
Kota Yangwei
“Pemilik Pelabuhan Ratu?” Jian Chen sedikit terkejut bahwa kelompok seperti itu menguasai jaringan informasi di Pulau Buddha.
“Jangan terkena anak muda. Pulau Buddha memiliki empat pelabuhan besar. Keempatnya juga dikuasai oleh kelompok yang sama. Ini bukan informasi tersembunyi, kau pasti akan dapat mendengarnya dari banyak kultivator.”
“Selain itu kau tampaknya bukan berasal dari Pulau Buddha tetapi aku yakin bahwa kau pasti datang melalui Pelabuhan Ratu. Meskipun aku mengatakan bahwa di semua kota ada tempat penjualan informasi, sudah pasti kota yang lebih besar akan memiliki informasi yang lebih lengkap. Apa kau ingin membeli informasi lainnya?” Tanya pria paruh baya tersebut.
“Apakah ada informasi tentang Organisasi Kaisar Bawah Tanah dan juga informasi tempat tersembunyi yang tidak tercatat di peta lengkap Pulau Buddha?” Tanya Jian Chen.
Pria paruh baya tersebut menyipitkan matanya. Sebagai salah satu anggota penjualan informasi, pria paruh baya tersebut tentu sangat paham apa yang mewakili Organisasi Kaisar Bawah Tanah.
“Untuk tempat tersembunyi khusus, kau harus membelinya di kota besar tempat di mana banyak kultivator kuat berkumpul. Untuk informasi Organisasi Kaisar Bawah Tanah, semua cabang penjualan informasi tidak dapat menjual informasinya. Jika kau ingin membelinya, kau harus datang ke pusat jaringan informasi utama. Namun, harga untuk informasi itu sangatlah tinggi. Aku tidak perlu memberitahu jumlahnya, itu sudah cukup banyak membuat banyak kekuatan besar bisa berperang.” ucap pria paruh baya tersebut.
Mata Jian Chen menyipit tajam karena ia sudah menduga bahwa Organisasi Kaisar Bawah Tanah pastilah Organisasi Raksasa yang bahkan Sekte Buddha Agung enggan memprovokasinya. Inilah yang ingin dikonfirmasi oleh Jian Chen dan ia tidak ingin membeli informasi tentang Organisasi Kaisar Bawah Tanah.
Jika Jian Chen membelinya, pasti pembelian itu akan dibocorkan sehingga ia pasti akan menjadi target mereka. Walaupun ia memiliki kerja sama dengan Ning Qingxue, dia hanyalah pemimpin cabang, bukan pemimpin utama. Tidak layak mempertaruhkan nyawa untuk saat ini hanya untuk mencari informasi tentang Organisasi Kaisar Bawah Tanah.
“Jika begitu, terima kasih atas kerjasamanya.” Jian Chen pun berdiri karena tidak memiliki urusan lagi di tempat tersebut.
Pria paruh baya tersebut mengangguk kecil dan menatap kepergian Jian Chen dan Xiao Yu. Ia pun mengeluarkan beberapa dokumen lalu terlihat gambar Jian Chen dan Xiao Yu di kertas tersebut.
__ADS_1
“Jian Chen, pemilik Senjata Kelahiran yang sangat unik. Pemuda sepertinya hanya akan muncul beberapa ratus tahun sekali. Xiao Yu, pemilik Senjata Kelahiran Belati Ganda, di duga memiliki Wujud Kelahiran Ganda. Sungguh tidak terduga bahwa dua jenius baru akan muncul di kota kecil ini.” Pria paruh baya tersebut menggelengkan kepalanya lalu menyimpan kembali dokumen tersebut ke cincin penyimpanan miliknya.
Jika Jian Chen dan Xiao Yu tau bahwa informasi keduanya telah tercatat, keduanya pasti akan memikirkan kembali pengumpulan jaringan informasi tersebut.
Kekuatan tertentu yang menjadi penjualan informasi terbaru di Pulau Buddha tentu saja mencatat orang-orang yang masuk ke Pulau Buddha, terutama untuk jenius puncak karena suatu hari nanti, informasi mereka bisa akan dijual dengan harga yang tinggi.
**
Jian Chen sama sekali tidak tahu akan hal itu. Meksipun ia tau bahwa informasinya telah dikumpulkan, ia hanya akan terkejut sedikit tetapi tidak terlalu peduli. Walaupun seseorang mencari informasinya, dirinya tidak akan begitu mudah ditemukan jika ia terus bepergian ke semua tempat.
