
Kota Texas
Undangan dari wanita bercadar tidak membuat Xin Yuan dan Xin Yan terkejut karena mereka berdua juga pernah diundang sebelumnya.
“Tidak tertarik.” Jian Chen menolak secara langsung dan menatap ke arah Xin Yuan dan Xin Yan, “Apakah kalian masih ingin bermain? Jika ya, aku akan menemani kalian beberapa putaran.”
Mendengar apa yang dikatakan oleh Jian Chen membuat Xin Yuan dan dan Xin Yan memasang wajah sangat dingin. Keduanya sangat ingin menembak kepala Jian Chen hingga menembusnya dengan anak panah.
Sampai saat inipun, Xin Yuan dan Xin Yan sangat bingung bagaimana bisa ada dua pemuda yang dapat melihat pergerakan anak panah mereka begitu mudahnya. Bahkan untuk kultivator Martial Master tahap ketujuh dan kedelapan masih kesulitan melihat lintasan anak panah mereka jika sedang bertarung.
“Ketika kita bertemu lagi, maka kau akan menderita!” Balas Xin Yuan dan langsung berbalik pergi dengan wajah muram diikuti oleh saudara kembarnya.
Keduanya tentu ingin mempelajari teknik lainnya dan ketika bertemu dengan Jian Chen dan Xiao Yu, keduanya yakin akan menang.
“Pecundang.” Xiao Yu mendengus menatap kepergian Xin Yuan dan Xin Yan.
Jian Chen sama sekali tidak mencoba menghentikan Xin Yuan dan Xin Yan yang ingin pergi karena ia tidak akan bisa. Kemampuan keduanya sangat tangguh walaupun ia dan Xiao Yu dapat menekan keduanya, tetapi untuk mengalahkannya, dibutukan usaha yang sangat besar. Jika keduanya ingin pergi, dengan kekuatannya dan Xiao Yu saat ini, tidak mungkin menghalangi keduanya untuk pergi.
Sedangkan untuk wanita bercadar, ia sangat terkejut karena Jian Chen langsung menolak bahkan sebelum ia menjelaskan organisasi tempatnya bergabung.
Jian Chen sudah memikirkan hal itu. Kemungkinan ia akan mendapatkan banyak informasi dari Organisasi lainnya. Tetapi ia menahan diri saat ini dan tidak ingin dekat-dekat dengan banyak kultivator kuat. Hanya melawan Xin Yuan dan Xin Yan pun, ia sudah sedikit kewalahan.
Jian Chen tidak ingin memancing konflik dengan organisasi tertentu saat ini karena ia bukanlah tipe seseorang yang suka diperintah. Untuk sebuah organisasi, sudah bisa dipastikan bahwa dirinya akan selalu mendapat misi yang harus diselesaikan, berbeda dengan bergabung dengan kelompok Yan Shi karena itu bukanlah sebuah organisasi dan ia masih bisa melakukan tawar-menawar.
__ADS_1
Selain dari itu, untuk organisasi besar yang ditawarkan oleh wanita bercadar, bisa dipastikan banyak kultivator kuat di dalamnya yang mungkin setingkat dengan Yan Zhong. Ia tidak ingin berada di tengah-tengah perkumpulan harimau saat ini dan menjadi daging hangat yang bisa disantap oleh mereka kapan saja.
Sudah cukup baginya saat ini berada dalam konflik yang mungkin ia masuki, yaitu perselisihan antara Yan Shi dengan Kerajaan Yan.
“Apakah kau tidak memperingatkannya lebih dulu?” Tanya wanita bercadar dengan nada sabar.
Jian Chen tampak merenung beberapa saat dan Xiao Yu hanya diam saja.
“Ketika keluar dari Hutan Kematian, aku akan mempertimbangkannya. Dan di saat itulah kita akan berbicara, namun itu tergantung tujuanku selanjutnya nanti.” Balas Jian Chen dan menatap ke arah Xiao Yu, “Ayo pergi.”
Jian pun berbalik dan pergi ke arah dalam kota diikuti oleh Xiao Yu yang melirik sekilas ke arah wanita bercadar tersebut.
Menatap kepergian Jian Chen dan Xiao Yu, wanita bercadar itu hanya bisa menghela nafas karena sangat sulit merekrut jenius seperti Jian Chen, Xiao Yu, Xin Yuan dan Xin Yan ke dalam organisasi walaupun mereka menawarkan banyak hal.
Tetapi, mendengar apa yang dikatakan oleh Jian Chen tentang memasuki Hutan Kematian, ia tidak terkejut sama sekali karena Xin bersaudara juga hendak masuk ke dalam sana. Ia pun kembali ke tempat kelompoknya berada dan membuang pemikiran untuk merekrut Jian Chen dan Xiao Yu saat ini dan berfokus pada rencana memasuki Hutan Kematian.
