Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Tulang Roh


__ADS_3

Hutan Roh


Jian Chen yang baru saja selesai membelah Raptor pun tersenyum lebar. Ia langsung menatap ke arah tertentu dan terlihat Xiao Yu yang berjalan ke arahnya dengan sedikit sempoyongan serta memasang wajah sedikit pucat.


“Untuk mengalahkan Raptor ini, Xiao Yu terluka dan aku bahkan harus menggunakan dan menguras semua qi yang aku miliki. Aku harus bertambah kuat secepat mungkin agar tidak mengalami masalah seperti ini lagi.” Batin Jian Chen.


“Apakah kau tidak apa-apa Xiao Yu?” Tanya Jian Chen saat ia berjalan ke arah mayat Raptor sambil menatap ke arah Xiao Yu yang sudah dekat.


“Luka seperti ini hanyalah permainan anak-anak.” Dengus Xiao Yu.


Mendengar itu, Jian Chen tidak bisa berkata-kata karena Xiao Yu mencoba terlihat selalu kuat sepanjang waktu. Ia pun menggelengkan kepalanya lalu menatap ke arah mayat Raptor sekali lagi. Ia pun langsung memotong Raptor tersebut beberapa kali untuk mengambil sesuatu dari dalam tubuhnya.


“Ini dia..” ucap Jian Chen saat mengambil sebuah benda yang tampak seperti sebuah berlian berukuran setengah kepalan tangan.


“Apakah kau yakin ingin mencerna inti hewan roh itu? Kandungan qi di dalamnya sangatlah besar.” ucap Xiao Yu menatap ke arah inti hewan roh berwarna biru yang ada di tangan Jian Chen.


“Ya, kau memang benar bahwa inti hewan roh ini memiliki sejumlah besar qi. Tetapi tentu aku memiliki dua cara untuk menyempurnakannya.” Balas Jian Chen dengan senyum kecil diwajahnya.


“Hm? Cara apa itu?” Tanya Xiao Yu penasaran.


“Yang pertama, kau tidak perlu mengetahuinya. Dan yang kedua, tentu saja menggunakan herbal-herbal yang sering aku petik di Hutan Roh ini. Dengan meleburnya bersama, siapapun akan bisa menyerapnya. Aku telah memikirkan hal ini dari sebelumnya lalu menganalisis semua cara penggunaan herbal. Ini sedikit mirip dengan dua tahun yang lalu saat Zhen yang mengolah Tulang Roh.” ucap Jian Chen dengan senyum percaya diri.


“Kau memang sangat aneh. Aku tidak tau dari apa otakmu terbuat sehingga dapat memikirkan banyak hal bahkan untuk semua teknik yang aku pelajari.” Xiao Yu hanya bisa menggelengkan kepalanya karena merasa IQ Jian Chen tidak bisa dihitung sama sekali.

__ADS_1


“Hm?” Jian Chen menaikkan sedikit alisnya ketika merasakan qi tertentu dengan Kristal Ungu Abadi di dalam tubuhnya. Tatapannya tertuju pada mayat Raptor dan ada benda yang tampak sedikit bersinar serta mengeluarkan qi yang tampak keras.


“Xiao Yu! Ini adalah hari keberuntungan kita!” Jian Chen bersemangat seketika dan matanya bersinar ketika menatap ke arah mayat Raptor.


“Apa maksudmu?” Tanya Xiao Yu heran dan menatap ke arah tempat Jian Chen melihat.


Jian Chen yang bersemangat pun langsung membalikkan mayat Raptor dan sebuah tulang berwarna biru pun terlihat.


“Sebuah tulang?” Tanya Xiao Yu heran karena itu tampak jatuh begitu saja dari tubuh Raptor.


“Ini bukan tulang biasa Xiao Yu. Ini adalah tulang yang mirip dengan tulang yang pernah diolah oleh Zhen! Dan ini disebut sebagai Tulang Roh!” ucap Jian Chen dengan nada bersemangat ketika mengambil tulang cakar kanan berwarna biru.


Sebelum Xiao Yu, Jian Chen lebih dulu menjelaskan, “Di buku yang sering aku baca, terdapat penjelasan cara mengolah Tulang Roh walaupun aku merasa metode itu tidak sempurna.”


“Pasti ada cara bagi para kultivator yang memiliki Wujud Kelahiran yang berbeda dengan Tulang Roh untuk menyerapnya. Inilah yang aku pikirkan saat ini!” ujar Jian Chen.


“Maksudmu, kau ingin menggabungkan Tulang Roh itu padamu?” Tanya Xiao Yu dengan mata sedikit membesar.


