Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Membeli Informasi


__ADS_3

Kota Yangwei


“Pimpin jalan!” Perintah Jian Chen saat menatap tiga pemuda yang memiliki patah tulang di beberapa bagian tubuh mereka.


Mendengar perintah Jian Chen dengan wajah sedikit dingin, ketiga pemuda itu sama sekali tidak berani membantah. Jika seseorang sekuat Xiao Yu bisa diperintah oleh Jian Chen, bukankah Jian Chen pasti akan lebih kuat?


“Baik. Tempat apa yang ingin anda datangi lebih dulu Tuan Muda? Di Kota Yangwei, terdapat banyak tempat wisata yang cukup...” Sebelum pemimpin berandalan itu menyelesaikan kata-katanya, Jian Chen langsung memotongnya.


“Aku ingin pergi ke tempat yang berisikan informasi terperinci Gunung Phoenix!” Perintah Jian Chen.


Ketiganya tidak terlalu terkejut bahwa Jian Chen ingin informasi tentang Gunung Phoenix karena banyak kultivator yang datang dari waktu ke waktu ke Kota Yangwei hanya untuk menemukan informasi tersebut.


Sebagai Gunung yang cukup terkenal di Pulau Buddha, Gunung Phoenix sering diselidiki oleh para kultivator kuat. Di semua kota yang terletak di kaki Gunung Phoenix, mereka semua menyediakan informasi tentang Gunung Phoenix walaupun itu tidaklah lengkap.


“Ikuti kami tuan muda.” Pemimpin berandalan kota kecil itupun langsung berbicara dan buru-buru memimpin Jian Chen dan Xiao Yu ke dalam kota, ke tempat yang diinginkan oleh Jian Chen.


Jian Chen mengangguk kecil lalu mengikuti ketiga berandalan tersebut bersama dengan Xiao Yu.


Saat masuk ke dalam kota, Jian Chen dan Xiao Yu memeriksa kota kecil dengan cermat. Tempat tersebut cukup nyaman untuk ditinggali, semua orang yang tinggal di sana adalah kultivator walaupun mereka bukanlah tipe kultivator yang mengejar puncak jalan kultivasi.


Kota yang damai tersebut terlihat tidak memiliki masalah sama sekali tentang para pendatang baru yang mencoba melakukan sesuatu yang buruk.


Jian Chen yang menatap itu, langsung membaut spekulasi bahwa pasti ada yang melindungi kota tersebut sebagai tempat persinggahan semua kultivator yang ingin menaiki Gunung Phoenix untuk mencari informasi.


Tidak lama kemudian, ketiga berandalan pun memimpin Jian Chen dan Xiao Yu ke sebuah bangunan yang cukup luas di kota Yangwei. Banyak terlihat orang yang keluar masuk dari bangunan tersebut.

__ADS_1


“Tuan muda, ini adalah tempat layanan informasi yang secara khusus dibuat di Kota Yangwei oleh Walikota.” Salah satu berandalan berkata dengan nada hormat kepada Jian Chen saat memperkenalkan bangunan yang cukup luas tersebut.


“Jika begitu, pergilah.” Jian Chen melambaikan tangannya seperti mengusir lalat karena ia juga tidak ingin melihat tiga berhadapan yang menganggap dirinya sangat kuat.


Ketiga berandalan tersebut buru-buru membungkuk lalu pergi karena Jian Chen ternyata melepaskan mereka setelah mereka mencoba merampok sebelumnya.


“Ayo masuk Xiao Yu.” Jian Chen perlahan berjalan ke dalam diikuti oleh Xiao Yu.


Ketika melewati gerbang, Jian Chen dan Xiao Yu pun berpapasan dengan beberapa kultivator lainnya yang cukup kuat. Mereka saling melirik lalu mengabaikan Jian Chen dan Xiao Yu yang para kultivator duta untuk mencari informasi di tempat yang disediakan oleh Wali Kota Yangwei.


“Tampaknya dari kota ini, bukan cuma kita yang ingin naik ke Gunung Phoenix.” Xiao Yu berbicara karena melirik sekilas ke arah para kultivator sebelumnya yang berpapasan dengan mereka.


Jian Chen mengangguk dan terus berjalan, ketika mencapai pintu masuk, beberapa kultivator yang menjaga pintu pun berbicara, “Informasi apa yang diinginkan oleh kedua Tuan Muda ini?”


“Semua informasi yang kalian miliki tentang Gunung Phoenix.” Jawab Jian Chen.