Saat ini, hari sudah hampir gelap ketika Jian Chen dan Xiao Yu keluar masuk bangunan beberapa kali untuk mencari informasi. Apa yang mereka tanyakan tentu tentang Hutan Kematian lalu bertanya hal sampingan tentang kekuatan apa saja yang telah datang untuk berpartisipasi.
Ketika keluar dari sebuah bangunan yang merupakan bar reyot namun diisi sangat banyak kultivator menjijikkan, Jian Chen pun menghela nafas panjang karena mereka hampir saja terlibat konflik.
“Kota ini benar-benar texas.” Batin Jian Chen.
“Jian Chen, aku tidak menyangka bahwa akan banyak kultivator dan kelompok yang masuk ke dalam Hutan Kematian. Hanya dengan membayar sejumlah Koin Emas, kita mendapatkan semua informasi mereka. Namun, aku tidak menyangka bahwa salah satu Jendral Kerjaan Yan akan memimpin pasukan mereka ke dalam Hutan Kematian. Tampaknya memang ada sesuatu yang luar biasa di dalam Hutan Kematian.” ujar Xiao Yu.
__ADS_1
“Ya. Kekuatan salah satu Jendral Kerajaan Yan sangatlah kuat! Aku menduga bahwa kekuatannya sama dengan Yan Zhong.” Balas Jian Chen.
“Apakah Yan Zhong sekuat itu? Aku tidak dapat mendeteksinya sama sekali.” ucap Xiao Yu.
“Ya. Dia sangat kuat, dia orang terkuat yang pernah aku lihat! Kekuatannya, kemungkinan paling rendah adalah Martial Grand Master tahap keempat!” Balas Jian Chen dengan wajah serius. Menggunakan Kristal Ungu Abadi, ia bisa memeriksa secara samar kekuatan Yan Zhong.
“Sekuat itu?” Xiao Yu terkejut.
Jian Chen mengangguk kecil. Ia saat ini semakin menyadari bahwa Pulau Lizawa tidak sesederhana kelihatannya.
“Juga, anggota Sekte yang terletak di dekat Kerajaan Yan juga ikut berpartisipasi! Dari informasi yang kita terima, kekuatannya juga tidak sederhana.” ucap Jian Chen dan mengingat tentang seseorang tertentu ketika berada di Kota Shanghai. Dia adalah orang yang membangkitkan Senjata Kelahiran miliknya.
“Jika tidak salah, namanya adalah Ku Zuo! Saat itu, aku tidak tau seberapa kuat dia. Namun, melihat sikapnya dan pengetahuannya, dia kemungkinan memiliki kekuatan Martial Grand Master juga. Walaupun pengetahuannya luas, dia adalah orang yang berpikiran dangkal.” Batin Jian Chen dan memikirkan kembali saat Ku Zuo menganggap Senjata Kelahiran miliknya tidak berguna sama sekali.
Menurut Jian Chen, tidak ada Senjata Kelahiran ataupun Wujud Kelahiran yang tidak berguna. Bahkan jika itupun adalah Wujud Kelahiran terlemah sekalipun di daftar para kultivator, jika penggunanya cerdas mengembangkan kemampuannya, sudah pasti dia akan mendapatkan kekuatan yang tinggi juga. Inilah kesimpulan yang telah diambil olehnya selama ini karena telah membayangkan bahwa dirinya memiliki Wujud Kelahiran Serangga lemah.
Jika dirinya misalkan memiliki Wujud Kelahiran Belalang, ia pasti akan berkultivasi ke arah kecepatan ataupun bentuk apa saja yang bisa dihasilkan oleh Wujud Kelahirannya.
“Ya, aku juga pernah mendengar dari kakek bahwa Sekte Roh Agung sangat kuat. Kekuatan Master Sekte mereka hanya sedikit dibawah kultivator terkuat Kerajaan Yan. Semua anggota Sekte Roh Agung hanya lebih rendah satu tingkat dari pasukan Kerajaan Yan.” ucap Xiao Yu serius.
Jian Chen mengangguk dengan apa yang dikatakan oleh Xiao Yu. Namun, ia yakin bahwa ia akan melampaui mereka suatu hari nanti. Dan saat ini, ia hanya berfokus pada mencari sesuatu yang berharga di Hutan Kematian.
“Apakah kita akan kembali ke kelompok Yan Zhong?” Tanya Xiao Yu.
__ADS_1
Jian Chen yang sedang berjalan ke arah tertentu bersama dengan Xiao Yu tampak berpikir, tidak lama kemudian, ia pun membalas, “Tidak. Kita akan langsung memasuki Hutan Kematian pagi hari. Kita akan menetap di Kota Texas untuk malam ini. Aku sedikit ragu bepergian di malam hari karena sangat banyak kultivator yang sedang berkeliling di sekitar Kota ini. Kau harus tau seperti apa mereka semua dan tidak selamanya kita bisa menang melawan mereka.”
Mendengar itu, Xiao Yu hanya mengangguk. Keduanya pun mencari tempat untuk bermalam untuk menunggu pagi dan pergi ke Hutan Kematian.