Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Pertarungan Antara Dua Kubu


__ADS_3

Hutan Kematian


“Martial Master tahap kedelapan.” Gumam Jian Chen saat ia membuka matanya. Ia merasa kekuatannya sangat melimpah saat ini. Ia pun memegang Pedang Azure dan mencoba memeriksa Senjata Kelahiran miliknya tersebut dengan cermat.


Jian Chen dapat melihat bahwa ketajaman Pedang Azure meningkat drastis. Awalnya, Senjata Kelahiran miliknya telah sangat kuat, tetapi ternyata itu masih bisa tumbuh lebih kuat lagi sehingga ia tidak bisa tidak mengagumi Senjata Kelahiran.


Ketika melihat Pedang Azure, Jian Chen bertanya-tanya seperti apa Evolusi untuk para pemilik Wujud Kelahiran selain dari bentuk hewan roh dan setengah hewan roh. Tetapi ia hanya menggelengkan kepalanya karena merasa tidak terlalu perlu mengetahui hal itu sebab dirinya bukan pemilik Wujud Kelahiran.


“Weaouu...” Suara Hui-Ying terdengar di telinga Jian Chen yang membuatnya menatap ke arah harimau kecil yang kini tampak merengek di pangkuannya.


“Kita akan mencari mangsa nanti Hui-Ying.” ucap Jian Chen karena apa yang diinginkan oleh Hui-Ying adalah makan.


Hal seperti itu sangat wajar karena umur Hui-Ying terhitung masih sangat muda. Umurnya bahkan mungkin tidak mencapai satu bulan saat ini.


Hui-Ying yang mengerti apa yang dikatakan oleh Jian Chen hanya menganggukkan kepalanya yang kecil lalu melompat ke dalam pakaian Jian Chen karena merasa sangat nyaman tidur di dalam sana.


Tidak lama kemudian, Xiao Yu juga menunjukkan tanda-tanda menembus kultivasinya ke Martial Master tahap kedelapan.


Tap!


Xiao Yu menangkap kedua Belati Putih miliknya dan memperhatikannya dengan mata berbinar lalu bergumam kecil, “Belati milikku semakin kuat. Aku dapat merasakan bahwa aku bisa menyalurkan qi dalam jumlah yang lebih besar dari sebelumnya.”


“Bagaimana denganmu Jian Chen?” Tanya Xiao Yu saat menyimpan Belati Putih miliknya ke dalam tubuhnya lalu menatap ke arah Jian Chen yang tampak sedang membelai Pedang Azure.

__ADS_1


“Ketajaman Pedang ku meningkat juga. Selain itu, aku juga dapat menyuntik qi lebih besar dari sebelumnya tanpa ditolak oleh pedang ini.” Balas Jian Chen saat ia perlahan berdiri dan menaruh Pedang Azure di pinggangnya seperti biasa.


Mendengar itu, Xiao Yu mengangguk kecil dan perlahan berdiri juga lalu bertanya kembali, “Apakah kita akan langsung bergerak?”


“Ya. Ayo pergi. Kita harus segera menemukan Yan Zhong karena mungkin hanya bersamanya kita akan lebih aman. Aku menduga bahwa semua yang ada di hutan ini tidak sederhana sama sekali. Semakin dalam kita masuk, semakin berbahaya jalan yang harus kita lewati.” Balas Jian Chen saat perlahan berjalan ke jalan keluar tempat persembunyian.


Xiao Yu setuju dengan apa yang dikatakan oleh Jian Chen dan ia pun berjalan mengikuti. Ia saat ini sangat bersemangat untuk menjelajahi Hutan Kematian. Sebab, ia menduga bahwa ketika ia keluar dari Hutan Kematian, kekuatannya pasti akan melambung tinggi. Selain itu, ia sangat penasaran apa sebenarnya yang muncul di Hutan Kematian dan menarik para kultivator untuk masuk ke dalam.


Setelah keluar dari tempat persembunyian, Jian Chen dan Xiao Yu melanjutkan perjalanan mereka dengan kecepatan penuh.


Saat bergerak, Jian Chen dan Xiao Yu dapat melihat banyak mayat yang dibiarkan begitu saja. Selama dalam beberapa jam perjalanan, banyak tempat menjadi medan pertempuran antara para kultivator tanda bahwa banyak sumber daya yang diperebutkan di tengah jalan.