“Xiao Yu, hari ini kita istirahat terlebih dahulu di penginapan. Kita akan berangkat besok pagi ketika matahari belum terbit. Kita telah menghabiskan banyak waktu di perjalanan, lebih baik kita mengistirahatkan tubuh kita.” ucap Jian Chen.
Xiao Yu hanya mengangguk kecil dan tidak keberatan dengan pengaturan Jian Chen.
Saat Jian Chen dan Xiao Yu tiba di kaki Gunung Phoenix, matahari telah terbit. Keduanya menatap ke arah Gunung Phoenix yang tampak tidak memiliki ujung jika dilihat dari kaki gunung.
“Dari informasi yang kita beli, jalan aman untuk naik ke Gunung Phoenix ada enam tempat dan ini adalah salah satu jalannya.” ucap Jian Chen saat menatap beberapa kultivator juga naik ke atas untuk mencari sumber daya untuk dijual di kota.
“Lalu, apakah kita akan menyusuri jalan aman?” Tanya Xiao Yu.
“Tentu saja tidak. Jalan itu pasti telah dilalui oleh para kultivator berulang kali. Tidak akan ada sesuatu yang berharga yang bisa ditemukan.” Jian Chen menggelengkan kepalanya lalu membuka peta yang ia beli. Di peta tersebut, terdapat banyak tempat berbahaya terutama untuk puncak Gunung Phoenix.
__ADS_1
“Kita akan pergi ke titik ini terlebih dahulu. Tempat ini tidak terlalu jauh dari kaki gunung. Mungkin kita akan tiba dalam waktu empat sampai lima jam.” ucap Jian Chen karena jalannya bukan jalan aman walaupun setengah jalur yang dilalui adalah jalur aman.
“Tempat seperti apa itu?” Tanya Xiao Yu penasaran.
“Ini disebut sebagai Tanah Tandus. Lokasi ini sangat jauh dari puncak, tetapi itu sangat tandus karena panas yang terpancar. Dikatakan tidak ada makhluk hidup yang bisa tinggal di sana dalam waktu satu hari.” ucap Jian Chen sambil perlahan berjalan ke arah jalur mendaki.
“Jika seperti itu, bukankah tidak ada apa-apa di sana?” Tanya Xiao Yu heran saat mengikuti Jian Chen.
“Xiao Yu, gunakan kepalamu untuk berpikir. Jika ada tempat seperti itu, pasti ada penyebabnya. Tidak mungkin ada tempat yang tidak ditumbuhi oleh apapun selama-lamanya kecuali jika itu kawah gunung. Walaupun kawah, pasti ada tumbuhan yang hanya bisa tumbuh oleh suhu panas yang ekstrim.” Jian Chen tersenyum kecut karena tampaknya Xiao Yu tidak pernah menggunakan otaknya untuk berpikir.
Xiao Yu hanya mendengus mendengar ceramah Jian Chen tetapi ia tidak bisa membatah sama sekali.
Keduanya pun bergerak ke tujuan mereka. Jalur awal memang sangat nyaman karena itu hanya mendaki, sudah ada jalan biasa yang dibuat oleh para kultivator. Ketika mencapai titik tertentu, keduanya pun mengambil arah tertentu karena tujuan mereka adalah tempat berbahaya yang disebut sebagai Tanah Tandus.
Sesuai dengan petunjuk peta, setelah hampir empat jam, keduanya pun tiba di tempat yang sedikit kering, dikejauhan, terlihat tanah yang sangat tandus, tidak ditumbuhi oleh apapun.
“Apakah kau yakin ada sesuatu yang berharga di sini Jian Chen?” Tanya Xiao Yu saat menatap tangan tandus yang sangat luas dengan wajah lelah. Ia merasa tidak nyaman pergi ke tempat seperti itu.
Bahkan untuk Hui-Ying tampak tidak suka dengan tempat seperti itu.
Jian Chen terdiam untuk beberapa saat lalu menggunakan Kristal Ungu Abadi untuk melacak sesuatu. Suhu di tempat itu memang cukup panas yang membuat semuanya mati. Tetapi fenomena seperti itu pasti memiliki penyebabnya.
__ADS_1
“Hm? Apa panas ini? Kenapa ini berbeda dengan suhu panas matahari? Tunggu, ada aura lainnya yang tercampur di udara.” Batin Jian Chen saat memeriksa sekelilingnya sambil berjalan di daerah tandus tersebut.
Jian Chen tersenyum sedikit karena instingnya memang benar bahwa ada sesuatu yang menarik di tempat itu. Ini membuatnya semakin bersemangat untuk menjelajahi Gunung Phoenix karena untuk Gunung yang tidak muncul di Bumi yang asli, pasti ada sesuatu yang spesial tentangnya.