
Gunung Phoenix
Setelah menggunakan pakaian, Jian Chen pergi ke arah batu yang cukup besar dan duduk diatasnya. Lokasi mereka saat ini berada di jarak hampir setengah jam dari jalan utama yang aman untuk naik ke puncak Gunung Phoenix.
Jian Chen mengeluarkan satu Bulu Phoenix. Ketika benda tersebut keluar, aura yang cukup panas terpancar, jika saja ia tidak menggunakan qi memegangnya, mungkin kulitnya akan melepuh.
“Apa itu Jian Chen? Sebuah bulu?” Tanya Xiao Yu saat ia mendekat ke tempat Jian Chen. Ia merasa bingung bulu apa sebenarnya itu karena cukup besar, selain dari itu, bulu tersebut memancarkan aura yang cukup panas.
“Ini adalah Bulu Phoenix. Aku ingin memeriksa apa sebenarnya fungsi dari Bulu Phoenix ini. Namun, sebagai hewan roh legendaris, satu helai bulu ini pasti memiliki harga sebanyak koin emas yang kita kumpulkan selama ini.” ujar Jian Chen saat memeriksa Bulu Phoenix dengan cermat menggunakan Kristal Ungu Abadi.
“Apa? Semahal itu? Kita kaya!” Xiao Yu berseru keras dan menatap ke arah Bulu Phoenix dengan tatapan kagum karena sehelai bulu bisa semahal itu.
“Jian Chen, aku lupa memberitahumu.” Xiao Yu teringat sesuatu dan ia mengambil karung kecil yang ia buat melalui pakaiannya yang robek sebelumnya untuk membawa beberapa benda dari tempat panas sebelumnya.
Awalnya, semua benda yang diambil oleh Xiao Yu cukup panas, tetapi ketika ia memetiknya karena itu adalah sebuah tumbuhan, aura panas yang terpancar tampak menghilang atau lebih tepatnya tersimpan di dalam tumbuhan tersebut.
“Hm? Apa itu?” Tanya Jian Chen penasaran saat mengambil karung kecil seukuran kepala manusia yang diberikan oleh Xiao Yu.
Ketika Jian Chen membukanya, matanya berkilat aneh saat menatap ke arah tumbuhan yang terlibat seperti bintang laut berwarna oranye. Selain dari itu, ada beberapa tumbuhan aneh, bentuknya terlihat seperti rumput, batang kecil dan dua helai daun memiliki panjang setengah dari batang tumbuhan tersebut. Selain dari itu, di pucuk tumbuhan tersebut, terlihat satu kelopak bunga kecil berwarna oranye, terlihat seperti sebuah matahari.
“Aku tidak tau apa herbal aneh berbentuk bintang lima ini. Tetapi untuk yang ini..” Jian Chen mengeluarkan rumput kecil dari dalam karung kecil lalu ia pun tersenyum puas.
__ADS_1
“Ini adalah Rumput Matahari, hanya tumbuh di tempat yang memiliki suhu sangat panas. Bisa dikategorikan sebagai herbal peringkat menengah, memiliki banyak kegunaan dan yang paling diinginkan oleh para kultivator dari herbal kecil ini adalah, para kultivator dengan elemen api ataupun panas akan dapat meningkatkan atribut mereka ke level yang lebih tinggi.” ujar Jian Chen.
“Apa? Herbal yang memiliki panjang dua kali jadi telunjuk itu sangat berharga? Jika aku tau, aku akan mengambil sisanya, masih ada sekitar tujuh atau delapan lagi di tempat itu yang tumbuh walaupun besarnya tidak mencapai rumput ini.” Xiao Yu berkata dengan nada terkejut lalu merasa menyesal kemudian karena tidak mengutip semuanya. Ini juga dikarenakan ia tidak tahan dengan panas yang ada di sana sehingga ia buru-buru pergi.
Jian Chen tertegun mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Yu. Ia tentu tau berapa berharganya herbal Rumput Matahari. Tetapi, ketika memikirkan kembali tentang tempat panas itu, ia pun menggelengkan kepalanya karena merasa lebih baik untuk pergi ke tempat selanjutnya dari pada kembali ke tempat terkutuk.
“Tidak masalah. Kita pasti akan menemukan banyak benda berharga lainnya di Gunung Phoenix ini. Ayo pergi Xiao Yu, aku belum menemukan apa kegunaan herbal berbentuk bintang lima ini dan Bulu Phoenix. Kita akan mencari tau kegunaannya di tempat lain.” ucap Jian Chen saat menyimpan semua hasil panen ke dalam cincin penyimpanan.