Waktu terus berlalu, tanpa sadar, Jian Chen dan Xiao Yu telah bergerak dari tempat mereka berkultivasi selama hampir delapan jam. Di saat itu, keduanya sering berburu hewan roh dan akhirnya dimakan oleh Hui-Ying.


Jian Chen dan Xiao Yu juga mencoba untuk mencari hewan roh jenis harimau tetapi tidak pernah menemukannya selama perjalanan.


Meskipun begitu, walaupun Hui-Ying tidak melahap hewan roh jenis harimau, kultivasinya telah mencapai Martial Master tahap keempat.


Peningkatan kekuatan seperti itu pasti akan membuat siapa saja sangat iri. Dari hal inipun, Jian Chen dan Xiao Yu memahami bahwa Hui-Ying adalah hewan roh spesial diantara para hewan roh spesial.


Setelah delapan jam bergerak, daerah yang dilewati oleh Jian Chen dan Xiao Yu pun sudah berubah. Pepohonan yang ada di sana semakin rendah yang membuat keduanya merasa heran.


Seharusnya, semakin dalam hutan di jelajahi, pepohonan akan semakin tinggi. Tetapi ini malah sebaliknya.

__ADS_1


Jian Chen telah membuat Spekulasi bahwa pepohonan yang ada di sana pasti di hancurkan oleh hewan roh kuat lalu butuh waktu untuk pohon baru untuk tumbuh sehingga tingginya tidak sama dengan pohon super tinggi yang mereka lewati sebelumnya.


Bom! Bom! Trang!


Suara pertarungan terdengar di tempat yang lumayan jauh. Jian Chen dan Xiao Yu yang sedang bergerak memasang wajah serius. Keduanya saling memandang lalu mengangguk kecil tanda bahwa keduanya telah sepakat untuk melihat siapa yang sebenarnya sedang bertarung.


Ketika keduanya mendekat, Jian Chen dan Xiao Yu terkejut ketika melihat bilah qi yang sangat besar dan langsung membelah banyak pohon tempat bilah qi tersebut lewat.


Tap! Tap!


Keduanya langsung berhenti di salah satu cabang pohon dan menatap pertarungan atau lebih tepatnya perang yang sedang berlangsung.


Di jarak hampir seratus meter, terlihat banyak tempat yang telah rata dengan tanah karena menjadi tempat perang antara dua kubu.


“Jian Chen, itu adalah kelompok Yan Zhong! Pertarungan apa ini? Dari bekas pertarungan ini, mereka pasti telah berperang selama lebih sehari!” ucap Xiao Yu sangat terkejut saat melihat wilayah ruang lingkup lebih dari 1 km persegi telah berubah menjadi sebuah lapangan luas tanpa pepohonan.


Jian Chen mengangguk dengan wajah serius karena baru kali ini melihat pertarungan yang membuat dampak sangat besar. Menggunakan Kristal Ungu Abadi, ia memeriksa pertarungan di tempat hampir 100 meter dari tempat dirinya dan Xiao Yu berhenti.


Apa yang ingin dilacak oleh Jian Chen adalah musuh yang sedang dilawan oleh Yan Zhong. Karena jarak mereka lumayan jauh, hanya pertarungan para bawahan yang mereka lihat di pinggiran.


Saat Jian Chen berhasil melacak tempat Yan Zhong bertempur, matanya menyusut tajam karena saat ini ia telah tau tingkat kekuatan apa yang sebenarnya dimiliki oleh Yan Zhong. Tidak hanya itu, lawan yang sedang dihadapi oleh Yan Zhong juga sangat kuat, keduanya setara dalam hal kekuatan.


“Xiao Yu, aku dapat melacaknya. Pertarungan ini sangatlah mengerikan. Kekuatan yang ditampilkan oleh Yan Zhong juga sangat kuat. Jika aku menebak-nebak, Yan Zhong memiliki kekuatan...”

__ADS_1


“Tingkat Martial Grand Master tahap keenam!” ucap Jian Chen yang membuat Xiao Yu terkejut karena tidak menyangka bahwa Yan Zhong akan sekuat itu.


__ADS_2