ning Qingxue.


“Paman, kau akhirnya kembali.” Yan Shi pun langsung berdiri untuk menyambut Yan Zhong. Ia tentu sangat menghormati Yan Zhong karena kesetiaannya kepada ayahnya dan bahkan merawatnya ketika ayahnya telah dibunuh oleh Raja Kerajaan Yan saat ini.


“Tuan Muda.. apakah terjadi sesuatu?” Yan Zhong pun perlahan berjalan ke arah dalam lalu duduk di sebelah Yan Shi. Ia menatap dengan seksama ke arah Jian Chen, Xiao Yu dan terutama adalah Ning Qingxue.


Saat Yan Shi juga duduk, ia pun berbicara, “Ini tentang apa yang terjadi di Hutan Kematian. Apakah benar ada tengkorak yang memiliki pasukan yang mengerikan paman?”


Tentu saja Yan Shi ingin mengkonfirmasi berita yang di bawa oleh Ning Qingxue.


“Ya. Mereka sangat mengerikan. Aku menyarankan kita untuk pergi dari Pulau Lizawa! Aku melihatnya dari kejauhan bahwa dia bisa membangkitkan orang mati menjadi tengkorak berjalan! Yang artinya, semakin lama, pasukannya pasti akan semakin besar dan tidak ada tempat untuk para manusia di Pulau Lizawa. Aku yakin dalam waktu beberapa bulan, mungkin tidak ada manusia yang tersisa di pulau ini.” Yan Zhong berkata dengan nada yang sangat muram.


Mendengar hal itu, Yan Shi langsung tersenyum pahit. Jika seperti itu, bukankah dirinya tidak bisa mengambil alih Kerajaan Yan? Ia sangat yakin bahwa keluarga Kerajaan pasti sudah merencanakan pelarian keluar dari pulau Lizawa bahkan mungkin mereka telah bergerak saat ini.


Semisal pun Yan Shi mengambil alih Kerajaan Yan, apa gunanya semua itu jika pembunuh keluarganya telah pergi? Dan apa gunanya ia menguasai Kerajaan Yan ketika dalam beberapa bulan kemudian para tengkorak akan muncul untuk menyerang mereka?


“Apakah tengkorak itu memang benar-benar mengerikan?” Yan Shi menarik nafasnya dalam-dalam ketika memikirkan semua hal itu sebelumnya.


“Ya Tuan Muda. Terutama untuk pemimpin mereka yang bernama Raja Qin Kesebelas. Aku tidak tau siapa dia, tetapi yang pastinya, bahkan Raja Kerajaan Yan ataupun Master Sekte Roh Agung tidak dapat melawannya. Lagi pula, menurut Ning Qingxue, kekuatannya belum pulih sepenuhnya.” ujar Yan Zhong dengan nada berat.


Tatapan Yan Shi dan Yan Zhong tertuju pada Ning Qingxue untuk meminta jawaban yang bahkan tidak mereka tanyakan. Tetapi, melalui tatapan, siapapun akan menebak apa yang keduanya tanyakan.


Ning Qingxue menghela nafas panjang lalu menjelaskan, “Aku tidak terlalu tau sekuat apa dia dahulu! Tetapi yang pasti, dalam beberapa bulan, mungkin kekuatannya akan tumbuh ke level yang tidak bisa lagi dilihat. Ini juga disebabkan oleh kekuatannya akan tumbuh lebih besar saat dia menyerap jiwa-jiwa siapapun yang dia bunuh! Ini adalah sumber kekuatannya karena itulah kemampuan utama dari Wujud Kelahiran Dewa Neraka Hades.”

__ADS_1


“Sungguh Wujud Kelahiran yang sangat keterlaluan.” Xiao Yu tidak bisa tidak kagum dengan seseorang yang memiliki Wujud Kelahiran seperti itu. Bukankah dia hanya perlu terus membunuh dan kekuatannya akan meningkat tanpa batas?


Untuk Jian Chen, ia hanya bisa terdiam ketika mendengar Wujud Kelahiran Dewa Neraka Hades. Ia tentu sangat kenal dengan seseorang yang disebut sebagai Hades di kehidupannya sebelumnya.


Walaupun Dewa Neraka Hades hanyalah legenda, tetap saja dari legenda tersebut dikatakan Dewa Neraka Hades sangat kuat, dan merupakan penguasa para jiwa-jiwa. Memang benar bahwa semakin banyak jiwa, semakin kuat Dewa Neraka Hades. Dan itu juga berlaku untuk Wujud Kelahiran Dewa Neraka Hades yang telah muncul di Yggdrasil.


“Apakah suatu hari nanti akan ada Wujud Kelahiran Dewa Petir Zeus?” Batin Jian Chen dengan wajah sedikit berkedut.


“Lalu, apa yang membawamu ke sini, Ning Qingxue?” Tanya Yan Zhong.


Ning Qingxue tidak berbicara dan langsung mengeluarkan sebuah kertas dengan beberapa tulisan dibawahnya. Ada stempel yang disahkan oleh Kerajaan Yan di bawah.


Yan Zhong dan Yan Shi terkejut ketika melihat kertas tersebut. Dan keduanya bahkan lebih terkejut lagi ketika melihat siapa yang menandatangani kertas tersebut, dia tidak lain adalah Raja Kerajaan Yan sebelumnya, ayah dari Yan Shi.


“Ini... Bagaimana mungkin ayah memiliki hubungan dengan Organisasi Kaisar Bawah Tanah?” Tanya Yan Shi tidak percaya saat ia mengambil kertas tersebut lalu membacanya dengan seksama.


Setelah membaca kertas tersebut, Yan Shi dan Yan Zhong terdiam untuk beberapa saat karena perjanjian itu juga tertulis nama Yan Shi.