“Ya. Tetapi aku harus mencari caranya terlebih dahulu. Dan oleh karena itu, kita membutuhkan informasi lebih tentang Tulang Roh! Jika ada sedikit saja yang berkaitan dengan informasi yang aku inginkan, aku akan menciptakan cara untuk melakukan fusi dengan Tulang Roh.” ucap Jian Chen bersemangat.


“Ya, ya, ya... Lakukan apa yang kau inginkan dengan semua ekperimenmu itu.” Xiao Yu melambaikan tangannya karena ketika Jian Chen melakukan itu, ia hanya akan menonton seperti orang bodoh selama berhari-hari.


“Kau akan terkejut ketika aku melakukan itu.” Jian Chen menyeringai lalu menyimpan Tulang Roh yang hanya seukuran dua telapak tangan ke dalam pakaiannya.

__ADS_1


Xiao Yu hanya terdiam karena Jian Chen sangat suka menyimpan sesuatu di dalam pakaiannya.


“Sebelum kita keluar dari Hutan Roh, kita akan mengolah inti hewan roh ini terlebih dahulu bersama dengan inti hewan roh miliknya.” ucap Jian Chen saat menghampiri mayat Monyet yang mereka kalahkan juga. Ia tentu tidak akan membuang sumber daya secara percuma jika itu dapat dipergunakan.


Xiao Yu hanya bisa diam karena Jian Chen memang serba bisa melakukan apapun. Ia sedikit iri dengan pemikiran Jian Chen. Tetapi karena ia tidak bisa melakukan hal seperti itu, ia hanya fokus mengembangkan dua Belati Putih miliknya serta Wujud Kelahiran miliknya yang sangat sulit dikendalikan. Hanya itu yang bisa ia pikirkan agar dapat bersaing dengan Jian Chen.


Keduanya pun pergi kembali ke air terjun tempat persembunyian mereka berada untuk mempersiapkan segalanya karena setelah Jian Chen menyempurnakan kedua inti hewan roh, mereka akan keluar dari Hutan Roh.


Saat ini, terlihat Jian Chen yang sibuk mengeluarkan tumbuhan-tumbuhan aneh dari dalam kediamannya yang ada di atas pohon. Xiao Yu hanya bisa duduk diatas batu dan memperhatikan Jian Chen dengan tatapan kosong, ia tidak tau harus melakukan apa saat ini dan hanya bisa menonton Jian Chen yang sibuk.


Jian Chen terlihat mengeluarkan sebuah tungku yang dibuat olehnya dari tanah liat bercampur dengan qi, ia pun membuat api lalu memasukkan bahan-bahan herbal yang sebelumnya ia keluarkan.


Menatap semua herbal yang ia masukkan, Jian Chen merasa sedikit sedih karena ia sebelumnya ingin menjual herbal-herbal itu untuk digantikan teknik berpedang di tempat tujuan mereka tetapi tampaknya harus digunakan saat ini.


Setengah hari kemudian, herbal-herbal yang ada di dalam kuali itupun telah melebur bersama air mendidih. Menatap itu, Jian Chen tersenyum kecil lalu memasukkan kedua inti hewan roh yang ia pegang ke dalam kuali.


“Jian Chen, apakah kau ingin melebur dua inti hewan itu?” Tanya Xiao Yu heran ketika ia perlahan mendekat.


“Melebur? Xiao Yu, kau terlalu meremehkan efek herbal-herbal yang tumbuh dengan menyerap qi dalam jumlah yang sangat besar. Perhatikan baik-baik.” Balas Jian Chen dengan sudut bibir melengkung sedikit.


Xiao Yu merasa heran dengan apa yang Jian Chen katakan. Ia pun menatap ke arah kuali dan menemukan sesuatu yang sangat aneh. Air mendidih yang ada di dalam kuali tampak berkurang dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Apa yang terjadi?” Tanya Xiao Yu terkejut.

__ADS_1


“Bagaimana? Kau pasti terkejut bukan? Ini adalah hal yang aku temukan ketika mencoba menggabungkan efek beberapa herbal. Aku sebelumnya pernah melakukannya tetapi aku merasa sakit hati karena menggunakannya pada inti hewan roh lemah. Dan kali ini, ada dua inti hewan roh kuat. Ini adalah metode meramu herbal yang aku temukan yang membuat inti hewan roh menyerap semua khasiat herbal lalu menjadikannya bahan kultivasi yang bisa digunakan siapa saja.” ujar Jian Chen dengan senyum kecil diwajahnya. Jika para ahli kimia di bumi melihat apa yang ia lakukan, ia ingin tau bagaimana reaksi mereka semua.


__ADS_2