Setelah Jian Chen dan Xiao Yu mengikuti, penjaga tersebut pun memimpin keduanya ke salah satu ruangan yang tertentu. Di dalam ruangan tersebut, terdapat banyak kultivator yang sedang berdiskusi ataupun bernegosiasi. Jian Chen dan Xiao Yu di pimpin ke salah satu tempat kultivator yang tampak sedang menunggu siapapun yang datang.


“Tuan, kedua Tuan Muda ini menginginkan informasi tentang Gunung Phoenix.” ucap penjaga tersebut.


“Baik, kembalilah. Aku akan mengurusnya mulai dari sini.” Pria paruh baya yang duduk di sebuah kursi dengan meja dihadapannya pun menyuruh penjaga kembali.


Setelah penjaga pergi, pria paruh baya tersebut menatap ke arah Jian Chen dan Xiao Yu lalu berkata, “Silahkan duduk!”


Jian Chen dan Xiao Yu pun duduk di seberang pria paruh baya tersebut lalu bertanya, “Informasi yang kami inginkan adalah sejarah Gunung Phoenix, jalan yang cukup aman ke puncak, serta tempat misterius atau tempat yang cukup berbahaya di Gunung Phoenix.”

__ADS_1


Pria paruh baya tersebut tidak terkejut dengan permintaan pertama, tetapi ia menaikkan alisnya ketika Jian Chen juga meminta informasi tentang tempat misterius atau tempat yang cukup berbahaya di Gunung Phoenix, bukan tempat untuk menemukan peluang sumber daya.


“Tuan muda, apakah hanya itu informasi yang anda inginkan? Apakah anda tidak tertarik dengan tempat yang memiliki kemungkinan menemukan sumber daya berharga di Gunung Phoenix?” Tanya pria paruh baya tersebut dengan nada sedikit heran.


“Tidak. Berapa biaya untuk informasi yang aku butuhkan?” Tanya Jian Chen.


Pria paruh baya tersebut tidak berbicara lagi tentang tempat yang ingin ia tunjukkan. Ia pun mengeluarkan sebuah buku tipis, itu adalah buku sejarah tentang Gunung Phoenix. Setelah itu, ia pun mengeluarkan dua gulungan, satu informasi tentang tempat misterius, satu tentang tempat yang berbahaya di Gunung Phoenix.


“Buku ini adalah sejarah Gunung Phoenix. Gulungan pertama adalah peta petunjuk tentang tempat misterius di Gunung Phoenix dan satunya lagi adalah tempat yang berbahaya. Ketiga informasi ini bernilai masing-masing 100 Koin Emas. Peta tempat berbahaya juga sekaligus menunjukkan jalan yang aman ketika naik ke Gunung Phoenix.” Pria paruh baya tersebut langsung memberi harga.


“Sangat mahal! Kami akan membeli informasi ini senilai 150 Koin Emas!” Xiao Yu langsung memotong setengah harga.


Wajah pria tua tersebut berkedut sedikit dan bahkan Jian Chen terdiam untuk beberapa saat.


Mereka memiliki jumlah koin emas yang bisa dikatakan sangatlah banyak, jumlah itu bahkan bisa menghidupi sejauh pulau yang berisikan puluhan ribu orang dalam waktu beberapa tahun.


“200 Koin Emas.” pria paruh baya itu pun menggelengkan kepalanya karena tampaknya Xiao Yu akan menawar kembali jika ia mengatakan 250 Koin Emas. Ia pun langsung memberikan harga paling rendah.


Jian Chen menggelengkan kepalanya lalu tampak seperti mengeluarkan dua kantong koin emas berisi 100 Koin emas masing-masing dari dalam pakaiannya agar tidak ada yang curiga tentang cincin penyimpanan miliknya.


“Kesepakatan.” Jian Chen yang menyerahkan kantong koin emas pun menhanbil tiga benda diatas meja saat pria paruh baya tersebut melihat isi kantong koin.


“Apakah ada informasi lainnya yang kalian inginkan?” Tanya pria paruh baya tersebut saat menatap Jian Chen memasukkan ketiga benda yang ia keluarkan ke dalam pakaian.


“Apakah pembelian infomasi terbatas pada daerah sekitar Gunung Phoenix?” Tanya Jian Chen.

__ADS_1


Pria paruh baya tersebut tersenyum lalu menjawab, “Tidak, jaringan informasi tersedia di setiap kota dan ini adalah bisnis yang besar. Apakah kalian tau Pelabuhan Ratu? Ini adalah pemilik pelabuhan Ratu yang menopang jaringan informasi di seluruh Pulau Buddha!”


__ADS_2