“Setiap generasi darah asli Kerajaan Yan, mereka akan bergabung dengan Organisasi Kaisar Bawah Tanah. Setiap generasi akan memperbarui surat perjanjian. Dan kali ini adalah giliranmu untuk menjadi anggota Organisasi Kaisar Bawah Tanah.” ucap Ning Qingxue menatap ke arah Yan Shi.


“Kenapa kalian tidak mengundang keturunan Raja Yan saat ini?” Tanya Yan Zhong lagi.


“Mereka bukan bagian dari garis darah langsung dari pembuat kontrak pertama, yaitu kakek buyutmu. Ini terjadi sekitar lebih dari 200 tahun yang lalu. Kakek buyutmu berjanji bahwa disetiap generasi, salah satu keturunannya akan bergabung dengan Organisasi Kaisar Bawah Tanah atas bantuan yang telah diberikan oleh Organisasi Kaisar Bawah Tanah kepada kakek buyutmu.” ujar Ning Qingxue. Sebagai pemimpin Organisasi Kaisar Bawah Tanah cabang di pulau Lizawa, ia tentu tau semua tentang hal itu.


Sementara untuk Jian Chen, alisnya sedikit naik ketika mendengar perjanjian sekitar 200 tahun yang lalu. Dari hal inipun, ia membuat kesimpulan bahwa Organisasi Kaisar Bawah Tanah telah mengakar di seluruh Dunia dan melakukan banyak hal dari balik layar.


“Dan tujuanku saat ini adalah membawamu pergi dari Pulau Lizawa untuk memenuhi kontrak.” Lanjut Ning Qingxue.

__ADS_1


“Lalu, bagaimana dengan semua bawahanku?” Tanya Yan Shi. Jika bawahannya tidak ikut dan tinggal di Pulau Lizawa, ia tentu tidak akan mau memenuhi kontrak.


“Kau bisa membuat organisasi kecil yang berada di bawah naungan Organisasi Kaisar Bawah Tanah. Tetapi, untuk semua anggotamu, kau tidak bisa memberikan banyak informasi tentang Organisasi. Jika kau setuju, kami akan menyediakan kapal untuk semua bawahanmu agar bisa keluar dari Pulau Lizawa!” ucap Ning Qingxue.


Mendengar itu, Yan Shi dan Yan Zhong menghela nafas lega. Keduanya pun langsung saling memandang lalu mengangguk.


Yan Shi sebenarnya enggan bergabung saat ini walaupun itu perjanjian yang dibuat oleh leluhurnya. Tetapi, karena bawahannya akan selamat jika ia bergabung, maka ia pasti akan bergabung tanpa bertanya lagi. Selain dari membalas dendam, apa yang paling ia pedulikan adalah bawahannya karena merekalah yang mendukungnya untuk beberapa tahun belakangan. Ia tidak mungkin membuang mereka begitu saja.


“Lalu, bagaimana dengan kalian berdua?” Tanya Yan Shi menatap ke arah Jian Chen dan Xiao Yu. Ia tidak mungkin membawa keduanya ke dalam organisasinya lagi ketika ia melacak kultivasi Jian Chen dan Xiao Yu. Ia lebih percaya bahwa keduanya pasti bergabung dengan Organisasi Kaisar Bawah Tanah sehingga keduanya datang bersama dengan Ning Qingxue ke kediamannya.


“Kami akan ikut dalam perahu walaupun setelah itu kita akan berpisah karena aku dan Xiao Yu akan mengambil jalan kami sendiri.” jawab Jian Chen acuh tak acuh saat ia bermain sedikit dengan Hui-Ying dalam pelukannya.


Yan Zhong dan Yan Shi sedikit terkejut karena tampaknya sangat aneh bahwa Ning Qingxue mengizinkan Jian Chen dan Xiao Yu naik perahu bahkan jika keduanya tampaknya tidak bergabung dengan Organisasi Kaisar Bawah Tanah.


Tentu Ning Qingxue mengizinkannya karena ia masih menghargai keduanya. Ini hanya menambah dua orang di dalam kapal. Jika suatu hari nanti Jian Chen dan Xiao Yu sudah sangat kuat, keduanya pasti akan membalas budi. Inilah yang di tunggu oleh Ning Qingxue, prospek masa depan.


Ning Qingxue tentu sangat tau bahwa dunia sangat berbahaya, bahkan saat ini ada peninggalan masa lalu yang telah bangkit. Organisasi Kaisar Bawah Tanah bukanlah kelompok yang tidak terkalahkan. Walaupun mereka kuat, akan ada masanya saat ada kelompok tertentu yang dapat menjatuhkan mereka. Inilah alasan utama Ning Qingxue memberikan pengecualian kepada Jian Chen dan Xiao Yu.


Bahkan dirinya telah membuat kesepakatan dengan Xin Yuan dan Xin Yan juga karena pemuda kembar itu juga tidak mau bergabung dengan Organisasi Kaisar Bawah Tanah.


“Jian Chen, ini seperti perjanjian kita. Kau akan pergi ke tempat kapal kami berlabuh nantinya. Hanya itu bantuan yang bisa aku berikan.” ucap Ning Qingxue menatap ke arah Jian Chen.


“Aku tau. Jadi, bisakah aku tau ke mana tujuan Organisasi Kaisar Bawah Tanah cabang Pulau Lizawa pergi?” Tanya Jian Chen balik.


“Pulau Buddha!”


Mendengar nama pulau tersebut, Jian Chen tertegun di tempat karena tentu tau tentang pulau Buddha. Ini adalah pulau yang seharusnya menjadi pulau Jawa di Indonesia yang sebenarnya tempat ia berasal.

__ADS_1


__ADS_2