“Ya, ke mana tujuan kita selanjutnya?” Tanya Xiao Yu penasaran dan dengan nada sedikit bersemangat.
Jian Chen tidak langsung menjawab, ia pun mengeluarkan peta yang ia beli. Ketika memeriksa dengan cermat, ada beberapa tempat lainnya di dekat kaki gunung tetapi itu melalui jalan lain. Ia merasa hanya membuang waktu jika mengambil jalan memutar yang pasti menghabiskan waktu cukup lama.
“Weaouu..” Hui-Ying mengeong kecil di kaki Jian Chen.
“Weaouu.. Weaouu...” Hui-Ying mengeong sekali lagi.
“Herbal itu kemungkinan membuatmu dapat mempelajarinya elemen panas?” Jian Chen tercengang mendengar apa yang dikatakan oleh Hui-Ying.
“Weaouu..” Hui-Ying mengeong kecil serta menganggukkan kepalanya.
Karena Hui-Ying mengatakan itu, Jian Chen tentu tidak pelit sama sekali. Ia pun mengeluarkan satu herbal bintang lima lalu memberinya kepada Hui-Ying.
__ADS_1
Hui-Ying langsung membuka mulutnya lalu melahap herbal tersebut. Setelah itu, ia pun langsung meringkuk di permukaan tanah lalu menutup matanya untuk berkultivasi.
“Oh? Dia hibernasi ketika memakan herbal itu?” Jian Chen sedikit terkejut karena hanya sedikit herbal yang bisa membuat Hui-Ying hibernasi. Yang artinya, herbal tersebut memang sangat berharga.
“Tidur setelah makan? Apa kau ini harimau atau babi?” Tanya Xiao Yu ketika melihat ke arah Hui-Ying.
Jian Chen tidak bisa berkata-kata ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Yu. Ia pun menatap kembali ke arah peta lalu memutuskan tempat yang akan mereka kunjungi selanjutnya.
Setelah menyimpan peta ke dalam cincin penyimpanan dan mengambil Hui-Ying yang sedang hibernasi, Jian Chen pun langsung berjalan sambil berkata, “Ayo pergi Xiao Yu.”
“Ke mana kita pergi selanjutnya?” Tanya Xiao Yu bersemangat. Ia merasa bahwa Gunung Phoenix dipenuhi oleh harga Karun. Ia menduga, dalam waktu beberapa Minggu mereka berada di Gunung Phoenix, kemungkinan ia akan mencapai tingkat kultivasi Martial Grand Master.
“Tempat selanjutnya bernama Air Terjun Phoenix. Tempat itu terletak di kisaran tengah Gunung Phoenix. Kita membutuhkan beberapa hari untuk mencapai tempat itu.” ucap Jian Chen dengan senyum kecil diwajahnya.
“Air Terjun Phoenix?” Tanya Xiao Yu penasaran.
“Ya. Ada tempat aneh di Gunung Phoenix ini. Ada celah tertentu di gunung ini, lahar merembes keluar membentuk air terjun. Tempat itupun menjadi sangat berbahaya karena terciptanya aliran sungai lava. Selain dari itu, dari informasi yang kita beli, tempat itu diisi oleh banyak hewan roh yang bisa hidup di dalam lava. Apakah kau merasa tidak aneh ada hewan roh yang mampu hidup di tempat seperti itu?” Tanya Jian Chen dengan senyum kecil di wajahnya.
“Oh? Menarik. Ayo kita pergi ke sana! Aku ingin melihat seperti apa hewan roh yang mampu hidup di dalam lava. Selain itu, aku merasa bahwa air terjun lava itu tidak sederhana sama sekali. Kenapa itu muncul di tengah gunung dan bukan dekat dengan puncak?” Xiao Yu sangat bersemangat ketika memikirkan semua hal itu.
Jian Chen juga mengangguk dengan apa yang dikatakan oleh Xiao Yu karena itu tidak masuk akal sama sekali. Dengan kata lain, kemungkinan tempat itu dibuat oleh seseorang sama seperti goa bawah tanah tempat yang mereka datangi sebelumnya.
__ADS_1
Goa bawah tanah sebelumnya juga merupakan Reruntuhan tetapi itu telah hancur dan melebur dengan tanah karena panasnya goa bawah tanah yang disembunyikan dengan sengaja. Dan kemungkinan, tempat itu juga bisa saja menyembunyikan benda berharga sama seperti goa bawah tanah sebelumnya.